Kelas VII. Suhu Tanggal 12 September 2025
Materi BAB 3 Suhu, Kalor dan Pemuaian
SUHU
Nama Guru : Anita Wulandari, S.Pd.
Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam
Kelas : VII
Pertemuan : 15
Jam ke : 3,4 dan 5
Capaian Pembelajaran
Peserta didik mampu menganalisis pengaruh kalor dan perpindahannya terhadap perubahan suhu
Elemen Pembelajaran IPA Terpadu
• Keterampilan proses dilatihkan kepada peserta didik dengan asesmen sumatif berupa merancang dan membuat percobaan sederhana untuk memahami cara kerja termometer dan memahami konsep penjalaran energi melalui radiasi.
Tujuan Pembelajaran
● Mengukur suhu suatu benda.
● Mendeskripsikan perbedaan suhu dan kalor.
● Menerapkan konversi satuan suhu.
Hasil yang Diharapkan Setelah bab ini, pelajar diharapkan dapat:
a. menyebutkan pengertian suhu dan kalor;
b. mendeskripsikan perbedaan suhu dan kalor;
c. merancang percobaan sederhana untuk membuktikan fenomena suhu;
d. melakukan pengamatan fenomena kalor di dalam kehidupan;
e. membuat percobaan sederhana konsep pemuaian pada aplikasi teknologi
sederhana; dan
f. menuliskan analisis hasil dari pecobaan.
Materi : Bab III Suhu, Kalor, dan Pemuaian
( Suhu )
Langkah-langkah Pembelejaran :
1. Peserta didik memberi salam, berdoa, (menyanyikan lagu Mars Al-Azhar dan Lagu Indonesia Raya pada jam ke 1)
2. Guru mengecek kehadiran peserta didik dan memberi motivasi
3. Guru menyempaikan tujuan dan manfaat pembelajaran tentang topik yang akan diajarkan
4. Guru menanyakan materi yang telah dipelajari siswa sebelumnya pada pertemuan sebelumnya
5. Guru membagi peserta menjadi 2 kelompok ganjil dan genap
6. Guru memberikan pembahasan peraturan ujian blok
Materi Yang Harus Dipelajari
A. KEGIATAN PEMBELAJARAN 1
Tujuan Pembelajaran
Setelah kegiatan pembelajaran 1 ini diharapkan kalian dapat:
• Peserta didik dapat memahami konsep dan mengukur perbedaan suhu suatu benda.
B. Uraian Materi
A. Suhu
Apa yang ada di dalam benak kalian jika mendengar banyak orang pada saat ini perlu diukur suhu tubuhnya? Kenapa suhu pada tubuh seseorang atau suatu benda begitu penting untuk diketahui?
Cobalah kalian menggosok-gosokan kedua telapak tangan selama kurang lebih satu menit. Setelah itu, tempelkan salah satu telapak tangan tersebut ke pipi. Apakah kalian merasakan hangat atau sedikit panas? Jika kalian belum merasakan hangat di pipi, kalian boleh ulangi menggosok telapak tangan dengan sedikit lebih lama. Rasa hangat yang kalian rasakan di pipi itu adalah yang kita kenal sebagai suhu.
1. Jadi, Apa yang Dimaksud Dengan Suhu?
Suhu pada dasarnya adalah besaran fisika yang hanya dapat dirasakan oleh indra. Tubuh manusia dapat merasakan suhu dalam bentuk rasa panas atau dingin. Saat kalian menempelkan telapak tangan ke pipi atau saat bermain di tengah terik Matahari, kulit terpapar sinar Matahari yang menyengat dan kemudian otak memberikan informasi rasa panas. Lemari es atau lemari pendingin adalah contoh betapa pentingnya besaran suhu di dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam ilmu pengetahuan dan teknologi.
Fakta sains
Lemari Pendingin
Tahukah kalian bahwa bangsa Cina telah memotong es dan menyimpannya dalam ruang pendingin sekitar 1000 SM (sekitar 3000 tahun yang lalu). Lima ratus tahun kemudian, ide mendinginkan atau mengawetkan makanan dilanjutkan oleh bangsa Mesir dan India dengan membuat bangunan semacam pot besar terbuat dari tanah dan pasir basah yang ditaruh
di malam yang dingin untuk memproduksi air dingin di dalamnya. Teknologi mesin pendingin skala rumahan dibuat untuk pertama kalinya oleh ilmuwan Skotlandia bernama William Cullen pada tahun 1748. Baik bangsa Cina, Mesir, India maupun lemeri es William Cullen, konsep Sains yang digunakan untuk membuat mesin pendingin pada dasarnya adalah dengan menurunkan suhu pada suatu ruang atau lemari penyimpan hingga serendah mungkin pada nilai tertentu. Awalnya orang tidak mengetahui
sama sekali konsep Sains yang mendasarinya. Kemudian, teknologi yang perlukan. Cara paling terkenal dan banyak dilakukan adalah dengan teknik evaporasi atau menguapkan bahan kimia tertentu sehingga menghilangkan panas pada ruang bagian dalam. Prinsipnya juga sama digunakan untuk pendingin ruangan AC (Air Conditioner).
