VII A. Bab VI Ekologi dan Keanekaragaman Hayati Indonesia
Ekosistem
Bagaimanakah Pengaruh Lingkungan terhadap Suatu Organisme
Bab VI Ekologi dan Keanekaragaman Hayati Indonesia
Nama Guru : Anita Wulandari, S.Pd.
Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam
Kelas : VII
Pertemuan : 25 Oktober 2024
Capaian Pembelajaran
Pada akhir fase D, pelajar mampu melakukan klasiikasi makhluk hidup dan benda berdasarkan karakteristik dan sifat asam-basa yang diamati. Pelajar dapat mengidentiikasi sifat dan karakteristik zat, membedakan perubahan isika dan kimia serta memisahkan campuran sederhana. Pelajar dapat mendeskripsikan atom dan senyawa sebagai unit terkecil penyusun materi serta sel sebagai unit terkecil penyusun makhluk hidup. Pelajar mengidentiikasi sistem organisasi kehidupan serta melakukan analisis untuk menemukan keterkaitan sistem organ dengan fungsinya serta kelainan atau gangguan yang muncul pada sistem organ tersebut (sistem pencernaan,sistem peredaran darah, sistem pernafasan dan sistem reproduksi). Pelajar mengidentiikasi pewarisan sifat dan penerapan bioteknologi dalam kehidupan sehari-hari. Pelajar memiliki keteguhan dalam mengambil keputusan yang benar untuk menghindari zat aditif dan adiktif yang membahayakan dirinya dan lingkungan.
Tujuan Pembelajaran
• Peserta didik memahami interaksi antara makhluk hidup dengan lingkungannya
Materi :Bagaimanakah Pengaruh Lingkungan terhadap Suatu Organisme
Langkah-langkah Pembelejaran :
1. Peserta didik memberi salam, berdoa, (menyanyikan lagu Mars Al-Azhar dan Lagu Indonesia Raya pada jam ke 1)
2. Guru mengecek kehadiran peserta didik dan memberi motivasi
3. Guru menyempaikan tujuan dan manfaat pembelajaran tentang topik yang akan diajarkan
4. Guru menanyakan materi yang telah dipelajari siswa sebelumnya pada pertemuan sebelumnya
5. Guru membagi peserta menjadi 2 kelompok ganjil dan genap
Materi Yang Harus Dipelajari
A. KEGIATAN PEMBELAJARAN 1
Tujuan Pembelajaran
Setelah kegiatan pembelajaran 1 ini diharapkan kalian dapat:
• Memahami interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannyaB. Uraian Materi
Hutan tropis Indonesia merupakan salah satu hutan terbesar di dunia. Banyak spesies hidup di dalamnya termasuk beberapa jenis tumbuhan dan hewan khas yang hanya terdapat di Indonesia. Namun, tingkat deforestasi hutan di Indonesia sangat mengkhawatirkan. Apa dampak bagi hewan, manusia dan organisme lainnya jika hutan tersebut dirusak? Apa dampak alih fungsi hutan secara ekologis dan ekonomi? Lalu, bagaimanakah bentuk rasa syukur kita terhadap anugerah Tuhan YME karena telah memberikan keanekaragaman hayati yang begitu tinggi? Pada bab ini kalian akan belajar tentang interaksi antara lingkungan dengan makhluk hidup dan keanekaragaman hayati di Indonesia
A. Bagaimanakah Pengaruh Lingkungan Terhadap Suatu Organisme?
Tanamlah biji tanaman (misalnya biji kacang) di kebun sekolah dalam beberapa lubang. Berilah perlakuan yang berbeda untuk setiap lubang, misalnya lubang pertama diberi pupuk kandang, lubang kedua diberi pupuk urea, lubang ketiga diberi pupuk kompos dan lubang keempat tidak diberi pupuk. Siram secukupnya secara teratur.
Amati pertumbuhan tanaman tersebut setiap hari selama 14 hari berturut-turut. Catat data pertumbuhan tanaman setiap harinya. Buatlah grafik pertumbuhan dari setiap perlakuan dalam sebuah grafik. Apakah terjadi perbedaan kecepatan pertumbuhan untuk setiap perlakuan? Diskusikan dengan teman sekelas kalian.
