Kelas VII. Perubahan Wujud Zat Tanggal 22 Agustus 2025

 Perubahan Wujud Zat

Nama Guru             : Anita Wulandari, S.Pd.

Mata Pelajaran        : Ilmu Pengetahuan Alam

Kelas                        : VII

Elemen                     : Pemahaman IPA 

Pertemuan                : 9

Jam ke                      :  3,4 dan 5


Capaian Pembelajaran

Pada akhir fase D, pelajar mampu melakukan klasiikasi makhluk hidup dan benda berdasarkan karakteristik dan sifat asam-basa yang diamati. Pelajar dapat mengidentiikasi sifat dan karakteristik zat, membedakan perubahan isika dan kimia serta memisahkan campuran sederhana. Pelajar dapat mendeskripsikan atom dan senyawa sebagai unit terkecil penyusun materi serta sel sebagai unit terkecil penyusun makhluk hidup. Pelajar mengidentiikasi sistem organisasi kehidupan serta melakukan analisis untuk menemukan keterkaitan sistem organ dengan fungsinya serta kelainan atau gangguan yang muncul pada sistem organ tersebut (sistem pencernaan,sistem peredaran darah, sistem pernafasan dan sistem reproduksi). Pelajar mengidentiikasi pewarisan sifat dan penerapan bioteknologi dalam kehidupan sehari-hari. Pelajar memiliki keteguhan dalam mengambil keputusan yang benar untuk menghindari zat aditif dan adiktif yang membahayakan dirinya dan lingkungan.

Tujuan Pembelajaran 

§ Menjelaskan proses perubahan wujud zat dalam skala partikel.

§ Menginterpretasi wujud zat pada suhu yang bervariasi berdasarkan data titik didih dan titik leleh.

§ Menganalisis data titik didih dan titik leleh

Indikator Capaian Pembelajaran

Menjelaskan faktor-faktor yang memengaruhi perubahan wujud dan sifat pada zat

Pemahaman Bermakna

Bagaimana perubahan bentuk dapat terjadi pada zat?

Alur Tujuan Pembelajaran

§ Pelajar dapat menjelaskan proses perubahan wujud zat dalam skala partikel dan menginterpretasi wujud zat pada suhu yang bervariasi berdasarkan data titik didih dan titik lebur.


Materi : Perubahan Wujud Zat

Metode : Model pembelajaran tatap muka,  dan blended learning.

Strategi : Praktikum, diskusi, tanya jawab

Sarana & Prasarana : Komputer, LCD, Sumber Belajar : Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia, 2021, Buku Panduan Siswa Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP Kelas VII, Penulis: Victoriani Inabuy, dkk & Internet), Lembar kerja peserta didik.


Langkah-langkah Pembelajaran :

 • Peserta didik memberi salam, berdoa, (menyanyikan lagu Mars Al-Azhar dan Lagu Indonesia Raya pada jam ke 1)

• Guru mengecek kehadiran peserta didik dan memberi motivasi

• Guru menyempaikan tujuan dan manfaat pembelajaran tentang topik yang akan diajarkan

• Guru menanyakan materi yang telah dipelajari siswa sebelumnya pada pertemuan sebelumnya

• Guru membagi peserta menjadi 2 kelompok ganjil dan genap

• Guru memberikan pembahasan materi hari ini

 Uraian Materi


A. Wujud Zat dan Model Partikel

Pada bab ini, kita akan mempelajari tentang zat dan perubahannya. Zat dapat berada dalam tiga wujud fisik yang berbeda: padat, cair, dan gas. Model partikel digunakan untuk menjelaskan struktur mikroskopis dari zat-zat tersebut.

1. Padat

  • Padat memiliki partikel yang rapat berdekatan dan bergerak dengan amplitudo kecil.
  • Bentuk dan volume padat tetap konstan karena partikel saling terkait erat.
  • Partikel padat berinteraksi kuat, sehingga mereka sulit untuk berpindah dari posisi semula.

2. Cair

  • Cair memiliki partikel yang lebih longgar dibandingkan dengan padat dan dapat mengalir.
  • Bentuk cair mengikuti bentuk wadah tempatnya berada, namun volume tetap konstan.
  • Partikel cair berinteraksi lebih lemah daripada partikel padat, memungkinkan mereka untuk mengalir dan mengisi ruang yang tersedia.

3. Gas

  • Gas memiliki partikel yang bergerak bebas dengan energi kinetik yang tinggi.
  • Bentuk dan volume gas mengikuti bentuk wadah tempatnya berada, karena partikel gas memiliki energi yang cukup untuk mengatasi gaya tarik-menarik antar partikel.
  • Partikel gas berinteraksi lemah, sehingga mereka memiliki jarak antar partikel yang besar.

B. Perubahan Wujud Zat

Perubahan wujud zat adalah proses ketika suatu zat berubah dari satu wujud ke wujud lainnya karena perubahan suhu atau tekanan. Ada beberapa jenis perubahan wujud zat yang perlu kita ketahui:

1. Meleleh dan Membeku

  • Meleleh adalah proses perubahan zat dari wujud padat menjadi wujud cair akibat penambahan energi panas.
  • Membeku adalah proses perubahan zat dari wujud cair menjadi wujud padat akibat pengurangan energi panas.

2. Menguap dan Mengembun

  • Menguap adalah proses perubahan zat dari wujud cair menjadi wujud gas karena penambahan energi panas.
  • Mengembun adalah proses perubahan zat dari wujud gas menjadi wujud cair akibat pengurangan energi panas.

