Adab & Akhlak Kelas : 7, 8, dan 9 Minggu ke 2 Tanggal 10 dan 11 November 2025

 


 AKHLAKUL  KARIMAH

Nama Guru Pengampu             : Anita Wulandari, S.Pd.

Kelas                                           : 7, 8, dan 9

Sekolah                                       : SMP Al-Azhar 1 Bandar Lampung

Materi                                         Akhlakul Karimah

Jam ke 

Kelas VII                                    : Jam Ke 7 - Senin  

Kelas VIII                                  Jam Ke 8 - Selasa

Kelas IX                                     Jam Ke 9 - Senin

 

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarrakatuh

Alhamdulilah akhirnya memasuki jam Adab & Akhlak diminggu ini, Insyaallah setiap pekannya ada pemahaman lebih baik mengenal setiap proses pembelajaran Adab & Akhlak.

Sebelum materi dimulai alangkah baiknya kalian dan kita semua mempercayai Allah SWT selalu melindungi kita setiap saat dan jangan lupaa kita selalu bersyukur serta selalu bersabar...

AKHLAKUL KARIMAH (AKHLAK MULIA)

Sebagai orang beriman yang mana harus selalu berprasangka baik (husnudzon billah) maka, apabila ada orang yang tersenyum pada kita berarti orang itu baik dengan kita. Melempar senyuman ketika bertemu pada orang lain dengan tulus merupakan salah satu sikap perbuatan yang mulia yang dapat disebut akhlakul karimah.

Keindahan dan kesenyapan menyentuh dalam hati, kali ini datang dari pandangan serta penilaian orang Jawa. Ketika bertemu dengan teman tersenyum, bertemu orang tak dikenal tersenyum, berpapasan dengan orang tersenyum, dipandang orang tersenyum. Bahkan yang jelas-jelas akan dijatuhi hukuman mati pun juga masih bisa senyum. Pokoknya, banyak aspek kehidupan yang diaktualisasikan dengan tersenyum. Masyarakat Jawa menyebut orang yang berperilaku demikian indah dan berbudi luhur itu dengan sumeh.

         Dengan demikian kiranya perlu belajar bagaimana bisa memahami dengan baik sebuah senyuman. Bisa sebagai karakter, bisa hanya hiasan semata, pembawaan dari lahir atau bentukkkan dari lingkungan. Senyuman tersebut dapat benar-benar tulus atau hannya karena kebiasaan. Sebab, senyuman bisa juga menjadi senjata untuk berlindung dari banyak maksud dan tujuan.

          Sebagai orang beriman yang mana harus selalu berprasangka baik (husnudzon billah) maka, apabila ada orang yang tersenyum pada kita berarti orang itu baik dengan kita. Melempar senyuman ketika bertemu pada orang lain dengan tulus merupakan salah satu sikap perbuatan yang mulia yang dapat disebut akhlakul karimah.

           Akhlakul karimah dapat dikembangkan yang nantinya bisa menjadi suatu kebiasaan atau karakter pada peserta didik sejak dini. Adapaun kebiasaan yang bisa dikembangkan diantaranya :

