VIII.A Makanan dan Sistem Pencernaan
Materi BAB II Struktur dan Fungsi Tubuh Makhluk Hidup
(Makanan dan Sistem Pencernaan?)
Nama Guru : Anita Wulandari, S.Pd.
Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam
Kelas : VIII
Pertemuan : 15
Capaian Pembelajaran
Pada akhir fase D, Peserta
didik dapat juga ditekankan pada pentingnya gaya hidup sehat, mulai
dari pengertian mengenai Kalori, metode makan, pemahaman tentang
informasi nilai gizi serta bagaimana tubuh kita bekerja. Gaya hidup
sehat sangat berpengaruh terhadap kondisi tubuh. Banyak penyakit yang
terjadi karena manusia tidak memelihara tubuhnya dengan tepat. Dengan
buku ini diharapkan guru dapat membangkitkan rasa ingin tahu pelajar
sehingga dapat mengaplikasikan pengetahuan yang didapat dalam
menyelesaikan permasalahan di lingkungan mereka.
Materi :Materi BAB II Stru ktur dan Fungsi Tubuh Makhluk Hidup
(Makanan dan Sistem Pencernaan)
Langkah-langkah Pembelejaran :
1. Peserta didik memberi salam, berdoa, (menyanyikan lagu Mars Al-Azhar dan Lagu Indonesia Raya pada jam ke 1)
2. Guru mengecek kehadiran peserta didik dan memberi motivasi
3. Guru menyempaikan tujuan dan manfaat pembelajaran tentang topik yang akan diajarkan
4. Guru menanyakan materi yang telah dipelajari siswa sebelumnya pada pertemuan sebelumnya
5. Guru membagi peserta menjadi 2 kelompok ganjil dan genap
6. Guru memberikan pembahasan peraturan ujian blok
Materi Yang Harus Dipelajari
A. KEGIATAN PEMBELAJARAN 1
Tujuan Pembelajaran
Pelajar
dapat memahami bahwa makanan sangat memengaruhi kesehatan manusia,
makanan yang tepat dapat menunjang seluruh sistem yang ada pada manusia.
Dengan sistem pencernaan yang baik diharapkan seluruh sistem tubuh
manusia dapat berfungsi optimal
B. Uraian Materi
e. Mineral
Nutrisi yang tidak dibuat oleh makhluk hidup disebut mineral (Pearson). Sama seperti vitamin, mineral
juga tidak menghasilkan energi, tetapi tubuh kalian tetap membutuhkan mineral, meski dalam jumlah
sedikit, untuk melakukan seluruh proses kimia di dalam tubuh. Contoh mineral besi yang dibutuhkan
oleh sel darah merah agar berfungsi, kalsium untuk membentuk dan memperkuat tulang dan gigi kalian, dan magnesium yang berfungsi untuk memelihara otot dan sistem saraf. Gambar 2.6 merupakan contoh makanan yang mengandung mineral yang dibutuhkan tubuh.
f. Air
Air merupakan nutrisi yang paling penting, dikarenakan 70% dari tubuh kita terdiri
dari air. Seluruh aktivitas penting tubuh terjadi di dalam air. Air membantu untuk mengatur suhu normal tubuh dan untuk membantu pembuangan sampah sisa metabolisme. Untuk menjaga agar organ tubuh kita berfungsi dengan baik, dalam keadaan normal sebaiknya kita mengkonsumsi 2 liter air per harinya.
4. Zat aditif
Coba kalian lihat Gambar 2.7, kira-kira apa yang bisa kalian bayangkan mengenai rasa makanan
tersebut dan apakah menurut kalian, makanan tersebut sangat menarik? Jika kalian menjawab makanan tersebut sangat menarik mata sehingga menggugah selera serta rasanya manis, kalian benar. Warna-warna yang menarik serta rasa yang sangat manis menjadi daya tarik sendiri, terutama untuk anak-anak. Tetapi tahukah kalian, makanan tersebut mengandung zat aditif ? Apakah zat aditif itu? Zat aditif adalah segala jenis bahan yang ditambahkan dengan sengaja ke dalam makanan dengan tujuan untuk menambah dan memperkuat rasa, membuat warna yang lebih menarik, mengawetkan, memberi aroma, mengentalkan, dan mengemulsi bahan makanan.