Kalian juga perlu tahu bahwa lemari es dan AC adalah dua teknologi yang menghabiskan sekitar 20% dari total ketersedian energi di dunia tiap tahunnya menurut jurnal ilmiah terbaru. Jadi, kalian bisa bantu menghemat energi dengan pemakaian AC maupun lemari es ya.
Benda yang tingkat panasnya sama dirasakan berbeda oleh punggung tangan kanan dan kiri kalian. Jadi, suhu benda yang diukur dengan indra perasa seperti kulit menghasilkan ukuran suhu yang tidak dapat dipakai sebagai acuan atau tidak pasti. Bagaimana kita mengetahui secara akurat suhu tubuh seseorang ketika ia menujukkan gejala demam?
Untuk itulah suhu harus diukur dan dinyatakan secara pasti dengan angka serta alat ukur suhu yang memiliki skala atau ukuran.
2. Mengapa Kita Memerlukan Alat Ukur
Suhu?
Selain mengetahui suhu tubuh secara pasti, bagaimana kita mengetahui suhu yang pas untuk menyimpan makanan di lemari es? Pada suhu berapa daging yang dimasak sudah dapat dimakan dengan aman bagi tubuh? Untuk beberapa informasi penting tersebut kita memerlukan informasi nilai suhu dengan akurat
melalui alat pengukuran yang telah teruji dan diakui. Alat yang digunakan untuk mengukur suhu dinamakan termometer. Prinsip kerja dari termometer adalah keseimbangan derajat suhu. Termometer akan menerima suhu dari lingkungan sekitar/ benda yang akan diuji. Secara alamiah, suhu akan mengalir dari derajat yang lebih tinggi ke derajat yang lebih rendah. Konsep ini dikenal juga sebagai Azas Black atau juga Hukum 1 Termodinamika.
Apakah semua termometer sama jenisnya? Tidak, Termometer dapat dibuat dalam berbagai jenis. Jenis-jenisnya akan disesuaikan dengan kegunaannya masing-masing. Jangkauan pengukuran satu termometer dengan termometer lainnya berbeda, sesuai dengan tujuan dan di mana termometer itu akan digunakan. Gambar 3.3
memperlihatkan sejumlah termometer yang digunakan di rumah sakit, laboratorium dan industri.
Termometer yang digunakan untuk mengukur suhu tubuh hanya memiliki skala di sekitar 30 °C – 50 °C. Mengapa demikian? Penyebabnya adalah karena tidak ada manusia yang memiliki suhu tubuh di bawah 30 °C dan di atas 50 °C. Berbeda jika kita ingin mengukur suhu tungku peleburan pada pabrik besi yang bisa mencapai 1.000 °C. Berbeda pula termometer yang dapat mengukur suhu lemari es yang dapat mencapai suhu rendah -10 °C. Karena pada suhu rendah tersebut memungkinkan bakteri tidak rumbuh di dalam makanan. Tumbuhnya berbagai macam bakteri pada makanan akan menyebabkan makanan menjadi busuk atau basi.
Fakta sains
Termometer
Termometer berasal dari dua suku kata dalam bahasa latin. Termo yang berarti suhu atau panas, dan meter yang berarti ukur. Pelopor pertama kali penggunaan termometer secara terukur adalah ilmuwan Galileo Galilei dari Italia pada tahun 1593. Meski masih terbilang sederhana dengan penggunaan tabung labu kaca berukuran kecil, teknik Galileo sudah menggunakan prinsip hubungan kenaikan-penurunan suhu dengan bertambah atau berkuranganya volume gas atau zat cair yang digunakan. Hal tersebut menggunakan konsep keseimbangan panas antara suhu di sekitar dengan suhu gas di dalam tabung labu tersebut.
Pada umumnya zat pengisi alat termometer yang paling banyak digunakan hingga saat ini adalah zat cair alkohol dan air raksa atau merkuri. Saat ini ramai digunakan termometer tembak yang prinsip kerjanya tidak menggunakan perubahaan zat dalam alatnya, namun menggunakan alat detektor pancaran suhu tubuh yang telah diubah menjadi energi radiasi atau pancaran.
Untuk lebih memahami materi mengenai suhu, perhatikanlah judul berita daring berikut ini.
