VIII. BAB II. Struktur dan Fungsi Tubuh Makhluk Hidup (Sistem Ekskresi)
Materi BAB II Sub-bab
( Sistem
Ekskresi/
Pembuangan )
Nama Guru : Anita Wulandari, S.Pd.
Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam
Kelas : VIII
Pertemuan : 5 November 2024
Capaian Pembelajaran
Pada akhir fase D, Peserta didik dapat juga ditekankan pada pentingnya gaya hidup sehat, mulai dari pengertian mengenai Kalori, metode makan, pemahaman tentang informasi nilai gizi serta bagaimana tubuh kita bekerja. Gaya hidup sehat sangat berpengaruh terhadap kondisi tubuh. Banyak penyakit yang terjadi karena manusia tidak memelihara tubuhnya dengan tepat. Dengan buku ini diharapkan guru dapat membangkitkan rasa ingin tahu pelajar sehingga dapat mengaplikasikan pengetahuan yang didapat dalam menyelesaikan permasalahan di lingkungan mereka.
Tujuan pembelajaran dalam subbab mengenai sistem ekskresi ini adalah, mengarahkan pelajar untuk
Materi : (Sistem Ekskresi)
Langkah-langkah Pembelajaran :
1. Peserta didik memberi salam, berdoa, (menyanyikan lagu Mars Al-Azhar dan Lagu Indonesia Raya pada jam ke 1)
2. Guru mengecek kehadiran peserta didik dan memberi motivasi
3. Guru menyempaikan tujuan dan manfaat pembelajaran tentang topik yang akan diajarkan
4. Guru menanyakan materi yang telah dipelajari siswa sebelumnya pada pertemuan sebelumnya
5. Guru membagi peserta menjadi 2 kelompok ganjil dan genap
6. Guru memberikan pembahasan peraturan ujian blok
Materi Yang Harus Dipelajari
A. KEGIATAN PEMBELAJARAN 1
Tujuan Pembelajaran
● Peserta didik dapat mengetahui tentang struktur, fungsi, dan
peranan sistem ekskresi
● Peserta didik dapat menganalisa dan menghitung kandungan di
dalam urin melalui grafik
B. Uraian Materi
Materi sistem ekskresi dengan:
Dari beberapa subbab pembahasan sebelumnya kita telah mem pelajari tentang makanan, sistem pencernaan, sistem peredaran darah, dan sistem respirasi. Di subbab
ini kita akan mempelajari bagaimana sampah-sampah sisa hasil metabolisme tubuh itu dibuang, bagaimana sistem ekskresi memelihara tubuh kalian supaya tetap sehat dengan menghilangkan racun-racun tersebut, dan juga bagaimana sistem ekskresi mampu menjaga keseimbangan tubuh bagian dalam dengan kondisi luar. Ayo kita pelajari dengan semangat!
1. Fungsi dan Peranan Sistem Ekskresi
Bayangkan jika di rumah kalian, barang-barang begitu berantakan, rumah tidak disapu, kertas-kertas
ber serakan, debu menumpuk, serta sampah sejak dua minggu kemarin tidak dibuang. Sampah yang tidak
dibuang dan debu-debu yang menumpuk tentu akan menimbulkan penyakit. Sampah sisa metabolisme jika tidak dibersihkan akan menjadi racun dan membuat kalian sakit. Oleh sebab itu tubuh kalian perlu
membuang sampah sisa-sisa metabolisme tersebut. Proses untuk membuang sampah-sampah hasil
metabolisme ini disebut ekskresi. Sistem di dalam tubuh manusia yang ber peran untuk membersihkan
sampah-sampah hasil metabolisme melakukannya disebut sistem ekskresi atau pembuangan.
Sistem ekskresi manusia terdiri dari ginjal, paruparu, kulit, dan liver atau hati. Dua sampah yang harus dikeluarkan dari tubuh kalian adalah sisa air dan urea. Urea adalah zat kimia sisa hasil pemecahan protein. Sementara sisa air yang dikeluarkan adalah berupa urine yang mengandung urea dan sisa metabolisme lainnya.
2. Struktur dan Organ Sistem Ekskresi
Ginjal, paru-paru, kulit, dan liver adalah organorgan yang berperan dalam sistem ekskresi manusia.
Ekskresi membantu menjaga homeostasis di dalam tubuh manusia. Homeostasis adalah mekanisme tubuh untuk mempertahankan keseimbangan
antara kondisi dalam tubuh dengan kondisi luar tubuh, agar tubuh berfungsi dengan normal. Kita
akan bahas satu persatu organ-organ tersebut
a. Ginjal
Kita memiliki dua buah ginjal kiri dan kanan. Ginjal berfungsi untuk menyaring darah dengan cara membuang urea dan sampah metabolisme dari dalam darah dan mempertahankan zat-zat yang masih dibutuhkan oleh tubuh. Sampah-sampah atau zat
sisa ini dibuang melalui urin. Urin mengalir dari ginjal menuju saluran yang bernama ureter. Ureter
membawa urin dan menyimpannya di kandung kemih, sampai saatnya urin dilepaskan melalui uretra. Lihat Gambar 2.39 mengenai organ-organ
yang membuang urin dari dalam tubuh.
Selain menyaring darah, ginjal juga berperan untuk mengatur banyaknya air dalam tubuh kalian.
Hal ini diperlukan agar kondisi tubuh bagian dalam kalian seimbang atau disebut homeostasis. Urin yang
terbentuk pun membutuhkan air. Tubuh memiliki cara untuk menjaga jumlah air agar seimbang. Di hari yang panas, ketika tubuh kalian berkeringat dan kalian tidak banyak minum, maka urin kalian akan
sedikit dan sangat pekat. Sementara di hari yang dingin, kalian akan sering buang air kecil dengan volume urin yang cukup banyak.
b. Paru-Paru, Kulit dan Hati
Paru-paru turut berperan dalam sistem ekskresi dengan cara melepaskan karbon dioksida dan air
ketika kalian bernapas. Kelenjar keringat di kulit kalian melepaskan keringat yang terdiri dari air
dan sedikit urea. Hati, membuat urea yang berasal dari pemecahan protein. Hati juga berperan untuk
memecah banyak sampah metabolisme menjadi bentuk yang bisa dibuang oleh tubuh. Sebagai contoh, hati memecah sel darah merah yang sudah tua agar
dapat membentuk sel darah merah yang baru.
C. Kesimpulan
- Kesimpulan akan di paparkan didepan kelas sebelum pembelajaran berakhir
D. Alur Pengerjaan Sumatif
- Halaman : 77 "Ayo Lati
han Aktivitas 2.12"
Komentar
Posting Komentar