IX. TEKANAN Tanggal 8 September 2025
TEKANAN
Hidrostatis
Nama Guru : Anita Wulandari, S.Pd.
Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam
Kelas : IX
Elemen : Pemahaman IPA
Pertemuan : 15
Jam ke : 3, 4 dan 5
Capaian Pembelajaran
Peserta didik mampu menganalisis ragam gerak, gaya, dan tekanan
Tujuan Pembelajaran
Menerapkan Hukum Archimedes dalam peristiwa mengapung, melayang, dan tenggelam
Pemahaman Bermakna
Peserta didik mampu menggunakan konsep Hukum Archimedes dalam berbagai fenomena kehidupan sehari-hari.
Materi : Tekanan
Metode :
Model pembelajaran : cooperative learning
Mode pembelajaran : tatap muka
Strategi : Diskusi/Tanya Jawab
Sarana dan Prasarana
Sarana : laptop, proyektor, LKPD
Prasarana : uang koin (2), plastisin, botol plastik bekas, jarum, selotip, air
Langkah-langkah Pembelajaran :
• Peserta didik memberi salam, berdoa, (menyanyikan lagu Mars Al-Azhar dan Lagu Indonesia Raya pada jam ke 1)
• Guru mengecek kehadiran peserta didik dan memberi motivasi
• Guru menyempaikan tujuan dan manfaat pembelajaran tentang topik yang akan diajarkan
• Guru menanyakan materi yang telah dipelajari siswa sebelumnya pada pertemuan sebelumnya
• Guru membagi peserta menjadi 2 kelompok ganjil dan genap
Uraian Materi
Tekanan
Sebelum masuk uraian materi jawab lah pertanyaann dibawah ini!
● Apa yang terjadi ketika kamu menjatuhkan sebatang paku ke dalam ember berisi air?
● Bagaimana kapal selam bisa tenggelam dan mengapung di permukaan air?
Selain itu, pemahaman tentang tekanan hidrostatis juga penting dalam mengevaluasi risiko ketika seseorang melakukan penyelaman laut dalam. Penyelam harus memahami bagaimana tekanan air berubah seiring dengan kedalaman agar dapat menjaga keamanan diri mereka sendiri.
b. Hukum Archimedes
Hukum Archimedes ditemukan oleh ilmuan Yunani yang bernama Archimedes. Hukum ini menjelaskan hubungan gaya berat dan gaya ke atas pada suatu benda jika dimasukkan ke dalam air. Akibat adanya gaya angkat ke atas (gaya apung), benda yang ada didalam zat cair beratnya akan berkurang. Sehingga benda yang diangkat dalam air akan terasa lebih ringan dibandingankan ketika diangkat di darat.
Hukum Archimedes berbunyi: "Sebuah benda yang dicelupkan seluruhnya atau sebagian dalam zat cair, akan mengalami gaya ke atas yang besarnya sama dengan berat zat cair yang dipindahkan oleh benda tersebut".
Jenis Benda di dalam Air
Dengan hukum Archimedes, kita bisa mengelompokkan benda menjadi 3 jenis. Benda-benda tersebut di antaranya adalah benda tenggelam, terapung, dan melayang. Benda bisa tenggelam jika gaya angkat air lebih kecil dari gaya berat benda tersebut. Sedangkan benda melayang terjadi jika gaya angkat air dan gaya berat benda sama. Untuk benda yang bisa mengapung terjadi saat gaya angkat air lebih besar dibandingkan dengan gaya berat benda.
1. Benda Tenggelam
Benda disebut tenggelam dalam zat cair apabila posisi benda selalu terletak pada dasar tempat zat cair berada.
Dalam keadaan seimbang maka w = N + Fa sehingga:
w > Fa
m g > ρf g V
ρb g V > ρf g V
ρb > ρf
2. Benda Melayang
Benda melayang dalam zat cair apabila posisi benda di bawah permukaan zat cair dan di atas dasar tempat zat cair berada.
Pada benda terapung terdapat dua gaya yaitu :Fa dan w. Dalam keadaan seimbang maka:
w = Fa
m g = ρf g V
ρb g V = ρf g V
ρb = ρf
3. Benda Terapung
Benda terapung dalam zat cair apabila posisi benda sebagian muncul di permukaan zat cair dan sebagian terbenam dalam zat cair.
Pada benda terapung terdapat dua gaya yaitu :Fa dan w. Dalam keadaan seimbang maka:
w = Fa
m g = ρf g V
ρb g V1 = ρf g V2
V1 < V2
ρb < ρf
Silahkan untuk menyimak video pembelajaran lebih lanjut tentang Tekanan dibawah ini....
Bahan bacaan lainnya

Komentar
Posting Komentar