3. Menyublim dan Mengkristal

  • Menyublim adalah proses perubahan zat dari wujud padat langsung menjadi wujud gas tanpa melalui fase cair.
  • Mengkristal adalah proses perubahan zat dari wujud gas langsung menjadi wujud padat tanpa melalui fase cair.

4. Titik Leleh dan Titik Didih

  • Titik Leleh adalah suhu pada tekanan tertentu di mana suatu zat berubah dari wujud padat menjadi wujud cair.
  • Titik Didih adalah suhu pada tekanan tertentu di mana suatu zat berubah dari wujud cair menjadi wujud gas.

Tabel Materi Titik Leleh dan Titik Didih:

 

C. Perubahan Fisika, Siklus Air, dan Kimia

Perubahan zat dapat dibedakan menjadi perubahan fisika dan perubahan kimia. Setiap jenis perubahan memiliki ciri khasnya sendiri.

1. Perubahan Fisika

  • Perubahan fisika adalah perubahan yang tidak mengubah identitas zat, artinya zat tetap sama sebelum dan sesudah perubahan.
  • Tidak ada zat baru yang terbentuk pada perubahan fisika.
  • Contoh perubahan fisika meliputi perubahan wujud zat (padat, cair, gas), perubahan bentuk, dan perubahan volume.

2. Siklus Air

  • Siklus air merupakan contoh dari siklus perubahan wujud zat yang melibatkan air (hidrologi).
  • Siklus ini meliputi penguapan air dari permukaan bumi, kondensasi uap air menjadi awan, presipitasi awan dalam bentuk hujan atau salju, dan aliran air di permukaan bumi kembali ke lautan atau sungai.
  • Siklus air sangat penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem bumi dan mendukung kehidupan makhluk hidup.

3. Perubahan Kimia

  • Perubahan kimia adalah perubahan yang mengubah identitas zat dan membentuk zat baru dengan sifat yang berbeda.
  • Proses perubahan kimia melibatkan ikatan antar atom atau molekul dalam zat, sehingga terjadi reaksi kimia yang menghasilkan produk baru.
  • Contoh perubahan kimia meliputi pembakaran, fermentasi, dan reaksi asam-basa.

D. Kerapatan Zat

Kerapatan zat adalah besaran yang menggambarkan seberapa padat partikel-partikel zat berada dalam suatu ruang. Kerapatan zat dapat dihitung dengan menggunakan rumus:

Kerapatan (ρ) = Massa (m) / Volume (V)

1. Menentukan Massa Jenis Benda

  • Massa jenis (atau kerapatan) merupakan massa per satuan volume suatu benda.
  • Satuan umum yang digunakan adalah kilogram per meter kubik (kg/m³).

2. Mengapung dan Tenggelam

  • Benda yang kerapatannya lebih kecil dari kerapatan zat cair tempatnya akan mengapung.
  • Sebaliknya, benda yang kerapatannya lebih besar dari kerapatan zat cair tempatnya akan tenggelam.

Pemahaman tentang zat dan perubahannya adalah dasar penting dalam pembelajaran IPA bagi siswa SMP. Materi ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang sifat-sifat zat, proses perubahan wujud zat, perubahan fisika dan kimia, serta pengukuran kerapatan zat. Semoga dengan pemahaman yang baik tentang materi ini, siswa dapat lebih memahami dunia sekitar mereka dan menjadi lebih tertarik pada ilmu pengetahuan alam dan kimia.

Penugasan

1. Lengkapi tabel di bawah ini dengan menggunakan kata-kata padat, cair atau gas.

Tabel 2.6 Isian Wujud Zat

Materi

Wujud zat

Air pada 105°C

 

Uap air pada 95°C

 

Arang

 

Udara

 

Bensin dalam tangki kendaraan bermotor

 

2. Di dalam kotak di bawah ini, gambarlah lingkaran-lingkaranseperti ini untuk menunjukkan keadaan partikel dalam tigamacam wujud materi.

 

3. Nyatakan apakah pernyataan-pernyataan di bawah ini benar (B)atau salah (S) dengan melingkari pilihan yang sesuai. Apabilapernyataan itu salah, buatlah garis pada kata-kata salah, lalutulislah kata-kata untuk membuat pernyataan itu menjadi benar.

Partikel dalam gas bergerak sangat lambat. ( B / S )

.......................................................................................................

Minyak lebih bisa dimampatkan dibandingkan dibandingkanbatu. ( B / S )

.......................................................................................................

Gaya tarik antara partikel-partikel di dalam zat cair lebihkuat dibandingkan zat padat. ( B / S )

.......................................................................................................

4. Uraikan mengapa minuman berkarbonasi dapat dituang darikaleng ke dalam gelas dengan menggunakan prinsip pergerakanpartikel-partikel.

5. Dengan ukuran (atau volume) yang sama, besi lebih beratdibandingkan busa. Bagaimana hal itu dapat terjadi? Jelaskan.

6. Di antara ketiga wujud zat, wujud yang manakah yang palinggampang berdifusi? Berikan contohnya.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas IPA Kelas 7 Tahun Pelajaran 2024/2025

Tugas IPA Kelas 8 Tahun Pelajaran 2024/2025

VIII. Sistem Ekskresi / Pembuangan Tanggal 1 September 2025