VII.A Mahluk Hidup ata Benda Mati?
Bab 5 Klasifikasi Mahluk Hidup
Nama Guru :
Anita Wulandari, S.Pd.
Mata Pelajaran :
Ilmu Pengetahuan Alam
Kelas :
VII
Pertemuan :
3
Tanggal :
13 Januari 2025
Capaian Pembelajaran
Pada akhir fase D, peserta
didik mampu melakukan klasifikasi makhluk hidup dan benda berdasarkan
karakteristik yang diamati, mengidentifikasi sifat dan karakteristik zat,
membedakan perubahan fisik dan kimia serta memisahkan campuran sederhana.
Tujuan : Membedakan makhluk hidup dengan benda mati
berdasarkan karakteristiknya.
Materi : A. Makhluk Hidup atau Benda Mati?
Strategi : Diskusi/Tanya Jawab
Langkah-langkah Pembelajaran :
1. Peserta
didik memberi salam, berdoa, (menyanyikan lagu Mars Al-Azhar dan Lagu Indonesia
Raya pada jam ke 1)
2. Guru
mengecek kehadiran peserta didik dan memberi motivasi
3. Guru
menyempaikan tujuan dan manfaat pembelajaran tentang topik yang akan diajarkan
4. Guru
menanyakan materi yang telah dipelajari siswa sebelumnya pada pertemuan
sebelumnya
5. Guru
membagi peserta menjadi 2 kelompok ganjil dan genap
Materi Yang Harus Dipelajari
A. Kegiatan Pembelajaran 1
·
Tujuan Pembelajaran
Setelah kegiatan pembelajaran
ini diharapkan kalian dapat:
Pelajar dapat membedakan makhluk
hidup dengan benda mati berdasarkan karakteristiknya, serta mengumpulkan
informasi tentang proses yang terjadi di dalam tubuh makhluk hidup yang
membedakannya dengan benda mati.
B. Uraian Materi
A. Makhluk Hidup atau Benda Mati?
Bawalah hewan kecil, batu, tanah
dan tumbuhan kecil ke ruangan kelas. Amati dengan seksama karakteristik dari setiap
benda tersebut. Apa yang terjadi ketika benda-benda tersebut disentuh? Bagaimana
tanggapan dari semua benda tersebut? Apakah ada yang terlihat bergerak dengan
jelas? Golongkanlah mana yang termasuk ke dalam makhluk hidup atau benda mati?
Apa alasan kalian menggolongkan bahwa benda tersebut termasuk ke dalam makhluk
hidup atau benda mati?
(1) Apa yang terjadi ketika
benda-benda tersebut disentuh? (2) Bagaimana tanggapan dari semua benda
tersebut? (3) Apakah ada yang terlihat bergerak dengan jelas? (4) Golongkanlah
mana yang termasuk ke dalam makhluk hidup atau benda mati? (5) Apa alasan
kalian menggolongkan bahwa benda tersebut termasuk ke dalam makhluk hidup atau
benda mati?
Pada saat kalian memberikan
sentuhan terhadap hewan kecil, batu, tanah, dan tumbuhan kecil akan menghasilkan
tanggapan yang berbeda. Hewan kecil mungkin akan memberi tanggapan dengan
bergerak atau berpindah tempat. Adapun batu dan tanah tidak memberikan
tanggapan. Beberapa tumbuhan mungkin terlihat memberikan tanggapan, namun jenis
lainnya tidak terlihat dengan jelas.
Bagaimana kalian membedakan
antara makhluk hidup dengan benda mati? Makhluk hidup tentu saja akan menunjukkan
karakteristik hidup, salah satunya menanggapi rangsang dan bergerak. Tanah dan
batu termasuk ke dalam benda mati. Namun di permukaan batu atau di dalam tanah
mungkin saja terdapat makhluk hidup yang kasat mata.
Bab
5 Klasifikasi Makhluk Hidup Pada saat kalian duduk di SD, kalian juga sudah mempelajari
tentang pengelompokan makhluk hidup dan benda mati. Kalian dapat menentukan
sesuatu termasuk makhluk hidup atau benda mati berdasarkan ciri-ciri atau
karakteristiknya.
Karakteristik makhluk hidup ada yang dapat dengan mudah diamati oleh kita dan
ada yang
memerlukan pengamatan secara mendetail. Beberapa karakteristik umum dari
makhluk hidup adalah:
1. memiliki kemampuan untuk bergerak;
2.
tumbuh dan berkembang;
3.
memiliki kemampuan untuk bereproduksi;
4.
menanggapi rangsangan dari lingkungannya;
5.
mengambil dan menggunakan energi;
6.
memiliki kemampuan bernapas;
7.
menghasilkan limbah (ekskresi); serta
8.
tubuh tersusun dari satu atau banyak sel.