Zat aditif dibagi menjadi beberapa kelompok:
a. Zat pemanis
Contoh zat pemanis alami adalah gula pasir, gula aren, gula kelapa. Tujuan dari zat pemanis ini adalah untuk menambah rasa. Sementara zat pemanis buatan yang sering kita temui di bahan makanan seperti permen atau soda adalah aspartam, sorbitol, dan siklamat. Mengkonsumsi zat pemanis secara berlebihan akan memicu penyakit seperti diabetes.
b. Zat pewarna
Zat pewarna bertujuan untuk membuat warna makanan menjadi lebih menarik sehingga menggugah selera. Zat pewarna alami seperti kunyit bunga telang, buah naga, atau daun suji biasa digunakan untuk memberi warna makanan dan tergolong aman untuk dikonsumsi. Makanan yang diwarnai dengan pewarna sintetis, terutama pewarna kain, akan menimbulkan penyakit berbahaya bagi tubuh seperti kanker.
c. Zat penyedap
Pernah mendengar istilah makanan tidak enak tanpa micin? Nama ilmiah micin adalah Monosodium
Glutamat (MSG), zat yang berfungsi untuk meningkatkan rasa makanan menjadi
lebih gurih dan nikmat. MSG tidak baik jika dikonsumsi berlebihan karena akan berdampak buruk
untuk kesehatan, seperti menyebabkan pusing dan sakit kepala. Batas maksimal untuk konsumsi
MSG adalah 120 mg/kg berat badan. Sebenarnya bumbu-bumbu dapur seperti garam, bawang putih, bawang bombay, merica juga bisa menjadi zat penyedap serta tentu saja lebih sehat dan alami.
d. Zat pengawet
Zat pengawet ditambahkan untuk memperpanjang umur makanan dan mencegah pembusukan. Pengasinan dan pemanisan adalah cara alami untuk memperpanjang umur
makanan. Contoh zat pengawet buatan seperti asam benzoat, natrium benzoat, dan potasium benzoat. Mengkonsumsi makanan atau minuman yang mengandung zat pengawet secara berlebihan akan menimbulkan gangguan kesehatan seperti kanker.
e. Zat pemberi aroma
Biasanya produsen makanan akan menambahkan zat pemberi aroma seperti aroma buah-buahan untuk menggugah selera. Mereka menambahkan zat pemberi aroma supaya menyerupai aroma buah alami. Bisa jadi makanan atau minuman yang kalian konsumsi bukan berasal dari buah alami, tetapi hanya makanan atau minuman yang berperisa buah.
f. Zat pengental dan pengemulsi
Zat pengental dan pengemulsi makanan diberikan agar dapat menstabilkan dan memberi struktur pada makanan sehingga terlihat lebih menarik. Contoh zat pengental adalah agar-agar, tapioka, dan gelatin. Pengemulsi bertujuan untuk mempertahankan penyebaran lemak di dalam air agar tidak pecah. Contoh pengemulsi adalah lesitin yang terdapat pada makanan seperti mayonaise dan mentega.
5. Diet Sehat
Apakah kalian pernah mendengar tentang diet Mayo atau diet Keto yang sedang booming beberapa waktu lalu? Apa yang mendasari satu tipe diet dengan tipe diet lainnya? Perlu kalian ketahui diet berarti makan dan bukan tidak makan. Diet sehat berarti mengkonsumsi makanan sehat, dan mengurangi konsumsi makanan tidak sehat. Jadi jangan salah mengartikan diet dengan tidak makan, karena hal itu sangat jauh berbeda. Dalam bab ini kita akan membahas diet sehat yang menjadi dasar tipetipe diet yang disebutkan di atas. Untuk remaja seperti kalian, godaan untuk makan keripik, soda atau gorengan sangat sulit untuk dihindari, tapi,“Kamu adalah yang kamu makan” harus menjadi pengingat dalam mengkonsumsi makanan, jangan asal rasanya yang enak, tetapi harus dipertimbangkan juga nutrisinya.
