VII A. Suhu, Kalor, dan Pemuaian
Materi BAB 3 Suhu, Kalor, dan Pemuaian
(SUHU)
Nama Guru : Anita Wulandari, S.Pd.
Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam
Kelas : VII
Pertemuan :23
Capaian Pembelajaran
Pada akhir fase D, peserta didik memahami proses identifikasi makhluk hidup; sistem organisasi kehidupan; interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya; upaya mitigasi perubahan iklim; pewarisan sifat; dan bioteknologi di lingkungan sekitarnya. Peserta didik juga memahami pengukuran; gerak dan gaya; tekanan dan pesawat sederhana; konsepusaha dan energi; pengaruh kalor dan perubahan suhu; gelombang; gejala kemagnetan dan kelistrikan; posisi bulan-bumi-matahari, struktur lapisan bumi, sifat fisika dan kimia tanah, dan penggunaan zat aditif dalam penyelesaian masalah yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari.Konsep-konsep tersebut memungkinkan peserta didik untuk menerapkan dan mengembangkan keterampilan inkuiri sains mereka.
Elemen Pembelajaran IPA Terpadu
Apakah yang membedakan perubahan Fisika dan kimia?
Tujuan Pembelajaran
Pelajar dapat memahami konsep dan mengukur perbedaan suhu suatu benda.
Hasil yang Diharapkan Setelah bab ini, pelajar diharapkan dapat:
a. Menyebutkan pengertian suhu dan kalor;
b. Mendeskripsikan perbedaan suhu dan kalor;
c. Merancang percobaan sederhana untuk membuktikan fenomena suhu;
d. Melakukan pengamatan fenomena kalor di dalam kehidupan;
e. Membuat percobaan sederhana konsep pemuaian pada aplikasi teknologi
sederhana; dan
f. Menuliskan analisis hasil dari pecobaan.
Materi : Bab III Suhu, Kalor dan Pemuaian
( SUHU )
Langkah-langkah Pembelejaran :
1. Peserta didik memberi salam, berdoa, (menyanyikan lagu Mars Al-Azhar dan Lagu Indonesia Raya pada jam ke 1)
2. Guru mengecek kehadiran peserta didik dan memberi motivasi
3. Guru menyempaikan tujuan dan manfaat pembelajaran tentang topik yang akan diajarkan
4. Guru menanyakan materi yang telah dipelajari siswa sebelumnya pada pertemuan sebelumnya
5. Guru membagi peserta menjadi 2 kelompok ganjil dan genap
6. Guru memberikan pembahasan peraturan ujian blok
B. Uraian Materi
C. Perubahan Fisika dan Kimia
Ambillah satu lembar kertas bekas seukuran buku tulis kalian. Bagilah kertas tersebut menjadi dua dengan ukuran sama besar. Kemudian potongan pertama kalian sobek-sobek sampai ukurannya menjadi ¼ ukuran kertas semula. Sementara itu untuk potongan kertas kedua, bakarlah kertas tersebut dengan menggunakan api. Berhati-hatilah dalam menyalakan api ketika akan membakar. Pastikan tidak ada benda lain di sekitar kalian yang mudah terbakar. Lebih baik jika kalian meminta bantuan orang tua kalian atau wali kalian.
Terkait dengan judul subbab ini, menurut kalian manakah dari kertas tersebut yang mengalami perubahan fisika dan manakah yang perubahan kimia? Kita akan membahas kedua jenis perubahan, ini lebih lanjut. Ayo kita mulai.
1. Perubahan Fisika
Dalam kegiatan apersepsi di atas, kalian telah melakukan perubahan pada kertas tersebut, bukan? Pada potongan kertas yang pertama, kalian mengubah ukuran kertas. Dari ukuran yang lebih besar menjadi
ukuran yang lebih kecil. Sifat materi kertas tetap, walaupun telah disobek, tidak mengalami perubahan.
Maksudnya kertas yang awal memiliki ciri-ciri yang sama dengan kertas yang telah kalian sobek. Perubahan seperti ini disebut sebagai perubahan fisika. Pada saat terjadi perubahan fisika maka materi sebelum dan sesudah perubahan sama. Inilah ciri pertama dari perubahan fisika.
Bagaimana dengan perubahan wujud yang telah kita bahas pada Subbab B, apakah termasuk dalam
perubahan fisika juga? Ya benar, karena es dapat meleleh menjadi air jika diletakkan di suhu yang lebih
tinggi, dan air tersebut dapat membeku menjadi es lagi jika ditempatkan kembali di freezer. Ciri-ciri
perubahan fisika yang kedua adalah dapat kembali ke bentuk semula atau reversibel. Memang benar es
dan air memiliki sifat yang berbeda namun zat yang ada dalam keduanya sama, yaitu H2O.