Karakteristik makhluk hidup pada
hewan dapat dengan jelas diamati oleh manusia. Tumbuhan termasuk makhluk hidup
juga, meskipun pergerakan dan pertumbuhan terjadi sangat lambat yang sering
tidak kalian sadari. Beberapa benda tak hidup memiliki beberapa karakteristik
kehidupan tetapi tidak akan memiliki semuanya. Sesuatu diklasifikasikan sebagai
makhluk hidup harus memiliki semua karakteristik kehidupan. Sesuatu yang
memiliki kehidupan disebut organisme.
Ukuran organisme beraneka ragam.
Contohnya, gajah dan paus memiliki ukuran yang sangat besar dibandingkan ukuran
manusia seperti pada Gambar 5.1. Lain halnya dengan bakteri dan Amoeba yang memiliki
ukuran mikroskopis (hanya dapat dilihat dengan bantuan mikroskop).
Berikut ini penjelasan mengenai
karakteristik makhluk hidup.
Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP
Kelas VII
Berikut ini penjelasan mengenai
karakteristik
makhluk hidup.
1. Makhluk Hidup Memiliki
Kemampuan untuk Bergerak
Kemampuan untuk bergerak
merupakan karakteristik dasar dari kehidupan. Biasanya gerakan hewan dapat dengan
mudah kalian amati. Berbeda halnya dengan tumbuhan yang bergerak secara lambat
dan sulit untuk diamati secara langsung. Salah satu gerakan tumbuhan yang mudah
diamati adalah gerakan menutupnya daun putri malu (Mimosa pudica) saat disentuh
seperti pada Gambar 5.2.Tumbuhan juga bergerak setiap kali tumbuh atau menanggapi
cahaya. Ciri-ciri kehidupan lainnya, seperti menanggapi rangsangan dan makan
(mengumpulkan energi), akan mengandalkan gerakan.
2. Makhluk Hidup Dapat Tumbuh
dan Berkembang
Sesuatu disebut makhluk hidup
berarti mereka dapat tumbuh dan berkembang. Hal ini berarti menjadi lebih
besar, lebih rumit atau keduanya. Beberapa makhluk hidup dapat tumbuh sangat
lambat, namun beberapa makhluk hidup tumbuh lebih cepat. Pada saat kalian
menanam sebuah biji jagung di dalam tanah, maka beberapa hari kemudian akan
terbentuk kecambah. Setiap hari tinggi dari kecambah akan bertambah sampai
dengan terbentuk daun dan tumbuh menjadi tumbuhan yang lebih besar seperti pada
Gambar 5.3.
3. Makhluk Hidup Memiliki
Kemampuan Reproduksi
Semua makhluk hidup dapat
melakukan reproduksi. Hal ini menunjukkan bahwa mereka dapat menghasilkan
keturunan yang mirip dengan induknya. Reproduksi dapat terjadi secara seksual dan
aseksual. Reproduksi seksual melibatkan pertemuan sel kelamin jantan dan sel
kelamin betina. Adapun reproduksi aseksual tidak melibatkan pertemuan sel kelamin
jantan dan betina, namun hanya memerlukan satu induk saja. Perhatikan Gambar
5.4 yang menunjukkan reproduksi seksual pada ayam dengan cara bertelur. Makhluk
hidup yang memiliki kemampuan reproduksi rendah cenderung sulit ditemukan di alam
liar dan umumnya tergolong ke dalam makhluk hidup terancam punah.
4. Makhluk Hidup Menanggapi
Rangsang
Makhluk hidup memberikan
tanggapan terhadap perubahan lingkungan. Perubahan lingkungan internal dan eksternal
disebut dengan stimulus. Reaksi terhadap perubahan lingkungan disebut dengan
respons. Jika kalian tanpa sengaja memegang air panas, dengan cepat tangan
ditarik kemudian kalian berteriak. Stimulus dalam kasus ini adalah suhu panas
dan respons adalah menarik tangan dan berteriak.
Respons terhadap stimulus pada
tumbuhan lebih sulit diamati dibandingkan hewan. Gerak tumbuhan seperti bunga
matahari (Helianthus anuus) mengikuti arah datangnya cahaya merupakan contoh
tumbuhan dalam menanggapi rangsang. Stimulus dalam kasus ini adalah cahaya
Matahari dan tanggapannya adalah berubahnya posisi bunga matahari seperti pada
Gambar 5.5.
5. Makhluk Hidup Mengambil dan Menggunakan
Energi
Makhluk hidup mengambil dan
manggunakan energi untuk bergerak, tumbuh, berkembang biak dan menjalankan
fungsi tubuh lainnya. Tumbuhan menggunakan energi Matahari untuk menjalankan proses
fotosintesis.
Fotosintesis adalah proses
pengubahan senyawa sederhana (karbon dioksida dan air) menjadi senyawa kompleks
(glukosa). Selain glukosa, hasil fotosintesis adalah oksigen. Organisme yang
dapat membuat makanan sendiri disebut produsen atau autotrof. Perhatikan Gambar
5.6. yang menggambarkan proses fotosintesis pada tumbuhan.
