IX. Tekanan Hidrostatis Tanggal 22 September 2025

TEKANAN 



Nama Guru         : Anita Wulandari, S.Pd.

Mata Pelajaran   : Ilmu Pengetahuan Alam

Kelas                    : IX

Elemen                 : Pemahaman IPA

Pertemuan           : 16

Jam ke                  :  3,4, dan 5


 

Capaian Pembelajaran

Pada akhir fase D, murid mampu memahami hubungan konsep usaha dan energi, pengaruh kalor dan perpindahannya terhadap perubahan suhu, gelombang dan pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari, gejala kemagnetan dan kelistrikan untuk menyelesaikan tantangan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari termasuk pemanfaatan sumber energi listrik ramah lingkungan. 

Tujuan Pembelajaran 

Peserta dapat menjelaskan tekanan hidrostatis yang dialami benda di dalam zat cair dengan kedalaman berbeda-beda

Pemahaman Bermakna

Peserta didik mampu menjelaskan konsep tekanan hidrostatis dan contohnya dalam kehidupan.


Materi                           : Tekanan

Metode                          : Percobaan langsung, diskusi kelompok, dan pendekatan berbasis masalah

Model pembelajaran   : cooperative learning

Mode pembelajaran    : tatap muka

Strategi                         : Diskusi/Tanya Jawab

Sarana dan Prasarana   :

Sarana : laptop, proyektorLKPD (Lembar Kerja Peserta Didik) interaktif

Prasarana : Botol air mineral bekas, paku, penggaris, selotip, dan air.


Langkah-langkah Pembelajaran :

Pendahuluan

 Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran, serta memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin.

 Memulai kelas dengan apersepsi guna menstimulus peserta didik. Apersepsi dilakukan dengan mengajukan pertanyaan “Apakah sebuah benda yang dimasukkan kedalam air dengan ketinggian yang berbeda-beda, akan menghasilkan tekanan yang sama atau berbeda juga?” dan “Bagaimana cara memghitung tekanan di dalam air dengan ketinggian tertentu?”.

Kegiatan Inti

 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai dan memotivasi peserta didik untuk belajar.

 Guru bertanya “Pernahkah kamu berenang di kolam renang?”Apakah pada saat berenang kamu merasakan tekanan di dalam air?”.

 Guru menjelaskan tentang konsep tekanan saat kita berada di dalam air. Tekanan di dalam air akan semakin besar, jika kamu berenang semakin dalam.

 Guru menjelaskan bahwa tekanan di dalam air disebut dengan tekanan hidrostatis.

 Guru memaparkan konsep dan pengertian tekanan hidrostatis dan sifatnya.

 Guru menurunkan persamaan tekanan hidrostatis dari rumus tekanan, gaya berat, dan massa jenis air.

 Guru menuliskan persamaan tekanan hidrostatis yaitu P = ρ g h. Persamaan tersebut menunjukkan bahwa tekanan hidrostatis sebanding dengan kedalaman.

 Guru menunjuk peserta didik untuk menunjukkan tekanan hidrostatis yang kuat dan lemah pada Gambar 3.5.

 Guru meminta peserta didik untuk membaca Tabel 3.1 tentang massa jenis zat cair.

 Guru memberikan informasi tentang hewan yang dapat hidup di tekanan yang dalam seperti blobfish yang ditunjukkan pada Gambar 3.6.

 Guru memberikan contoh perhitungan tentang soal tekanan hidrostatis pada Contoh Soal 3.2.

 Guru mengorganisir peserta didik dalam kegiatan praktikum beranggotakan 3–4 orang.

 Guru menginstruksikan setiap kelompok untuk mengikuti langkah-langkah kegiatan di Kegiatan 3.2 buku IPA 3 untuk SMP/MTs kelas IX terbitan Grafindo halaman 77-78.

 Guru membimbing setiap kelompok untuk melakukan kegiatan dengan benar dan tertib.

 Guru menginstruksikan setiap kelompok untuk mempresentasikan hasil percobaannya di depan kelas.

 Guru mengapresiasi setiap kelompok dengan memberikan pujian atas presentasinya.

Kegiatan Penutup

 Guru dan peserta didik meninjau kembali apa yang telah dilakukan dan dipelajari pada kegiatan pembelajaran kali ini dan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya sebelum menutup kegiatan pembelajaran.

 Guru menginformasikan kepada peserta didik bahwa pertemuan selanjutnya akan membahas tentang Hukum Archimedes.