Perubahan fisika juga terjadi apabila kalian mencampurkan gula ke dalam air. Istilah yang digunakan adalah melarutkan. Topik mengenai larutan akan dibahas di kelas VIII nanti. Mengapa melarutkan gula dalam air termasuk perubahan fisika? Hal ini karena dalam larutan gula tersebut masih terdapat air maupun gula, tidak ada zat atau materi baru yang terbentuk. Sifat air masih bisa kita lihat karena dapat dituang dari satu wadah ke wadah yang lain. Terbukti juga kalian dapat merasakan air menjadi manis, artinya gula sebagai suatu materi masih ada, tidak berubah. Gula pun dapat diperoleh kembali apabila airnya diuapkan.
2. Siklus Air
Air adalah materi yang istimewa karena kita dapat menjumpainya dalam bentuk padatan, cairan dan gas dalam dunia ini, baik secara langsung maupun tidak langsung. Sesungguhnya dua pertiga bagian dunia ini adalah air, dalam ketiga bentuk ini. Sebagian besar es terdapat di wilayah kutub. Lihatlah siklus air pada Gambar 2.16 di bawah ini dan lengkapilah penjelasannya dengan istilah-istilah perubahan wujud yang telah kalian pelajari pada subbab sebelumnya.
Penjelasan siklus air yaitu air dari laut, sungai maupun danau serta dari tumbuhan menguap karena
adanya panas dari matahari sehingga membentuk uap air. Uap air yang tidak terlihat ini naik sampai
mencapai tempat yang tinggi. Ketika bertemu udara dingin maka uap air akan mengembun sehingga
membentuk awan. Awan terdiri atas tetesan-tetesan air yang sangat kecil. Awan terbawa oleh angin. Bila awan mencapai titik ketinggian yang sangat tinggi, yang suhunya sangat dingin, maka tetesan-tetesan air yang kecil akan bergabung sehingga membentuk tetesan air yang lebih besar, yang akan turun sebagai hujan. Proses ini disebut presipitasi. Ketika hujan turun, maka air hujan mengalir ke laut, sungai dan danau serta diserap oleh tumbuh-tumbuhan. Proses ini pun berulang lagi terus-menerus. Oleh karena itulah disebut sebagai siklus air.
3. Perubahan Kimia
Pada saat kegiatan apersepsi, kalian membakar potongan kertas yang kedua. Apa perubahan yang kalian amati? Apakah menurut kalian serbuk atau abu yang dihasilkan adalah materi yang sama atau
berbeda dengan kertas? Nah inilah yang disebut sebagai perubahan kimia, yaitu materi sebelum
perubahan berbeda dengan materi yang ada setelah perubahan itu. Abu yang telah terbentuk tidak dapat dibuat menjadi kertas lagi, artinya perubahannya tidak bisa kembali ke bentuk semula atau disebut juga ireversibel.
Apakah kalian dapat menyebutkan perubahan kimia yang selalu terjadi dalam keseharian kalian?
Nasi yang kalian konsumsi setiap hari berasal dari beras. Ketika beras dimasak maka terjadilah reaksi
kimia sehingga beras akan berubah menjadi nasi. Apakah nasi dapat diubah kembali menjadi beras?
Karena itulah perubahan ini disebut perubahan kimia. Nasi adalah suatu materi yang berbeda
dengan beras. Setiap kali kalian melihat perubahan yang melibatkan materi yang berbeda sebelum dan
sesudahnya, maka kalian dapat mengidentifikasinya menjadi perubahan kimia. Beberapa contoh perubahan kimia dapat dilihat pada gambar di bawah ini.
Pada saat perubahan kimia terjadi, ilmuwan Sains menyebut bahwa reaksi kimia telah terjadi. Reaksi
kimia biasanya dituliskan dalam bentuk persamaan untuk mempermudah para ilmuwan. Persamaan
kimia ini dapat ditulis dalam bentuk kata atau simbol. Contohnya jika kalian membuat donat dari tepung, mentega, telur dan gula, maka persamaan reaksi dapat ditulis dalam bentuk kata-kata seperti ini:
Tepung + mentega + telur + gula → donat
Dalam persamaan di atas, tepung, mentega, telur dan gula adalah bahan-bahan sebelum reaksi
kimia atau disebut sebagai pereaksi, sementara donat adalah hasil yang diperoleh setelah reaksi kimia tersebut selesai. Donat adalah produk suatu reaksi. Dengan kata lain persamaan kimia dapat ditulis sebagai:
Pereaksi → Produk
Ada empat tanda-tanda terjadinya reaksi kimia, yaitu sebagai berikut.
a. Ada perubahan warna
b. Terbentuk gas
c. Terbentuk endapan
d. Ada perubahan energi
C. Rangkuman
1. Perubahan Fisika
Perubahan fisika adalah bentuk perubahan pada zat suatu benda yang hanya dapat dilihat dan diamati dari tampilan fisiknya saja atau penampilan luar. Jadi perubahan fisika tidak mengubah komposisi kimianya dalam zat benda tersebut. Perubahan fisika tidak sama sekali merubah materi atau membentuk zat yang jenisnya baru pada sebuah benda.
Sifat perubahan fisika adalah dapat dilihat dan diamati perubahannya dari luar dan juga dapat kembali menjadi keadaan semula setelah zat tersebut berubah. Misalnya saat Grameds mencairkan es batu dari freezer, kemudian cairan tersebut bisa menjadi es kembali jika dimasukan lagi ke dalam freezer.
