Kelas VII. Klasifikasi Mahluk Hidup Tanggal 23 Januari 2026
Bab 5 Klasifikasi Mahluk Hidup
Mengapa Makhluk Hidup Dikelompokkan?
Nama Guru : Anita Wulandari, S.Pd.
Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam
Kelas : VII
Pertemuan : 5
Tanggal : 23 Januari 2026
Capaian Pembelajaran
Pada akhir fase D, peserta didik mampu melakukan klasifikasi makhluk hidup dan benda berdasarkan karakteristik yang diamati, mengidentifikasi sifat dan karakteristik zat, membedakan perubahan fisik dan kimia serta memisahkan campuran sederhana.
Tujuan :
• Menganalisis teknik pengelompokan makhluk hidup.
• Membuat kunci klasifikasi untuk mengidentiikasi makhluk hidup di sekitar sekolah.
Materi : Mengapa Makhluk Hidup Dikelompokkan?
Strategi : Diskusi/Tanya Jawab
Pendekatan: Diferensiasi
Langkah-langkah Pembelajaran :
1. Peserta didik memberi salam, berdoa, (menyanyikan lagu Mars Al-Azhar dan Lagu Indonesia Raya pada jam ke 1)
2. Guru mengecek kehadiran peserta didik dan memberi motivasi
3. Guru menyempaikan tujuan dan manfaat pembelajaran tentang topik yang akan diajarkan
4. Guru menanyakan materi yang telah dipelajari siswa sebelumnya pada pertemuan sebelumnya
5. Guru membagi peserta menjadi 2 kelompok ganjil dan genap
Materi Yang Harus Dipelajari
A. Kegiatan Pembelajaran 1
· Tujuan Pembelajaran
Setelah kegiatan pembelajaran ini diharapkan kalian dapat:
• Menganalisis teknik pengelompokan makhluk hidup.
• Membuat kunci klasiikasi untuk mengidentiikasi makhluk hidup di sekitar sekolah.
B. Uraian Materi
A. Makhluk Hidup atau Benda Mati?
Bawalah hewan kecil, batu, tanah dan tumbuhan kecil ke ruangan kelas. Amati dengan seksama karakteristik dari setiap benda tersebut. Apa yang terjadi ketika benda-benda tersebut disentuh? Bagaimana tanggapan dari semua benda tersebut? Apakah ada yang terlihat bergerak dengan jelas? Golongkanlah mana yang termasuk ke dalam makhluk hidup atau benda mati? Apa alasan kalian menggolongkan bahwa benda tersebut termasuk ke dalam makhluk hidup atau benda mati?
Pertanyaan Pemantik
(1) Apa yang terjadi ketika benda-benda tersebut disentuh?
(2) Bagaimana tanggapan dari semua benda tersebut?
(3) Apakah ada yang terlihat bergerak dengan jelas?
(4) Golongkanlah mana yang termasuk ke dalam makhluk hidup atau benda mati?
(5) Apa alasan kalian menggolongkan bahwa benda tersebut termasuk ke dalam makhluk hidup atau benda mati?
Pada saat kalian memberikan sentuhan terhadap hewan kecil, batu, tanah, dan tumbuhan kecil akan menghasilkan tanggapan yang berbeda. Hewan kecil mungkin akan memberi tanggapan dengan bergerak atau berpindah tempat. Adapun batu dan tanah tidak memberikan tanggapan. Beberapa tumbuhan mungkin terlihat memberikan tanggapan, namun jenis lainnya tidak terlihat dengan jelas.
Bagaimana kalian membedakan antara makhluk hidup dengan benda mati? Makhluk hidup tentu saja akan menunjukkan karakteristik hidup, salah satunya menanggapi rangsang dan bergerak. Tanah dan batu termasuk ke dalam benda mati. Namun di permukaan batu atau di dalam tanah mungkin saja terdapat makhluk hidup yang kasat mata.
Bab 5 Klasifikasi Makhluk Hidup Pada saat kalian duduk di SD, kalian juga sudah mempelajari tentang pengelompokan makhluk hidup dan benda mati. Kalian dapat menentukan sesuatu termasuk makhluk hidup atau benda mati berdasarkan ciri-ciri atau karakteristiknya.
Karakteristik makhluk hidup ada yang dapat dengan mudah diamati oleh kita dan ada yang memerlukan pengamatan secara mendetail.
Beberapa karakteristik umum dari makhluk hidup adalah:
1. memiliki kemampuan untuk bergerak;
2. tumbuh dan berkembang;
3. memiliki kemampuan untuk bereproduksi;
4. menanggapi rangsangan dari lingkungannya;
5. mengambil dan menggunakan energi;
6. memiliki kemampuan bernapas;
7. menghasilkan limbah (ekskresi); serta
8. tubuh tersusun dari satu atau banyak sel.