AKURAT.CO, Hasil penelitian terbaru menunjukkan bahwa virus corona COVID-19 mampu bertahan lama dari paparan suhu tinggi. Dilansir dari Asia One pada Rabu (15/4), hasil penelitian teranyar tersebut disampaikan oleh Profesor Remi Charrel dan rekan-rekannya dari Universitas Aix-Marseille, Prancis.Mereka mengklaim bagaimana SARS-CoV-2 masih mampu hidup meski mereka telah memanaskan virus dengan suhu mencapai 140 derajat Fahrenheit atau 60 derajat Celsius. Upaya pemanasan itu berlangsung hingga satu jam. Setelah ditempatkan pada lingkungan panas, alih-alih mati, beberapa strain atau galur virus dilaporkan masih mampu membuat replika Pada berita tersebut tertulis “Mereka telah memanaskan virus dengan suhu mencapai 140 derajat Fahrenheit atau 60 derajat Celcius”. Kenapa tertulis 140 derajat Fahrenheit? Apakah Fahrenheit adalah skala suhu? Jika Fahrenheit adalah skala suhu, kenapa bukan dinyatakan dalam derajat Celcius (°C) saja seperti yang sering kalian dengar di Indonesia? Kenapa nilainya berbeda?
3. Mengapa Kita Perlu Mengetahui Skala
Suhu?
Contoh di atas adalah pentingnya kita memahami perbedaan skala suhu yang ada dan diakui oleh dunia. Kita juga perlu mengatahui skala suhu apa yang sepakati oleh seluruh ilmuwan dan masyarakat di dunia. Tujuannya adalah agar tidak terjadi kesalahpahaman fatal berkaitan dengan derajat panas yang dimaksud sebenarnya.
C. Rangkuman
A. Suhu
1. Jadi, Apa yang Dimaksud dengan Suhu?
Suhu adalah ukuran dari tingkat panas atau dingin suatu benda atau zat. Suhu mengukur seberapa tinggi atau rendah energi termal dalam suatu objek. Semakin tinggi suatu benda, semakin banyak energi termal yang dimilikinya, dan sebaliknya. Suhu dapat diukur menggunakan alat bernama termometer.
2. Mengapa Kita Memerlukan Alat Ukur Suhu?
Alat ukur suhu, seperti termometer, sangat penting karena suhu mempengaruhi banyak aspek dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, kita menggunakan termometer untuk mengetahui suhu tubuh ketika sakit, suhu udara untuk memprediksi cuaca, dan suhu air untuk keperluan memasak atau mandi.
3. Mengapa Kita Perlu Mengetahui Skala Suhu?
Skala suhu memberikan cara standar untuk mengukur suhu dengan akurat. Ada beberapa skala suhu yang umum digunakan, seperti Celsius, Fahrenheit, dan Kelvin. Skala suhu memungkinkan kita untuk berkomunikasi dan berperilaku dengan konsisten dalam mengukur suhu di berbagai negara dan bidang
Skala suhu Celsius dan Fahrenheit menggunakan titik beku air dan titik didih air sebagai acuan.
4. Bagaimana Menentukan Skala Suhu?
Dalam skala Celsius, titik beku air adalah 0°C dan titik didih air adalah 100°C pada tekanan standar. Sedangkan dalam skala Fahrenheit, titik beku air adalah 32°F dan titik didih air adalah 212°F pada tekanan standar.
5. Perbandingan Skala Suhu
Skala Celsius dan Fahrenheit memiliki perbedaan dalam cara mengukur suhu. Perbedaan suhu antara dua titik dalam skala Fahrenheit lebih besar daripada perbedaan suhu yang sama dalam skala Celsius. Hal ini menyebabkan angka suhu pada skala Fahrenheit terlihat lebih tinggi daripada skala Celsius ketika sebenarnya keduanya mewakili suhu yang sama.
D. Penugasan
Ayo Identifikasi Aktivitas 3.1 dihalaman 84
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Ke-2
Nama :
Kelas :
Petunjuk!
Ayo Buat, Aktivitas 3.2
Termometer dengan Skala Suhu
Termometer sesungguhnya dapat kalian buat secara sendiri di sekolah atau pun di rumah. Perhatikanlan gambar berikut ini.
Kalian bisa menyediakan alat dan bahan secara mandiri. Sesuaikan dengan bahan yang kalian miliki yang sesuai dengan peruntukannya. Bahan cairan apa saja yang kalian perlukan? Kalian bisa mencari tahu, bahan cairan apa yang sering digunakan untuk membuat termometer. Campurkanlah cairan tersebut dengan air secukupnya. Jumlah masing-masing cairan dapat kalian tentukan sendiri atau kalian bisa bertanya guru atau orang tua di rumah.
Kemudian bagaimana cara kalian menentukan titik bawah dan titik atas termometer kalian sediri? Berapakah angka terkecil dan terbesar yang kalian tuliskan pada skala suhu termometer buatan kalian? Bandingkanlah dengan termometer ruangan yang kalian miliki di rumah atau di sekolah.
E. Latihan Soal
1. Alat untuk mengukur suhu disebut...
a. Barometer
b. Mikrometer
c. Dinamometer
d. Termometer
2. Suhu memiliki...nama skala.
a. 4
b. 3
c. 2
d. 1
3. Dino mengukur suhu suatu ruangan dan tertera 30 derajat Celcius. Maka jika dinyatakan dalam Reamur akan menjadi...
a. 120 derajat
b. 42 derajat
c. 20 derajat
d. 24 derajat

Komentar
Posting Komentar