Hewan mendapatkan energi dengan
cara memakan organisme lain, baik tumbuhan maupun dari hewan lainnya. Organisme
yang mendapatkan energi dari organisme lain disebut heterotrof. Makanan akan
dicerna dan diubah menjadi senyawa sederhana, misalnya glukosa.
Senyawa glukosa ini kemudian
akan diubah menjadi energy melalui proses respirasi seluler. Energi yang didapatkan
digunakan untuk bergerak, tumbuh, berkembang biak dan menjalankan fungsi tubuh lainnya.
Sebagian lagi energi akan hilang ke lingkungan dalam bentuk panas atau zat
sisa. Pada dasarnya energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan.
Sebaliknya, energi hanya dapat diubah
atau ditransfer dari satu bentuk ke bentuk lainnya. Misalnya dalam kejadian di
atas, energy cahaya dari Matahari diubah menjadi energi kimia dalam bentuk karbohidrat
oleh tumbuhan. Ketika karbohidrat ini dimakan oleh hewan, maka diubah menjadi
energi gerak dan energi panas yang dibuang ke lingkungan. Hukum ini dikenal
dengan istilah hukum kekekalan energi.
6. Makhluk Hidup Dapat Bernapas
Hewan memerlukan oksigen untuk
bernapas (respirasi). Oksigen yang dihirup oleh hewan digunakan untuk
mengoksidasi (membakar) zat makanan di dalam sel sehingga dihasilkan energi. Zat
sisa dari proses oksidasi ini adalah karbon dioksida dan uap air. Sama halnya
dengan hewan, tumbuhan juga memerlukan oksigen untuk proses oksidasi zat makanan
dan menghasilkan zat sisa yang sama yaitu karbon dioksida dan uap air. Selain
itu, tumbuhan mengikat karbon dioksida yang digunakan untuk proses
fotosintesis. Jadi, tumbuhan sedikit berbeda dengan hewan karena menggunakan
gas oksigen dan karbon dioksida seperti yang terlihat pada Gambar 5.7
7. Makhluk Hidup Menghasilkan
Zat Sisa
Terdapat banyak sekali proses
biokimiawi di dalam tubuh makhluk hidup. Selain menghasilkan produk yang
berguna, reaksi ini juga menghasilkan zat sisa yang bersifat racun bagi tubuh
sehingga harus dikeluarkan dari tubuh makhluk hidup. Proses pengeluaran zat
sisa metabolisme ini disebut dengan ekskresi.
Manusia menghasilkan zat sisa
karbon dioksida dan uap air dari proses respirasi seluler dan mengeluarkannya
melalui proses bernapas seperti pada Gambar 5.8. Kita juga mengeluarkan zat sisa
lainnya dari tubuh dengan cara berkeringat dan mengeluarkan urine. Adapun
tumbuhan menggunakan daun untuk mengeluarkan gas karbon dioksida yang merupakan
zat sisa respirasi sel.
8. Makhluk Hidup Tersusun Dari
Sel
Makhluk hidup secara struktural
tersusun dari sel. Makhluk hidup ada yang tersusun dari satusel (uniseluler)
seperti Paramecium, Amoeba, dan Euglena pada Gambar 5.9. Makhluk hidup yang tersusun
dari banyak sel (multiseluler) contohnyamanusia, hewan dan jamur. Virus tidak
termasuk ke dalam makhluk hidup karena tidak tersusun dari sel. Tubuh virus hanya
tersusun dari protein yang di dalamnya terdapat materi genetik berupa DNA atau
RNA saja.
C. Rangkuman
A. Makhluk Hidup atau Benda Mati?
Makhluk
hidup tentu akan menunjukkan karakteristik hidup mereka, salah satunya seperti
menanggapi sebuah rangsang dan bergerak. Beberapa karakteristik umum dari
makhluk hidup bisa disimak
sebagai berikut:
1. Makhluk Hidup Memiliki
Kemampuan untuk Bergerak
2. Makhluk Hidup Dapat
Tumbuh dan Berkembang
3. Makhluk Hidup Memiliki
Kemampuan Reproduksi
4. Makhluk Hidup Menanggapi
Rangsangan
·
Refleksi
1) Adakah
informasi baru yang kalian dapatkan?
(2) Menurut
kalian, apa yang membedakan makhluk hidup dengan benda mati?
(3) Apa persamaan
dan perbedaan antara robot dengan makhluk hidup? Apakah robot termasuk ke dalam
makhluk hidup?
(4)
Keterampilan sosial dan spiritual apa saja yang telah kalian dapatkan setelah mempelajari
subbab ini?
D. Penugasan
memberikan tantangan kepada pelajar untuk melakukan
Aktivitas 5.1. Hal:137
Komentar
Posting Komentar