Adab & Akhlak Kelas : 7, 8, dan 9 Minggu ke 3 Tanggal 20 dan 21 April 2026

Adab kepada Allah
Tata Cara dan Adab dalam Berdoa
Nama Guru Pengampu : Anita Wulandari, S.Pd.
Kelas : 7, 8, dan 9
Sekolah : SMP Al-Azhar 1 Bandar Lampung
Materi : Adab kepada Allah
Jam ke
Kelas VII : Jam Ke 7 - Senin
Kelas VIII : Jam Ke 8 - Selasa
Kelas IX : Jam Ke 9 - Senin
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarrakatuh
Alhamdulilah akhirnya memasuki jam Adab & Akhlak diminggu ini, Insyaallah setiap pekannya ada pemahaman lebih baik mengenal setiap proses pembelajaran Adab & Akhlak.
Sebelum materi dimulai alangkah baiknya kalian dan kita semua mempercayai Allah SWT selalu melindungi kita setiap saat dan jangan lupaa kita selalu bersyukur serta selalu bersabar...
Kompetensi Dasar/Tujuan : Siswa mengamalkan adab kepada Allah
Submateri / Penjelasan Detail : Bersyukur; Tawakal; Berdoa; Mentaati perintah
Contoh Penerapan : Doa sebelum/ sesudah belajar
- Cara Bersyukur:
- Dengan Hati: Meyakini dalam hati bahwa semua berkah (kesehatan, iman, keluarga) adalah pemberian-Nya.
- Dengan Lisan: Mengucapkan Alhamdulillah dan sering memuji Allah.
- Dengan Perbuatan: Menggunakan nikmat tersebut untuk beribadah dan membantu orang lain.
- Manfaat: Menghadirkan ketenangan hati dan janji Allah untuk menambah nikmat-Nya.
- Konsep Penting: Tawakal bukan berarti diam tanpa usaha (pasrah), melainkan bekerja keras sambil meyakini bahwa hasil akhir adalah wewenang Allah.
- Langkah Tawakal: Luruskan niat Usaha terbaikBerdoaMenerima hasil dengan lapang dada.
- Hikmah: Memberikan kesehatan mental, mencegah kecemasan berlebih, dan melatih kesabaran.
- Adab Berdoa: Dimulai dengan pujian kepada Allah, bershalawat, dan dilakukan dengan penuh keyakinan bahwa doa akan dikabulkan.
- Keseimbangan Doa: Dalam doa harus ada keseimbangan antara rasa syukur atas apa yang sudah dimiliki dan permohonan atas apa yang dibutuhkan.
- Bentuk Ketaatan: Menjalankan rukun Islam (seperti salat, puasa, zakat) serta menjauhi segala larangan-Nya.
- Hubungan dengan Syukur: Salah satu bukti syukur yang paling tinggi adalah dengan menjadi hamba yang patuh dan taat pada aturan agama.
- Kita Mentaati Perintah sebagai bukti Syukur.
- Dalam proses ketaatan, kita Berdoa memohon kekuatan.
- Setelah semua usaha dilakukan, kita Tawakal atas hasilnya.
A. PENGERTIAN DOA
1) Definisi doa
Doa secara bahasa (etimologi) berasal dari bahasa Arab "da'a - yad'u - du'a'an" yang artinya memanggil, memohon, atau meminta.
Doa secara istilah (terminologi) adalah permohonan seorang hamba kepada Allah SWT untuk meminta segala kebaikan, perlindungan, pertolongan, dan menghindarkan diri dari segala keburukan.
2) Kedudukan doa dalam Islam
Doa memiliki kedudukan yang sangat tinggi dalam Islam:
a) Doa adalah ibadah
- Rasulullah SAW bersabda: "الدُّعَاءُ هُوَ الْعِبَادَةُ" (HR. Tirmidzi)
- Artinya: "Doa itu adalah ibadah."
b) Doa adalah senjata orang beriman
- Doa adalah cara berkomunikasi langsung dengan Allah SWT.
- Menunjukkan kerendahan hati dan ketergantungan kepada Allah.
c) Allah menjanjikan akan mengabulkan doa
- QS. Al-Baqarah [2]: 186
- "وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ"
- Artinya: "Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku."
B. TATA CARA BERDOA
1) Persiapan sebelum berdoa
a) Berwudu (suci dari hadats)
- Sebaiknya dalam keadaan suci (berwudu).
- Meskipun doa tanpa wudu tetap sah, tetapi lebih utama dengan wudu.
b) Menghadap kiblat (dianjurkan)
- Menghadap kiblat menunjukkan kesungguhan dan fokus.