Metode Piring Makan Saya, membagi piring makan menjadi 4 kategori plus 1 kategori, hal tersebut
menunjukkan bahwa kita harus menempatkan kategori yang satu lebih banyak dari kategori yang lain. Kategori tersebut dibedakan berdasarkan warna. Hijau untuk mempresentasikan sayuran, merah
untuk buah-buahan, ungu untuk protein atau lauk, coklat untuk makanan pokok/pati, dan biru yang
terdapat dalam gelas mempresentasikan susu dan olahannya. Di Indonesia sendiri, metode ini mirip
seperti metode empat sehat lima sempurna, yang terdiri dari: nasi, lauk, sayur, buah, dan susu. Cara membaca metode “piring makan saya’ seperti berikut: buah-buahan dan sayuran harus menempati separuh dari piring, sayur harus lebih banyak dari buah-buahan. Makanan pokok seperti nasi dan lauk juga harus menempati separuh dari piring, porsi nasi lebih banyak di bandingkan lauk pauk. Susu serta olahannya terpisah dan memiliki porsi kecil tetapi harus dikonsumsi per harinya.
C. Rangkuman
Zat adiktif sebagai suatu zat yang terkandung dalam obat-obatan dan bahan-bahan aktif yang bila dikonsumsi akan menyebabkan ketergantungan. Ketika keracunan zat ini, grameds akan merasa ingin terus mengonsumsinya. Jika berhenti, aka nada respon tubuh seperti cepat lelah, merasa ketidaknyamanan, dan muncul rasa sakit yang luar biasa pada kasus tertentu.
Mungkin grameds telah mengetahui bahwa zat adiktif itu berbahaya dan ada sangkut pautnya dengan narkoba. Adiktif secara singkat memang dapat diartikan sebagai candu atau sesuatu yang membuat ketagihan. Namun, zat adiktif bukan hanya narkoba dan psikotropika yang banyak orang perbincangkan. Makanan dan minuman yang grameds konsumsi sehari-hari juga bisa saja mengandung zat adiktif.
Menurut National Institute on Drug Abuse, dalam dunia medis kecanduan atau adiksi merupakan gangguan kronis yang dapat kambuh, ditandai dengan penggunaan secara terus menerus meskipun memiliki dampak yang berbahaya, dan dapat terjadi perubahan jangka panjang di otak.
Kecanduan juga dianggap sebagai gangguan otak dan gangguan kesehatan mental. Nah, jika grameds tidak bisa berhenti merokok, minum kopi atau mengonsumsi makanan manis sesungguhnya ini merupakan pertanda zat adiktif telah bekerja.
Menurut PMC Labs, makanan atau minuman manis yang banyak
mengandung gula juga menyebabkan kecanduan. Tapi tenang ya, grameds
masih bisa mengontrol diri untuk tidak minum kopi, teh atau makanan
manis dan belum masuk ke tahap kecanduang yang kronis.
Jenis-Jenis Zat Adiktif
Di bawah ini ada beberapa contoh zat adiktif yang dapat ditemukan sehari-hari, namun ada juga yang mungkin masih asing bagi grameds. Beberapa zat ini memang biasanya terdapat dalam obat-obatan dengan dosis yang telah disesuaikan dalam batas aman. Sedangkan sisanya mungkin bisa ditemui di kehidupan sehari-hari.
Para ilmuwan membagi zat adiktif menjadi 3 golongan, yaitu :
- Zat adiktif bukan narkotika dan psikotropika
- Zat adiktif narkotika
- Zat adiktif psikotropika
1. Zat Adiktif Bukan Narkotika dan Psikotropika
Beberapa zat yang tergolong zat adiktif bukan narkotika dan psikotropika mungkin sering grameds temukan dan konsumsi dalam sehari-hari. Misalnya, dari zat adiktif ini adalah zat yang terkandung dalam kopi dan teh. Berikut ini beberapa zat yang masuk golongan zat adiktif bukan narkotika dan psikotropika.
a. Kafein
Kafein sebagai minuman yang sering dijumpai sehari-hari. Contohnya seperti teh, kopi, cokelat, minuman berenergi dan minuman bersoda. Tidak heran sebagian orang merasa harus minum teh dan kopi setiap harinya.
