KELAS VIII. SEL
( Spesialisasi Sel )
Nama Guru : Anita Wulandari, S.Pd.
Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam
Kelas : VIII
Elemen : Pemahaman IPA
Pertemuan : 1
Jam ke : 6-7
Capaian Pembelajaran
Pada akhir fase D, peserta didik memahami proses identifikasi makhluk hidup; sistem organisasi kehidupan; interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya; upaya mitigasi perubahan iklim; pewarisan sifat; dan bioteknologi di lingkungan sekitarnya. Peserta didik juga memahami pengukuran; gerak dan gaya; tekanan dan pesawat sederhana; konsepusaha dan energi; pengaruh kalor dan perubahan suhu; gelombang; gejala kemagnetan dan kelistrikan; posisi bulan-bumi-matahari, struktur lapisan bumi, sifat fisika dan kimia tanah, dan penggunaan zat aditif dalam penyelesaian masalah yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari.Konsep-konsep tersebut memungkinkan peserta didik untuk menerapkan dan mengembangkan keterampilan inkuiri sains mereka.
Alur Tujuan Pembelajaran
§ Mendeskripsikan sel
§ Membandingkan perbesaran dan resolusi gambar pada mikroskop
§ Membuat purwarupa mikroskop sederhana.
Elemen Pembelajaran IPA Terpadu
• Menjelaskan tentang spesialisasi dan diferensiasi sel menjadi organ
• Bagaimanakah cara sel bekerja untuk membentuk organisme?
Tujuan Pembelajaran
• Peserta didik mampu mendeskripsikan tentang spesialisasi sel
• Peserta didik mampu mendeskripsikan proses diferensiasi sel
Materi : Pengenalan Sel
Metode : Ujian Tertulis Essay
Strategi : Diskusi/Tanya Jawab
Langkah-langkah Pembelajaran :
• Peserta didik memberi salam, berdoa, (menyanyikan lagu Mars Al-Azhar dan Lagu Indonesia Raya pada jam ke 1)
• Guru mengecek kehadiran peserta didik dan memberi motivasi
• Guru menyempaikan tujuan dan manfaat pembelajaran tentang topik yang akan diajarkan
• Guru menanyakan materi yang telah dipelajari siswa sebelumnya pada pertemuan sebelumnya
• Guru membagi peserta menjadi 2 kelompok ganjil dan genap
• Guru memberikan pembahasan peraturan ujian blok
Uraian Materi
Setelah kegiatan pembelajaran ini diharapkan kalian dapat:
Pelajar memahami bahwa sel-sel pada organisme multiseluler mengalami spesialisasi dengan fungsi yang berbeda-beda agar proses-proses yang terjadi di dalam tubuh dapat berlangsung secara efisien. Sel-sel yang mengalami spesialisasi eradaptasi, baik dari bentuk luar maupun struktur di dalam sel. Sel-sel pada organisme multiseluler juga saling bekerja sama untuk membentuk jaringan, organ, sistem organ, dan akhirnya menjadi organisme.
Uraian Materi
A. Sel dan Mikroskop
Pengertian Sel
Sel adalah unit struktural dan fungsional dasar kehidupan. Semua makhluk hidup terdiri dari sel-sel. Mereka menjadi dasar bagi organisme untuk melakukan fungsi-fungsi penting seperti pertumbuhan, perkembangan, metabolisme, dan reproduksi. Sel-sel memiliki berbagai macam bentuk, ukuran, dan peran dalam tubuh.
Mikroskop dan Jenis-Jenis Mikroskop
Mikroskop adalah alat yang digunakan untuk memperbesar objek-objek kecil sehingga dapat dilihat dengan jelas. Ada beberapa jenis mikroskop yang umum digunakan:
- Mikroskop cahaya: Mikroskop ini menggunakan cahaya untuk memperbesar objek. Biasanya digunakan dalam studi sel-sel hidup.
- Mikroskop elektron: Mikroskop ini menggunakan elektron yang bergerak dengan kecepatan tinggi untuk memperbesar objek. Digunakan untuk melihat struktur internal dan permukaan sel yang lebih detail.
- Mikroskop pemindaian: Mikroskop ini menggunakan sinar laser dan detektor untuk membuat gambar permukaan objek.
Cara Kerja Mikroskop
Mikroskop bekerja dengan memfokuskan cahaya atau elektron pada objek yang ingin diamati. Kemudian, cahaya atau elektron yang dipantulkan atau dilewatkan oleh objek akan dimagnifikasi melalui serangkaian lensa dan sistem pengganda. Hasilnya adalah gambar objek yang dapat dilihat dengan jelas melalui lensa okuler atau layar pengamatan.
B. Sel Hewan dan Sel Tumbuhan
Perbedaan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan
Sel hewan dan sel tumbuhan memiliki beberapa perbedaan yang mencolok. Beberapa perbedaan tersebut antara lain:
- Dinding sel: Sel tumbuhan memiliki dinding sel yang terbuat dari selulosa, sedangkan sel hewan tidak memiliki dinding sel.
- Vakuola: Sel tumbuhan memiliki vakuola besar yang berfungsi untuk menyimpan air dan zat-zat tertentu, sedangkan sel hewan memiliki vakuola yang lebih kecil atau bahkan tidak ada.
- Kloroplas: Sel tumbuhan memiliki kloroplas yang berperan dalam fotosintesis, sedangkan sel hewan tidak memiliki kloroplas.
- Bentuk sel: Sel tumbuhan umumnya memiliki bentuk yang tetap, sedangkan sel hewan memiliki bentuk yang lebih beragam.