 Guru menginstruksikan peserta didik untuk membentuk kelompok tugas di rumah beranggotakan 3–4 orang dan menugaskan Tugas 3.1 buku IPA 3 untuk SMP/MTs kelas IX terbitan Grafindo halaman 78. dan memberi tahu seluruh kelompok untuk mengumpulkan hasilnya pada pertemuan selanjutnya

 Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan doa dan salam


Uraian Materi

Pertanyaan Pemantik

 Apakah sebuah benda yang dimasukkan kedalam air dengan ketinggian yang berbeda-beda, akan menghasilkan tekanan yang sama atau berbeda juga?

 Bagaimana cara memghitung tekanan di dalam air dengan ketinggian tertentu?

 

1. Pengertian
 
Tekanan hidrostatis adalah tekanan yang dihasilkan oleh zat cair yang tidak bergerak (statis) akibat adanya gaya gravitasi pada kedalaman tertentu. Semakin dalam suatu benda di dalam zat cair, semakin besar pula tekanan yang diterimanya. 
 
Faktor-faktor yang memengaruhi tekanan hidrostatis:

  • Massa jenis zat cair (
    ρrho
    )
  • Kedalaman benda diukur dari permukaan zat cair (
    hh
    )
  • Percepatan gravita (g)

    2. Rumus tekanan hidrostatis 
    Rumus untuk menghitung tekanan hidrostatis adalah sebagai berikut:
    Ph=ρ×g×hcap P sub h equals rho cross g cross h
    Keterangan: 
    • Phcap P sub h
      = Tekanan hidrostatis (Pa atau N/m²)
    • ρrho
      (rho) = Massa jenis zat cair (kg/m³)
    • gg
      = Percepatan gravitasi (m/s²)
    • hh
      = Kedalaman benda dari permukaan zat cair (m)
       
    3. Sifat-sifat tekanan hidrostatis 
    • Berbanding lurus dengan kedalaman: Semakin dalam letak suatu benda di dalam zat cair, semakin besar tekanan hidrostatisnya.
    • Berbanding lurus dengan massa jenis: Tekanan hidrostatis pada kedalaman yang sama akan lebih besar pada zat cair yang massa jenisnya lebih besar.
    • Sama ke segala arah: Pada kedalaman yang sama, tekanan hidrostatis yang dialami benda akan sama besar ke segala arah.
    • Tidak dipengaruhi oleh bentuk wadah: Bentuk bejana atau wadah tidak memengaruhi besarnya tekanan hidrostatis. 
    4. Penerapan dalam kehidupan sehari-hari 
    • Pemasangan infus: Botol infus dipasang lebih tinggi dari posisi pasien agar tekanan hidrostatis yang dihasilkan lebih besar dari tekanan darah, sehingga cairan dapat mengalir ke dalam tubuh.
    • Dasar bendungan: Bagian dasar bendungan dibuat lebih tebal dan kokoh untuk menahan tekanan air yang semakin besar di bagian bawah.
    • Lubang kuras bak mandi: Lubang kuras diletakkan di bagian bawah bak agar air lebih cepat keluar karena tekanan hidrostatis di dasar bak lebih besar.
    • Kapal selam: Kapal selam dirancang dengan bahan yang sangat kuat untuk menahan tekanan air laut yang sangat besar di kedalaman tertentu.

  • Silahkan untuk menyimak video pembelajaran lebih lanjut tentang Tekanan Hidrostatis dibawah ini....


    Bahan bacaan lainnya 


    Penugasan


    1. Seekor ikan berada di akuarium pada kedalaman 80 cm dari permukaan air. Jika massa jenis air adalah 1.000 kg/m³ dan percepatan gravitasi bumi 10 m/s², tentukan tekanan hidrostatis yang dialami ikan! 
    Jawaban:

    2. Sebuah tangki berisi minyak setinggi 120 cm. Jika massa jenis minyak adalah 800 kg/m³ dan percepatan gravitasi di tempat itu 10 m/s², tentukan tekanan hidrostatis di dasar tangki!
     
    Jawaban:

    3. Seorang penyelam merasakan tekanan hidrostatis sebesar 50.000 Pa saat berada di dalam laut. Jika massa jenis air laut adalah 1.025 kg/m³ dan percepatan gravitasi bumi 10 m/s², pada kedalaman berapa penyelam tersebut berada? 
    Jawaban:

    Komentar

    Postingan populer dari blog ini

    Tugas IPA Kelas 7 Tahun Pelajaran 2024/2025

    Tugas IPA Kelas 8 Tahun Pelajaran 2024/2025

    VIII. Sistem Ekskresi / Pembuangan Tanggal 1 September 2025