1. Lingkungan Makhluk Hidup Hasil percobaan pada kegiatan apersepsi yang telah kalian lakukan, menunjukkan bahwa kecepatan pertumbuhan tanaman berbeda-beda untuk setiap perlakuan. Hal ini berarti lingkungan berpengaruh terhadap kehidupan suatu organisme. Lingkungan mengacu pada segala sesuatu yang berada di sekitar organisme. Itu dapat dikategorikan sebagai lingkungan tanah (terestrial) atau lingkungan air (akuatik). Apapun lingkungannya, kemampuan organisme menopang hidup tergantung pada faktorfaktor tertentu yang dapat diklasifikasikan sebagai benda tidak hidup (abiotik) atau benda hidup (biotik).
2. Lingkungan Abiotik
Jenis hewan yang menghuni suatu tempat bergantung pada tanaman yang ditemukan di sana. Tanaman sangat sensitif terhadap kondisi tanah, kualitas air dan udara yang tersedia. Jenis tumbuhan yang hidup pada daerah tertentu sangat tergantung kepada faktor tak hidup (abiotik). Jadi, baik hewan maupun tumbuhan tergantung pada faktor abiotik, misalnya cahaya, suhu, air, kelembaban udara, pH dan salinitas. Selanjutnya untuk memperdalam pengetahuan kalian tentang pengaruh faktor abiotik terhadap suatu organisme.
3. Lingkungan Biotik
Kehidupan suatu organisme juga sangat dipengaruhi oleh keberadaan faktor biotik, seperti tumbuhan, hewan atau organisme lainnya. Interaksi antara organisme ini mungkin bermanfaat atau bahkan merugikan bagi organisme itu sendiri, dapat terjadi secara langsung maupun tidak langsung. Interaksi antara makhluk hidup ini dapat berupa kompetisi, predasi atau hubungan interaksi lainnya. Apakah manusia terlibat? Ya, intervensi manusia adalah faktor yang paling berpengaruh terhadap lingkungan hidup. Pembukaan lahan, perkebunan, pembuatan kota, jalan raya, semuanya secara dramatis memengaruhi lingkungan hidup. Akibat dari perbuatan manusia ini banyak dihasilkan polusi yang merusak lingkungan seperti pada Gambar 6.1 berikut.
B. Bagaimanakah Interaksi antara Komponen Penyusun Suatu Ekosistem?
Pergilah ke kebun sekolah, taman atau hutan di sekitar sekolah. Dapatkah kalian menemukan tumbuhan yang menempel pada tumbuhan lainnya? Adakah hewan yang berinteraksi dengan tumbuhan, misalnya sedang memakan bagian tumbuhan tersebut atau menjadikannya sebagai tempat bersarang? Jika kalian diminta mengidentifikasi makhluk hidup yang ada di tempat tersebut, dapatkah kalian membuat sebuah hubungan proses makan dan dimakan antarmakhluk hidup di tempat tersebut? Pada bagian ini, kalian akan mempelajari tentang interaksi antara penyusun komponen makhluk hidup.
1. Ekosistem Manusia mengandalkan lingkungannya, begitu juga setiap makhluk hidup lainnya di planet Bumi. Makhluk hidup mendapatkan semua yang mereka butuhkan dari lingkungan mereka, seperti makanan dan air, tempat berteduh dan pasangan kawin. Di alam liar, makhluk hidup sangat cocok dengan lingkungannya dan hidup dalam suatu ekosistem.
Ekosistem adalah suatu sistem dimana terjadi hubungan (interaksi) saling ketergantungan antara komponen-komponen di dalamnya, baik yang berupa makhluk hidup maupun yang tidak hidup. Ilmu yang mengkaji hubungan saling ketergantungan antara makhluk hidup dan tak hidup di dalam suatu ekosistem disebut Ekologi.
Pergilah ke kolam yang ada di sekitar sekolah atau
rumah kalian. Jika tidak ada, perhatikan ekosistem
kolam pada Gambar 6.2. Perhatikan dengan teliti
semua benda yang ada di kolam tersebut, baik yang
termasuk ke dalam benda hidup maupun tak hidup
Berdasarkan Gambar 6.2, dapatkah kalian menentukan faktor abiotik dan biotik yang terdapat di ekosistem air kolam tersebut? Contoh faktor abiotik yang ada di ekosistem kolam tersebut adalah air, udara, suhu udara, pH, batu dan tanah. Adapun yang termasuk ke dalam faktor biotik adalah ikan, kura-kura, kumbang, rusa, burung, musang, katak dan bakteri.