1. Berdoa sebelum mengerjakan suatu pekerjaan.

2. Berangkat sekolah berpamitan pada orang tua atau wali dengan bersalaman dan mencium tanggannya.

3. Pulang sekolah bertemu orang tua atau wali bersalaman dan mengucapkan salam.

4. Senyum ketika bertemu dengan Bapak atau Ibu guru, pegawai, dan temannya.

5. Ketika melihat sampah tidak pada tempatnya diambil dan ditaruh pada tempat sampah.

contoh akhlakul karimah

Akhlakul karimah adalah akhlak yang mulia atau budi pekerti yang baik, yang merupakan perwujudan dari keimanan dan didasarkan pada nilai-nilai Islam. Ini mencakup semua tingkah laku terpuji, seperti kejujuran, sabar, kasih sayang, dan menepati janji, yang harus tercermin dalam tindakan sehari-hari terhadap Allah, sesama manusia, dan lingkungan. Sifat-sifat ini mencakup hal-hal yang mendatangkan kebahagiaan dunia dan akhirat. 
Contoh akhlakul karimah :
  • Jujur (Siddiq): Mengatakan kebenaran meskipun dalam situasi sulit.
  • Amanah: Menjaga kepercayaan dan tanggung jawab yang diberikan.
  • Sabar: Menahan diri dan mengendalikan emosi saat menghadapi cobaan.
  • Kasih sayang: Peduli dan bersikap lembut kepada orang lain.
  • Tolong-menolong: Membantu orang lain yang membutuhkan.
  • Menepati janji: Berkomitmen dan menepati perkataan yang telah dibuat.
  • Rendah hati: Tidak sombong meskipun memiliki kelebihan, serta menghargai orang lain.
  • Memaafkan: Berusaha tidak menyimpan dendam dan memaafkan kesalahan orang lain.
  • Bertanggung jawab: Memikul beban dan memenuhi segala akibat dari perbuatan, seperti menjadi pemimpin yang bertanggung jawab atas bawahannya.
  • Menjaga lingkungan: Menjaga kebersihan air, tidak membuang sampah sembarangan, dan merawat pohon. 
Pentingnya akhlakul karimah
  • Menjadi sumber kebahagiaan: Akhlakul karimah dianggap sebagai tuntunan yang membawa kebahagiaan di dunia dan akhirat.
  • Menciptakan lingkungan harmonis: Dengan menerapkan akhlak terpuji, lingkungan sosial yang harmonis dapat tercipta.
  • Menunjukkan kesempurnaan iman: Perilaku terpuji menjadi tanda kesempurnaan iman seseorang.
  • Menjadi teladan: Meneladani akhlakul karimah Nabi Muhammad SAW adalah kewajiban bagi umat Islam.  

           Jika digali lebih dalam lagi berdasarkan sabda Rasullulah SAW yang artinya‘’Sesungguhnya Allah membagikan akhlak antara kalian sebagaimana Allah membagikan rezeki diantara kalian”.

            Dengan demikian perlu disadari bahwa peserta didik itu memiliki akhlak yang masih perlu untuk diarahkan. Sehingga, dalam membentuk karakter pada peserta didik agar berakhlakul karimah harus dengan sabar dan welas asih karena setiap peserta didik memiliki latar belakang dan lingkungan yang berbeda-beda. Akhlak yang baik pada peserta didik akan sangat berpengaruh pada proses perkembangan jiwa peserta didik menuju masa depan.

Demikian pemahaman sederhana pentingnya memiliki akhlakul karimah,semoga sedikit ini menjadi cahaya hati. Aamiiin.

Oleh : Anita Wulandari S.Pd.

Kerjakan soal dibawah ini:

1. Sikap yang sangat dianjurkan oleh Allah SWT dalam kehidupan sehari-hari adalah...

 a. Riya

 b. Sum'ah

 c. Akhlakul karimah

 d. Takabur

2.  Kalimat thayyibah yang diucapkan ketika melihat atau mengalami musibah adalah...

 a. Alhamdulillah

 b. Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un

 c. Subhanallah

 d. Astaghfirullahal'adzim

3.  Perilaku yang tidak mencerminkan keimanan kepada qadla dan qadar adalah...

 a. Mensyukuri nikmat Allah SWT

 b. Berikhtiar semaksimal mungkin 

 c. Pasrah sepenuhnya tanpa berusaha

 d. Bertawakal setelah berusaha

4. Salah satu ciri orang yang mandiri adalah...

 a. Menggantungkan urusan kepada orang lain

 b. Melaksanakan tugas dengan bersungguh-sungguh

 c. Menghindari tanggung jawab

 d. Menyalahkan orang lain saat gagal 

Soal Esai dan Diskusi
1. Jelaskan makna dan pentingnya akhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari!
2. Bagaimana Anda menanggapi situasi di mana Anda melihat seseorang melakukan kecurangan dalam ujian? Jelaskan jawaban Anda berdasarkan akhlakul karimah
3. Mengapa sikap tawakal harus didahului dengan ikhtiar? Jelaskan
4. Berikan satu contoh konkret bagaimana seorang pemimpin dapat menunjukkan akhlakul karimah dalam kepemimpinannya
5. Jelaskan hubungan antara sikap optimis dan tawakal dalam menghadapi setiap permasalahan hidup!
 
Studi Kasus
  1. Budi mendapat nilai ujian yang jauh lebih kecil dari temannya, Andi. Namun, Budi tidak marah dan tetap bersikap baik kepada Andi. Ia justru belajar dari Andi untuk meningkatkan prestasinya di masa depan. Jelaskan akhlak yang ditunjukkan Budi dalam kasus ini!
  2. Fatimah adalah seorang siswi yang rajin dan disiplin. Setiap pagi ia bangun pagi, salat dhuha, mempersiapkan buku pelajarannya sendiri, dan membantu ibunya sebelum berangkat sekolah. Jelaskan akhlak yang ditunjukkan Fatimah dan kaitannya dengan tanggung jawabnya sebagai seorang anak! 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas IPA Kelas 7 Tahun Pelajaran 2024/2025

Tugas IPA Kelas 8 Tahun Pelajaran 2024/2025

VIII. Sistem Ekskresi / Pembuangan Tanggal 1 September 2025