Organel-Organel Sel Hewan dan Tumbuhan
Sel hewan dan sel tumbuhan memiliki organel-organel yang memiliki fungsi tertentu yang mendukung kehidupannya:
Organel Sel Hewan
- Membran Sel: Mengontrol keluar masuknya zat-zat ke sel.
- Inti Sel: Membawa materi genetik dan mengatur aktivitas sel.
- Mitosom: Berperan dalam pembentukan energi sel.
- Ribosom: Tempat sintesis protein.
- Retikulum Endoplasma: Melakukan sintesis protein dan lipida dalam sel.
- Aparatus Golgi: Memproses, mengemas, dan mengirim protein ke tempat yang tepat dalam sel.
- Lisosom: Menguraikan zat-zat yang tidak diperlukan oleh sel.
Organel Sel Tumbuhan
- Dinding Sel: Memberikan kekuatan dan perlindungan pada sel.
- Kloroplas: Tempat terjadinya fotosintesis yang menghasilkan energi bagi sel.
- Inti Sel: Menyimpan materi genetik dan mengontrol aktivitas sel.
- Vakuola: Menyimpan air, garam, dan zat-zat lain yang dibutuhkan oleh sel.
- Retikulum Endoplasma: Tempat sintesis protein dan lipida dalam sel.
- Aparatus Golgi: Memproses dan mengemas protein serta mengatur distribusinya ke bagian sel yang tepat.
C. Spesialisasi Sel
Pengertian Spesialisasi Sel
Sel dalam tubuh manusia dan hewan lainnya dapat memiliki spesialisasi, yang berarti mereka memiliki struktur dan fungsi yang khusus untuk melakukan tugas tertentu dalam tubuh. Sel spesialisasi terbentuk melalui proses diferensiasi selama perkembangan tubuh.
Jenis-Jenis Spesialisasi Sel
Ada banyak jenis spesialisasi sel dalam tubuh manusia, beberapa di antaranya adalah:
- Sel otot: Berfungsi untuk kontraksi dan pergerakan tubuh.
- Sel saraf: Bertanggung jawab untuk mengirimkan sinyal listrik dalam sistem saraf.
- Sel epitel: Melapisi permukaan tubuh dan organ-organ dalam tubuh kita.
- Sel darah merah: Membawa oksigen ke seluruh tubuh.
- Sel tulang: Membentuk kerangka yang memberikan dukungan struktural pada tubuh.
Contoh-contoh Spesialisasi Sel
Berikut adalah beberapa contoh spesialisasi sel dalam tubuh manusia:
Sel Otot
Sel otot terdiri dari beberapa jenis, seperti otot lurik (otot rangka) dan otot polos. Setiap jenis otot memiliki fungsi khusus dalam sistem pergerakan tubuh.
Sel Saraf
Sel saraf, yang juga dikenal sebagai neuron, bertanggung jawab untuk mengirimkan sinyal listrik ke seluruh tubuh. Mereka membentuk jaringan saraf yang penting dalam mengatur fungsi tubuh.
Sel Epitel
Sel epitel melapisi permukaan tubuh dan organ-organ dalam tubuh kita seperti kulit, saluran pencernaan, dan saluran pernapasan. Mereka melindungi tubuh dari infeksi dan membantu dalam penyerapan nutrisi.
Sel Darah Merah
Sel darah merah, juga dikenal sebagai eritrosit, berfungsi untuk mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh dengan bantuan protein hemoglobin.
Sel Tulang
Sel tulang, seperti osteosit dan osteoblas, berperan dalam pembentukan dan pemeliharaan kerangka tubuh. Mereka juga mengandung mineral seperti kalsium dan fosfat yang memberikan kekuatan pada tulang.
B. Rangkuman
Berikut adalah contoh-contoh sistem organ di dalam tubuh manusia:
• Sistem pencernaan yang memproses makanan yang kita makan sehingga menghasilkan energi untuk tubuh, terdiri dari mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, rektum, dan anus
• Sistem peredaran darah yang berfungsi untuk mengalirkan darah ke seluruh bagian tubuh, terdiri dari jantung, pembuluh darah, dan sel darah
• Sistem pernapasan berfungsi untuk mengalirkan oksigen dan membuang karbondioksida melalui peredaran darah, terdiri dari hidung, tenggorokan, paru-paru, dan diafragma.
• Sistem gerak, selain berfungsi untuk menggerakkan tubuh, juga berfungsi untuk melindungi organorgan penting dalam tubuh, terdiri dari otot dan tulang
• Sistem eksresi, yang berfungsi untuk membuang sisa-sisa metabolisme tubuh, bisa berupa keringat ataupun urine, terdiri dari ginjal, paru-paru, hati dan kulit.
C. Penugasan
Siswa mengerjakan bagian “Mari Uji Kemampuan Kalian" Subbab A. Hal: 22
1. Bandingkan dengan cara mengurutkan dari yang terbesar sampai dengan yang terkecil: organ, sistem organ, sel, jaringan, organisme.
2. Sel terdiri dari organel, begitu juga dengan sistem tubuh manusia yang terdiri dari organ. Bandingkanlah persamaan dan perbedaan organel pada sel dan organ pada tubuh manusia dalam sebuah daftar berikut penjelasan lengkapmu.
3. Terdapat kelebihan dan kekurangan ketika suatu sel mengalami spesialisasi dalam menjalankan fungsinya.
a. Buatlah daftar kelebihan dan kekurangan ketika suatu sel mengalami spesialisasi
b. Buatlah daftar kelebihan dan kekurangan organisme satu sel yang melakukan seluruh fungsi tubuhnya
c. Evaluasilah, apakah dengan hanya memiliki satu sel lebih baik
dibandingan memiliki banyak sel yang terspesialisasi.
D. Latihan Soal

Komentar
Posting Komentar