Karakteristik makhluk hidup pada hewan dapat dengan jelas diamati oleh manusia. Tumbuhan termasuk makhluk hidup juga, meskipun pergerakan dan pertumbuhan terjadi sangat lambat yang sering tidak kalian sadari. Beberapa benda tak hidup memiliki beberapa karakteristik kehidupan tetapi tidak akan memiliki semuanya. Sesuatu diklasifikasikan sebagai makhluk hidup harus memiliki semua karakteristik kehidupan. Sesuatu yang memiliki kehidupan disebut organisme.
Ukuran organisme beraneka ragam. Contohnya, gajah dan paus memiliki ukuran yang sangat besar dibandingkan ukuran manusia seperti pada Gambar 5.1. Lain halnya dengan bakteri dan Amoeba yang memiliki ukuran mikroskopis (hanya dapat dilihat dengan bantuan mikroskop).
Berikut ini penjelasan mengenai karakteristik makhluk hidup.
1. Makhluk Hidup Memiliki Kemampuan untuk Bergerak
Kemampuan untuk bergerak merupakan karakteristik dasar dari kehidupan. Biasanya gerakan hewan dapat dengan mudah kalian amati. Berbeda halnya dengan tumbuhan yang bergerak secara lambat dan sulit untuk diamati secara langsung. Salah satu gerakan tumbuhan yang mudah diamati adalah gerakan menutupnya daun putri malu (Mimosa pudica) saat disentuh seperti pada Gambar 5.2.Tumbuhan juga bergerak setiap kali tumbuh atau menanggapi cahaya. Ciri-ciri kehidupan lainnya, seperti menanggapi rangsangan dan makan (mengumpulkan energi), akan mengandalkan gerakan.
2. Makhluk Hidup Dapat Tumbuh dan Berkembang
Sesuatu disebut makhluk hidup berarti mereka dapat tumbuh dan berkembang. Hal ini berarti menjadi lebih besar, lebih rumit atau keduanya. Beberapa makhluk hidup dapat tumbuh sangat lambat, namun beberapa makhluk hidup tumbuh lebih cepat. Pada saat kalian menanam sebuah biji jagung di dalam tanah, maka beberapa hari kemudian akan terbentuk kecambah. Setiap hari tinggi dari kecambah akan bertambah sampai dengan terbentuk daun dan tumbuh menjadi tumbuhan yang lebih besar seperti pada Gambar 5.3.
3. Makhluk Hidup Memiliki Kemampuan Reproduksi
Semua makhluk hidup dapat melakukan reproduksi. Hal ini menunjukkan bahwa mereka dapat menghasilkan keturunan yang mirip dengan induknya. Reproduksi dapat terjadi secara seksual dan aseksual. Reproduksi seksual melibatkan pertemuan sel kelamin jantan dan sel kelamin betina. Adapun reproduksi aseksual tidak melibatkan pertemuan sel kelamin jantan dan betina, namun hanya memerlukan satu induk saja. Perhatikan Gambar 5.4 yang menunjukkan reproduksi seksual pada ayam dengan cara bertelur. Makhluk hidup yang memiliki kemampuan reproduksi rendah cenderung sulit ditemukan di alam liar dan umumnya tergolong ke dalam makhluk hidup terancam punah.
4. Makhluk Hidup Menanggapi Rangsang
Makhluk hidup memberikan tanggapan terhadap perubahan lingkungan. Perubahan lingkungan internal dan eksternal disebut dengan stimulus. Reaksi terhadap perubahan lingkungan disebut dengan respons. Jika kalian tanpa sengaja memegang air panas, dengan cepat tangan ditarik kemudian kalian berteriak. Stimulus dalam kasus ini adalah suhu panas dan respons adalah menarik tangan dan berteriak.
Respons terhadap stimulus pada tumbuhan lebih sulit diamati dibandingkan hewan. Gerak tumbuhan seperti bunga matahari (Helianthus anuus) mengikuti arah datangnya cahaya merupakan contoh tumbuhan dalam menanggapi rangsang. Stimulus dalam kasus ini adalah cahaya Matahari dan tanggapannya adalah berubahnya posisi bunga matahari seperti pada Gambar 5.5
5. Makhluk Hidup Mengambil dan Menggunakan Energi
Makhluk hidup mengambil dan manggunakan energi untuk bergerak, tumbuh, berkembang biak dan menjalankan fungsi tubuh lainnya. Tumbuhan menggunakan energi Matahari untuk menjalankan proses fotosintesis.
Fotosintesis adalah proses pengubahan senyawa sederhana (karbon dioksida dan air) menjadi senyawa kompleks (glukosa). Selain glukosa, hasil fotosintesis adalah oksigen. Organisme yang dapat membuat makanan sendiri disebut produsen atau autotrof. Perhatikan Gambar 5.6. yang menggambarkan proses fotosintesis pada tumbuhan.