- Tidak wajib, tetapi lebih utama.
c) Memilih waktu dan tempat yang baik
- Tempat yang tenang dan bersih.
- Waktu-waktu mustajab (akan dijelaskan di bagian adab).
d) Niat yang ikhlas
- Berdoa hanya karena Allah, bukan untuk pamer atau riya.
2) Tata cara berdoa (urutan)
Langkah 1: Mengangkat kedua tangan
- Angkat kedua telapak tangan setinggi bahu atau dada.
- Telapak tangan menghadap ke atas (seperti meminta).
- Jari-jari rapat, tidak kaku.
Dalil:
- Rasulullah SAW bersabda: "إِنَّ اللهَ حَيِيٌّ كَرِيمٌ يَسْتَحْيِي إِذَا رَفَعَ الرَّجُلُ إِلَيْهِ يَدَيْهِ أَنْ يَرُدَّهُمَا صِفْرًا خَائِبَتَيْنِ" (HR. Abu Daud & Tirmidzi)
- Artinya: "Sesungguhnya Allah Maha Pemalu lagi Maha Mulia, Dia malu (untuk tidak mengabulkan) apabila seorang hamba mengangkat kedua tangannya kepada-Nya, lalu Dia mengembalikannya dengan hampa tanpa hasil."
Langkah 2: Membaca hamdalah dan shalawat
a) Membaca hamdalah (memuji Allah)
- Contoh:
- "الْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ"
- Alhamdulillahi rabbil 'alamin
- Artinya: "Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam."
b) Membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW
- Contoh:
- "اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِ مُحَمَّدٍ"
- Allahumma shalli 'ala Muhammad wa 'ala ali Muhammad
- Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad."
Dalil:
- Rasulullah SAW bersabda: "كُلُّ دُعَاءٍ مَحْجُوبٌ حَتَّى يُصَلِّيَ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ" (HR. Thabrani)
- Artinya: "Setiap doa terhalang (tidak sampai ke Allah) hingga dia bershalawat kepada Nabi SAW."
Langkah 3: Membaca doa inti (permohonan)
a) Gunakan bahasa yang baik dan sopan
- Boleh menggunakan bahasa Arab (dari Al-Qur'an/hadits) atau bahasa sendiri (Indonesia).
- Yang penting: ikhlas, khusyuk, dan yakin dikabulkan.
b) Contoh doa-doa dari Al-Qur'an dan Hadits:
1) Doa memohon kebaikan dunia dan akhirat
- "رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ" (QS. Al-Baqarah [2]: 201)
- Rabbana atina fid-dunya hasanatan wa fil-akhirati hasanatan wa qina 'adzaban-nar
- Artinya: "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka."
2) Doa memohon ilmu yang bermanfaat
- "رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا" (QS. Thaha [20]: 114)
- Rabbi zidni 'ilma
- Artinya: "Ya Tuhanku, tambahkanlah ilmu kepadaku."
3) Doa memohon kemudahan
- "رَبِّ يَسِّرْ وَلَا تُعَسِّرْ"
- Rabbi yassir wa la tu'assir
- Artinya: "Ya Tuhanku, mudahkanlah dan jangan Engkau persulit."
4) Doa memohon ampunan
- "رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَإِسْرَافَنَا فِي أَمْرِنَا" (QS. Ali Imran [3]: 147)
- Rabbanagh-fir lana dzunubana wa israfana fi amrina
- Artinya: "Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami yang berlebihan."
5) Doa orang tua untuk anak
- "رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلَاةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ" (QS. Ibrahim [14]: 40)
- Rabbij'alni muqimas-shalati wa min dzurriyyati rabbana wa taqabbal du'a
- Artinya: "Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan keturunanku orang-orang yang mendirikan shalat. Ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku."
Langkah 4: Menutup doa dengan shalawat dan hamdalah
- Ulangi shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
- Tutup dengan hamdalah atau ucapan syukur.
Langkah 5: Mengusap wajah dengan kedua telapak tangan
- Setelah selesai berdoa, usap wajah dengan kedua telapak tangan (dari dahi ke dagu).
- Ini adalah sunnah Rasulullah SAW.
Dalil:
- Rasulullah SAW bersabda: "إِذَا دَعَا أَحَدُكُمْ فَلْيَبْدَأْ بِتَحْمِيدِ اللهِ وَالثَّنَاءِ عَلَيْهِ ثُمَّ لِيُصَلِّ عَلَى النَّبِيِّ ثُمَّ لِيَدْعُ بَمَا شَاءَ" (HR. Tirmidzi)
- Artinya: "Apabila salah seorang di antara kalian berdoa, hendaklah dia memulai dengan memuji Allah dan menyanjung-Nya, kemudian bershalawat kepada Nabi, kemudian berdoa dengan apa yang dia kehendaki."