Reaktan adalah unsur dari suatu reaksi, sedangkan hasil akhir dari reaksi tersebut adalah produk. Dalam praktiknya perubahan kimia akan mengalami penyusutan zat saat berubah. Contohnya pada campuran hidrogen dan oksigen akan menghasilkan air.
2. Perubahan Kimia
Perubahan kimia adalah salah satu perubahan yang terjadi pada bentuk dan ukuran zat yang kemudian menghasilkan zat baru. Perubahan materi ini menghasilkan jenis dan sifat materi yang berbeda atau baru dari zat semula dan kemudian disebut juga dengan istilah reaksi kimia atau reaksi. Reaksi kimia ini menimbulkan substansi atau komposisi penyusun zat yang berubah menjadi rumus kimia yang baru.
Macam-macam Perubahan Fisika dan Kimia
Dalam praktiknya perubahan fisika dan kimia memiliki berbagai macam jenis saat terjadi pada zat benda tertentu. Keduanya memiliki perbedaan jenis yang sangat mencolok dilihat dari proses terjadinya perubahan tersebut, seperti berikut ini:
1. Perubahan Fisika
Mencair adalah bentuk perubahan fisika yang terjadi pada wujud zat dari padat menjadi cair dengan mengandalkan energi panas
Membeku adalah bentuk perubahan fisika yang terjadi pada wujud zat cair menjadi padat dengan melepaskan energi panas.
Mengkristal adalah bentuk perubahan fisika yang terjadi pada wujud gas menjadi padat dengan melepaskan energi panasnya
Menguap adalah bentuk perubahan fisika yang terjadi pada wujud cair menjadi gas dengan bantuan energi panas
Menyumblim adalah bentuk perubahan fisika yang terjadi pada wujud padat menjadi gas dengan bantuan energi panas
Mengembun adalah bentuk perubahan fisika yang terjadi pada wujud gas menjadi cair dengan melepaskan energi panas
2. Perubahan Kimia
Keterbakaran adalah salah satu sifat perubahan kimia yang tidak dapat mengembalikan zat menjadi bentuk bentuk awalnya
Membusuk adalah perubahan kimia yang dapat ditandai dengan perubahan warna, ukuran dan kemunculan bau karena terjadi perubahan zat yang terkandung dalam benda tersebut yang dipengaruhi oleh suhu dan cuaca
Kereaktifan adalah perubahan kimia karena adanya reaksi logam dan oksigen yang dapat merubah zat benda dengan bantuan kelembaban atau suhu
Mudah meledak adalah salah satu sifat perubahan kimia karena zat- zat aktif yang bisa saja berubah dalam kondisi tertentu
Beracun adalah salah satu sifat perubahan kimia karena zat- zat kimia memiliki banyak senyawa atau unsur-unsur yang berbahaya atau beracun
Terlarut adalah gejala perubahan kimia karena sifatnya yang membuat zat bisa tercampur sempurna sehingga tidak dapat lagi dipisahkan atau dikembalikan pada bentuk semula
D. Penugasan
Siswa mengerjakan bagian “Mari Uji Kemampuan Kalian" Hal:67
Mari Uji Kemampuan Kalian
1. Ketika kalian makan, perubahan apa saja yang terjadi pada makanan tersebut? Perubahan apa yang terjadi pada tubuh kalian? Identifikasi semua perubahan selama proses makan sebagai perubahan fisika atau kimia dan berikan alasannya.
2. Dengan menggunakan peta konsep atau jaring laba-laba (spider-web), buatkan ringkasan subbab B dan C mengenai perubahan zat. Upayakanlah peta konsep kalian menarik agar dapat terus kalian gunakan saat
mempelajari kembali topik ini. Setelah itu, dengan menggunakan peta konsep atau jaring laba-laba yang telah kalian buat, jelaskanlah mengenai perubahan zat kepada teman, saudara atau orang tua kalian. Apabila kalian menggunakan pemahaman dan kata-kata sendiri, akan lebih mudah bagi kalian untuk menjelaskan. Catatlah pertanyaanpertanyaan yang diajukan teman, saudara atau orang tua kalian untuk didiskusikan dengan guru kalian pada pertemuan selanjutnya.
E. Latihan Soal
1. Berikut ini yang merupakan perubahan kimia adalah ....
A. Kamper digiling menjadi halus
B. Balon meletus
C. Air membeku didalam kulkas
D. Sampah ditempat sampah berbau busuk
2. Reaksi kimia yang ditandai dengan perubahan warna terdapat pada ....
A. Warna besi menjadi merah setelah di lapisi zat
B. Warna buah apel menjadi cokelat setelah dikupas
C. Jeruk peras menghasilkan air jeruk berwarna kuning
D. Warna pelangi di langit
3. Perubahan yang terjadi pada lilin yang meleleh, merupakan perubahan ....
A. Fisika
B. Kimia
C. Biologi
D. Biografi
Komentar
Posting Komentar