Di dalam konsep ekologi terdapat tingkatan organisasi kehidupan mulai dari individu, populasi, komunitas, ekosistem, bioma, dan biosfer. Individu adalah makhluk hidup tunggal, contohnya sebatang pohon kelapa, satu ekor tikus dan seorang manusia. Populasi adalah kumpulan individu sejenis yang berinteraksi pada tempat tertentu, misalnya serumpun bambu di kebun, sekumpulan kambing di padang rumput seperti pada Gambar 6.3. Komunitas adalah kumpulan berbagai makhluk hidup yang berinteraksi dan hidup di area tertentu, misalnya seluruh organisme yang ada di sawah terdiri atas padi, tikus, belalang, burung dan ulat.
Ekosistem adalah interaksi antara makhluk hidup di suatu wilayah dengan lingkungannya yang saling memengaruhi, misalnya ekosistem danau terdiri atas organisme dan segala benda yang ada di dalamnya. Bioma adalah ekosistem yang sangat luas dan memiliki vegetasi tumbuhan yang khas, misalnya bioma gurun, bioma tundra dan bioma hutan hujan tropis. Biosfer adalah lapisan Bumi yang di dalamnya terdapat kehidupan.
Terdapat banyak tempat hidup di dalam sebuah bioma. Tempat hidup suatu organisme disebut dengan habitat. Misalnya di bioma hutan hujan tropis, ada tanah, sungai, dan pepohonan. Mikrohabitat bahkan lebih spesifik. Misalnya dalam sebuah pohon, terdapat hewan yang hidup di daun, organisme lainnya mungkin hanya hidup di batangnya, bahkan di akarnya.
Selanjutnya untuk memperdalam pengetahuan kalian tentang tingkatan organisasi kehidupan dalam konsep ekologi, lakukan kegiatan Aktivitas 6.2 berikut.
Untuk lebih jelas dalam materi kali ini simaklah video dibawah ini...
C. Rangkuman
Bagaimanakah pengaruh lingkungan terhadap suatu organisme? Lingkungan yang saat ini ditinggali memiliki berbagai pengaruh untuk makhluk hidup yang tinggal di dalamnya.
Bagaimanakah Pengaruh Lingkungan Terhadap Suatu Organisme?
1. Abiotik
2. Biotik
D. Penugasan
Siswa mengerjakan bagian “Ayo Buat Aktivitas 6.3" Hal:170
Membuat Rantai Makanan
Pergilah kalian ke kebun sekolah, kolam sekolah atau taman sekolah. Catat nama ekosistem yang kalian amati. Amati secara teliti makhluk hidup yang terdapat di dalamnya. lalu jawablah pertanyaan berikut.
1. Apa nama ekosistem yang diamati?
2. Makhluk hidup apa saja yang dapat ditemukan?
3. Buatlah rantai makanan yang mungkin terjadi di ekosistem tersebut.
4, Presentasikan temuan kalian dalam bentuk media kreatif.
E. Latihan Soal
1.Tempat tinggal atau hidup satu organisme disebut dengan…
a. ekologi
b. populasi
c. ekosistem
d. komunitas
2. Di bawah ini yang bukan merupakan tanaman produsen adalah…
a. kangkung
b. mangga
c. rumput
d. bayam
e. jamur
3. Sebutan untuk ilmu yang mempelajari mengenai hubungan timbal balik makhluk hidup dengan lingkungan tempat tinggalnya adalah…
a. genetika
b. ekologi
c. ekosistem
d. fisiologi
e. anatomi
4. Dalam sebuah ekosistem laut, sebuah daerah dengan biotik produsen terbanyak disebut dengan…
a. daerah afotik
b. daerah fotik
c. daerah abisal
d. daerah batial
e. daerah termoklin
5. Satu kesatuan yang terdiri dari makhluk hidup dan komponen atau faktor abiotik disebut dengan istilah…
a. genetika
b. populasi
c. ekosistem
d. habitat
e. bioma
6. Dekomposer dalam tanah memiliki peran dalam mempengaruhi kesuburan tanah yaitu untuk…
a. meningkatkan pH tanah
b. menambah kandungan bahan organik
c. meningkatkan lubang tanah
d. menyusun senyawa organik
e. menguraikan bahan-bahan organik
7. Pagi yang tumbuh dan hidup di sawah, dalam konsep ekologi disebut dengan…
a. individu
b. spesies
c. ekosistem
d. komunitas
e. populasi
Komentar
Posting Komentar