Langkah 6: Mengucapkan "Amin"
- Ucapkan "آمِينَ" (Amin) yang artinya "Kabulkanlah" atau "Semoga dikabulkan".
- Boleh diucapkan pelan atau dalam hati.
3) Ringkasan urutan berdoa
- Angkat tangan (telapak menghadap ke atas)
- Hamdalah (memuji Allah)
- Shalawat kepada Nabi Muhammad SAW
- Doa inti (permohonan)
- Shalawat lagi
- Usap wajah dengan telapak tangan
- Amin
C. ADAB-ADAB BERDOA
1) Adab sebelum dan saat berdoa
a) Ikhlas karena Allah
- Berdoa hanya kepada Allah, bukan kepada makhluk.
- Tidak riya (pamer) atau sum'ah (ingin dipuji).
b) Yakin akan dikabulkan (husnudzan)
- Berdoa dengan penuh keyakinan bahwa Allah akan mengabulkan.
- Rasulullah SAW bersabda: "ادْعُوا اللهَ وَأَنْتُمْ مُوقِنُونَ بِالْإِجَابَةِ" (HR. Tirmidzi)
- Artinya: "Berdoalah kepada Allah dalam keadaan kalian yakin akan dikabulkan."
c) Khusyuk dan merendahkan diri
- Berdoa dengan hati yang tenang, fokus, dan merendahkan diri.
- QS. Al-A'raf [7]: 55-56
- "ادْعُوا رَبَّكُمْ تَضَرُّعًا وَخُفْيَةً"
- Artinya: "Berdoalah kepada Tuhanmu dengan merendahkan diri dan suara yang lembut."
d) Memulai dengan memuji Allah dan bershalawat
- Seperti yang sudah dijelaskan di tata cara.
e) Berdoa dengan suara lembut (tidak keras)
- Tidak berteriak atau terlalu keras.
- Cukup didengar oleh diri sendiri atau orang di sekitar (jika berdoa bersama).
f) Menghadap kiblat (dianjurkan)
- Menunjukkan kesungguhan dan fokus.
g) Menggunakan nama-nama Allah yang baik (Asmaul Husna)
- Contoh: "يَا رَحْمٰنُ يَا رَحِيْمُ" (Ya Rahman Ya Rahim - Wahai Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang).
h) Berdoa untuk diri sendiri, keluarga, dan sesama Muslim
- Tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk orang lain.
i) Tidak terburu-buru
- Bersabar menunggu jawaban Allah.
- Tidak berkata: "Saya sudah berdoa tapi tidak dikabulkan."
j) Tidak berdoa untuk hal yang haram atau memutus silaturahmi
- Contoh doa yang tidak boleh: meminta agar orang lain celaka, meminta rezeki haram, dll.
2) Waktu-waktu mustajab (dikabulkan) untuk berdoa
a) Sepertiga malam terakhir
- Waktu Allah turun ke langit dunia dan bertanya: "Adakah yang berdoa agar Aku kabulkan?"
- Hadits: "يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الْآخِرُ" (HR. Bukhari & Muslim)
b) Saat adzan dan antara adzan dengan iqamah
- Doa tidak tertolak di waktu ini.
c) Saat sujud dalam shalat
- Rasulullah SAW bersabda: "أَقْرَبُ مَا يَكُونُ الْعَبْدُ مِنْ رَبِّهِ وَهُوَ سَاجِدٌ" (HR. Muslim)
- Artinya: "Saat paling dekat seorang hamba dengan Tuhannya adalah ketika dia sujud."
d) Setelah shalat fardhu (sebelum salam)
- Sebelum mengucapkan salam di akhir shalat.
e) Hari Jumat (terutama sore menjelang Maghrib)
- Ada satu waktu di hari Jumat yang doa pasti dikabulkan.
f) Saat berbuka puasa
- Doa orang yang berpuasa saat berbuka tidak tertolak.
g) Saat hujan turun
- Waktu turunnya rahmat Allah.
h) Saat dalam kesulitan atau musibah
- Allah dekat dengan orang yang dalam kesusahan.
i) Doa orang yang teraniaya
- Tidak ada hijab (penghalang) antara doa orang teraniaya dengan Allah.
j) Doa orang tua untuk anak
- Sangat mustajab, baik doa kebaikan maupun keburukan (maka anak harus berbakti).