Hewan mendapatkan energi dengan cara memakan organisme lain, baik tumbuhan maupun dari hewan lainnya. Organisme yang mendapatkan energi dari organisme lain disebut heterotrof. Makanan akan dicerna dan diubah menjadi senyawa sederhana, misalnya glukosa.
Senyawa glukosa ini kemudian akan diubah menjadi energy melalui proses respirasi seluler. Energi yang didapatkan digunakan untuk bergerak, tumbuh, berkembang biak dan menjalankan fungsi tubuh lainnya. Sebagian lagi energi akan hilang ke lingkungan dalam bentuk panas atau zat sisa. Pada dasarnya energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan.
Sebaliknya, energi hanya dapat diubah atau ditransfer dari satu bentuk ke bentuk lainnya. Misalnya dalam kejadian di atas, energy cahaya dari Matahari diubah menjadi energi kimia dalam bentuk karbohidrat oleh tumbuhan. Ketika karbohidrat ini dimakan oleh hewan, maka diubah menjadi energi gerak dan energi panas yang dibuang ke lingkungan. Hukum ini dikenal dengan istilah hukum kekekalan energi
6. Makhluk Hidup Dapat Bernapas
Hewan memerlukan oksigen untuk bernapas (respirasi). Oksigen yang dihirup oleh hewan digunakan untuk mengoksidasi (membakar) zat makanan di dalam sel sehingga dihasilkan energi. Zat sisa dari proses oksidasi ini adalah karbon dioksida dan uap air. Sama halnya dengan hewan, tumbuhan juga memerlukan oksigen untuk proses oksidasi zat makanan dan menghasilkan zat sisa yang sama yaitu karbon dioksida dan uap air. Selain itu, tumbuhan mengikat karbon dioksida yang digunakan untuk proses fotosintesis. Jadi, tumbuhan sedikit berbeda dengan hewan karena menggunakan gas oksigen dan karbon dioksida seperti yang terlihat pada Gambar 5.7
7. Makhluk Hidup Menghasilkan Zat Sisa
Terdapat banyak sekali proses biokimiawi di dalam tubuh makhluk hidup. Selain menghasilkan produk yang berguna, reaksi ini juga menghasilkan zat sisa yang bersifat racun bagi tubuh sehingga harus dikeluarkan dari tubuh makhluk hidup. Proses pengeluaran zat sisa metabolisme ini disebut dengan ekskresi.
Manusia menghasilkan zat sisa karbon dioksida dan uap air dari proses respirasi seluler dan mengeluarkannya melalui proses bernapas seperti pada Gambar 5.8. Kita juga mengeluarkan zat sisa lainnya dari tubuh dengan cara berkeringat dan mengeluarkan urine. Adapun tumbuhan menggunakan daun untuk mengeluarkan gas karbon dioksida yang merupakan zat sisa respirasi sel.
8. Makhluk Hidup Tersusun Dari Sel
Makhluk hidup secara struktural tersusun dari sel. Makhluk hidup ada yang tersusun dari satusel (uniseluler) seperti Paramecium, Amoeba, dan Euglena pada Gambar 5.9. Makhluk hidup yang tersusun dari banyak sel (multiseluler) contohnyamanusia, hewan dan jamur. Virus tidak termasuk ke dalam makhluk hidup karena tidak tersusun dari sel. Tubuh virus hanya tersusun dari protein yang di dalamnya terdapat materi genetik berupa DNA atau RNA saja.
C. Rangkuman
A. Makhluk Hidup atau Benda Mati?
Makhluk hidup tentu akan menunjukkan karakteristik hidup mereka, salah satunya seperti menanggapi sebuah rangsang dan bergerak. Beberapa karakteristik umum dari makhluk hidup bisa disimak sebagai berikut:
1. Makhluk Hidup Memiliki Kemampuan untuk Bergerak
2. Makhluk Hidup Dapat Tumbuh dan Berkembang
3. Makhluk Hidup Memiliki Kemampuan Reproduksi
4. Makhluk Hidup Menanggapi Rangsangan
· Refleksi
1) Adakah informasi baru yang kalian dapatkan?
(2) Menurut kalian, apa yang membedakan makhluk hidup dengan benda mati?
(3) Apa persamaan dan perbedaan antara robot dengan makhluk hidup? Apakah robot termasuk ke dalam makhluk hidup?
(4) Keterampilan sosial dan spiritual apa saja yang telah kalian dapatkan setelah mempelajari subbab ini?
Silahkan simaklah video dibawah ini mengenai cara membuat kunci dikotomi dan kunci determinasi :
D. Penugasan
Memberikan tantangan kepada pelajar untuk melakukan Aktivitas 5.1. Hal:137

Komentar
Posting Komentar