3) Hal-hal yang menghalangi terkabulnya doa
a) Memakan makanan haram (riba, mencuri, korupsi, dll.)
- Rasulullah SAW menceritakan tentang orang yang berdoa tapi makanannya haram, minumannya haram → "فَأَنَّى يُسْتَجَابُ لِذٰلِكَ" (bagaimana doanya akan dikabulkan?) (HR. Muslim)
b) Meninggalkan perintah Allah (tidak shalat, durhaka, dll.)
- Dosa menghalangi terkabulnya doa.
c) Berdoa sambil ragu-ragu
- Tidak yakin Allah akan mengabulkan.
d) Terburu-buru dan putus asa
- Berkata: "Saya sudah berdoa berkali-kali tapi tidak dikabulkan."
e) Berdoa untuk hal yang haram atau memutus silaturahmi
D. HIKMAH DAN MANFAAT BERDOA
1) Mendekatkan diri kepada Allah
- Doa adalah komunikasi langsung dengan Allah → meningkatkan keimanan.
2) Melatih kerendahan hati
- Mengakui bahwa manusia lemah dan butuh pertolongan Allah.
3) Menghilangkan stres dan kegelisahan
- Berdoa membuat hati tenang dan lapang.
4) Mendapat pahala (karena doa adalah ibadah)
5) Allah pasti menjawab doa (dengan 3 cara)
a) Dikabulkan sesuai permintaan (di dunia) b) Disimpan sebagai pahala di akhirat c) Dihindarkan dari musibah yang setimpal
- Rasulullah SAW bersabda: "مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَدْعُو بِدَعْوَةٍ لَيْسَ فِيهَا إِثْمٌ وَلَا قَطِيعَةُ رَحِمٍ إِلَّا أَعْطَاهُ اللهُ بِهَا إِحْدَى ثَلَاثٍ..." (HR. Ahmad & Tirmidzi)
- Artinya: "Tidaklah seorang Muslim berdoa dengan doa yang tidak mengandung dosa dan tidak memutus silaturahmi, melainkan Allah memberikan kepadanya salah satu dari tiga hal: (1) dikabulkan di dunia, (2) disimpan untuk akhirat, atau (3) dihindarkan dari musibah yang setimpal."
E. CONTOH DOA SEHARI-HARI UNTUK SISWA SMP
1) Doa sebelum belajar
"رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا وَارْزُقْنِي فَهْمًا"
Rabbi zidni 'ilman warzuqni fahma
Artinya: "Ya Tuhanku, tambahkanlah ilmu kepadaku dan anugerahkanlah aku pemahaman."
2) Doa sesudah belajar
"اَللّٰهُمَّ إِنِّي أَسْتَوْدِعُكَ مَا قَرَأْتُ وَمَا حَفِظْتُ فَرُدَّهُ عَلَيَّ عِنْدَ حَاجَتِي إِلَيْهِ"
Allahumma inni astaudi'uka ma qara'tu wa ma hafiztu faruddahu 'alayya 'inda hajati ilaihi
Artinya: "Ya Allah, aku menitipkan kepada-Mu apa yang telah aku baca dan aku hafal, maka kembalikanlah kepadaku saat aku membutuhkannya."
3) Doa sebelum ujian
"اَللّٰهُمَّ لَا سَهْلَ إِلَّا مَا جَعَلْتَهُ سَهْلًا وَأَنْتَ تَجْعَلُ الْحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلًا"
Allahumma la sahla illa ma ja'altahu sahla, wa anta taj'alul hazna idza syi'ta sahla
Artinya: "Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali yang Engkau jadikan mudah. Dan Engkau menjadikan kesedihan (kesulitan), jika Engkau kehendaki, menjadi mudah."
4) Doa untuk orang tua
"رَبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا" (QS. Al-Isra [17]: 24)
Rabbir-hamhuma kama rabbayani shaghira
Artinya: "Ya Tuhanku, sayangilah keduanya (orang tuaku) sebagaimana mereka berdua telah mendidikku sejak kecil."
5) Doa mohon perlindungan
"بِسْمِ اللهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ" (3x pagi & sore)
Bismillahil-ladzi la yadurru ma'asmihi syai'un fil-ardi wa la fis-sama'i wa huwas-sami'ul-'alim
Artinya: "Dengan nama Allah yang tidak ada sesuatu pun yang membahayakan bersama nama-Nya, baik di bumi maupun di langit. Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."
F. ASESMEN (Diagnostik, Formatif, Sumatif)
1) Asesmen Diagnostik (awal)
Pertanyaan cepat:
- Apa yang kamu ketahui tentang doa?
- Kapan biasanya kamu berdoa?
- Apakah kamu tahu tata cara berdoa yang benar?
2) Asesmen Formatif (selama pembelajaran)
A. Aktivitas 1: Praktik berdoa
Instruksi: Siswa praktik berdoa dengan urutan yang benar (kelompok kecil atau individu).
- Guru mengamati: posisi tangan, bacaan hamdalah, shalawat, doa inti, penutup.
B. Aktivitas 2: Hafalan doa sehari-hari
Tugas: Hafal 3 doa sehari-hari (sebelum belajar, sesudah belajar, untuk orang tua) beserta artinya.
C. Aktivitas 3: Diskusi kasus
Kasus: "Andi sudah berdoa agar lulus ujian, tapi dia tidak belajar dan sering bolos. Apakah doanya akan dikabulkan? Mengapa?"
- Diskusi tentang adab berdoa dan usaha.
3) Asesmen Sumatif (akhir)
A. Pilihan Ganda
1) Arti doa secara bahasa adalah …
A. Meminta
B. Beribadah
C. Bersyukur
D. Bertaubat
2) Dalil yang menyatakan "Doa adalah ibadah" adalah …
A. QS. Al-Baqarah: 186
B. Hadits Rasulullah SAW
C. QS. Al-Fatihah: 1
D. QS. An-Nas: 6
3) Posisi tangan saat berdoa adalah …
A. Disilangkan di dada
B. Diangkat dengan telapak menghadap ke atas
C. Ditaruh di paha
D. Digenggam
4) Sebelum membaca doa inti, kita harus membaca …
A. Istighfar
B. Hamdalah dan shalawat
C. Tasbih
D. Takbir
5) Waktu mustajab untuk berdoa adalah …
A. Sepertiga malam terakhir
B. Saat sujud
C. Saat berbuka puasa
D. Semua benar
6) Yang menghalangi terkabulnya doa adalah …
A. Memakan makanan haram
B. Terburu-buru dan putus asa
C. Berdoa untuk hal haram
D. Semua benar
7) Arti "Rabbana atina fid-dunya hasanatan wa fil-akhirati hasanatan" adalah …
A. Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan akhirat
B. Ya Tuhan kami, ampunilah dosa kami
C. Ya Tuhan kami, tambahkanlah ilmu kami
D. Ya Tuhan kami, mudahkanlah urusan kami
8) Setelah selesai berdoa, kita …
A. Langsung berdiri
B. Mengusap wajah dengan telapak tangan
C. Membaca Al-Fatihah
D. Membaca tahlil
B. Uraian
1) Jelaskan urutan tata cara berdoa yang benar (minimal 5 langkah). (10 poin)
2) Sebutkan 5 adab berdoa dan jelaskan masing-masing. (10 poin)
3) Sebutkan 5 waktu mustajab untuk berdoa beserta dalilnya (jika ada). (10 poin)
4) Jelaskan 3 cara Allah menjawab doa menurut hadits Rasulullah SAW. (6 poin)
5) Tuliskan doa sebelum belajar (Arab, latin, dan artinya). (6 poin)
C. Praktik (Penilaian Keterampilan)
Tugas: Siswa praktik berdoa di depan kelas dengan kriteria:
- Posisi tangan benar (2 poin)
- Membaca hamdalah (2 poin)
- Membaca shalawat (2 poin)
- Membaca doa inti dengan khusyuk (2 poin)
- Menutup dengan shalawat dan mengusap wajah (2 poin)
Total: 10 poin
G. PENUTUP & REFLEKSI
Kesimpulan:
- Doa adalah ibadah yang sangat mulia dan cara berkomunikasi dengan Allah.
- Tata cara berdoa yang benar: angkat tangan, hamdalah, shalawat, doa inti, shalawat, usap wajah, amin.
- Adab berdoa: ikhlas, yakin, khusyuk, tidak terburu-buru, memilih waktu mustajab.
- Allah pasti menjawab doa dengan salah satu dari 3 cara: dikabulkan, disimpan untuk akhirat, atau dihindarkan dari musibah.
Pesan untuk siswa:
- Jadikan doa sebagai kebiasaan sehari-hari (pagi, sore, sebelum/sesudah aktivitas).
- Berdoa dengan sungguh-sungguh, tetapi jangan lupa berusaha (ikhtiar).
- Bersabar menunggu jawaban Allah dan selalu berprasangka baik (husnudzan).
Komentar
Posting Komentar