Kopi mengandung kafein lebih tinggi dari pada teh. Akan tetapi, teh juga mempunyai zat adiktif lain berupa teofilin, theini, theobromine. Namun, ketiga zat ini kadarnya hanya sedikit ya grameds. Selain itu, kamu juga jangan khawatir, kopi dan teh tetap aman untuk dikonsumsi dalam jumlah yang wajar. Manfaat bagi kesehatan jika kita mengonsumsi kopi dan teh akan mencegah penyakit parkinson dan kanker.
Mengonsumsi kafein secara berlebihan juga akan memberi beberapa efek, seperti rasa nyeri di perut, jantung berdebar, cemas dan perut kembung.
b. Alkohol
Alkohol sebagai obat psikoaktif yang menyebabkan orang kecanduan dengan level rata-rata 1,93. Itu adalah peringkat tinggi dalam kategori zat untuk kesenangan. Jadi, masuk akal kenapa banyak orang senang mengonsumsi alkohol saat berpesta atau bersantai.
Konsumsi alkohol yang berlebih juga dapat merusak otak dan sebagian besar organ tubuh, termasuk jantung, hati dan pankreas. Dikutip dari National Institute of Health alkohol juga dapat meningkatkan risiko beberapa penyakit seperti kanker, sistem kekebalan tubuh lemah, membahayakan perkembangan janin dan menyebabkan kecelakan kendaraan yang mematikan akibat mabuk.
2. Zat Adikitif Narkotika
Zat adiktif narkotika adalah zat yang jika disalahgunakan dapat berhadapan dengan hukum di Indonesia. Narkotika sebenarnya hanya legal digunakan untuk tujuan medis, misalnya sebagai obat bius pada orang yang akan dioperasi dan menggunakannya juga harus sesuai dengan panduan. Contoh zat adiktif golongan ini antara lain:
a. Ganja
Ganja adalah salah satu zat adikitif yang paling dikenal oleh orang dan mempunyai tingkat adiktif rata-rata 1,51. Ganja sebagai daun kering, bunga, batang dan biji-bijian dari tanaman Cannabis sativa atau Cannabis indica dan merupakan zat terlarang yang paling umum digunakan. Ganja sekarang legal di beberapa negara bagian di Amerika dan beberapa negara lain untuk keperluan medis.
Namun, beberapa orang juga menyalahgunakan penggunaan ganja untuk kesenangan. Selain itu, ganja mempunyai efek buruk apabila disalahgunakan, seperti :
- Dapat merusak memori dan pembelajaran jangka pendek
- Kemampuan untuk berfokus
- Gangguan koordinasi tubuh
Ganja juga meningkatkan detak jantung, membahayakan paru-paru dan dapat meningkatkan risiko psikosis pada kelompok rentan. Orang yang sudah menggunakan ganja dan menjadi pecandu sebelum usia 18 tahun berpotensi mengalami gangguan kesehatan itu 7 kali lebih parah.
b. Kokain
Kokain merupakan obat perangsang adiktif yang kuat terbuat dari daun tanaman koka. Kokain mempunyai tingkat adiktif 2,39. Kokain sebagai obat berbentuk bubuk putih yang biasanya dihirup melalui hidung, selain itu juga dapat meningkatkan kadar dopamin di otak yang dapat mengendalikan kesenangan dan menimbulkan efek kesehatan, seperti kebahagiaan dan energi yang kat, kewaspadaan mental, hipersensitivitas terhadap penglihatan, suara serta sentuhan.
3. Zat Adiktif Sikotropika
Pada dasarnya, semua zat adiktif termasuk ke dalam golongan psikotropika. Namun, zat psikotropika belum tentu merupakan zat adiktif karena tidak semua psikotropika dapat menimbulkan ketergantungan.
Psikotropika merupakan suatu zat atau obat yang bukan merupakan narkotika dan dapat memiliki pengaruh pada otak manusia. Penggunaan psikotropika dapat mengubah mental dan perilaku penggunanya, karena zat ini dapat menurunkan aktivitas otak, merangsang susunan saraf pusat dan menimbulkan kelainan perilaku.
Orang yang kecanduan psikotropika dapat mengalami efek samping berupa halusinasi, ilusi, gangguan cara berpikir dan perubahan perasaan. Berikut ini ada beberapa contoh zat adiktif golongan psikotropika, antara lain:
a. Halusinogen
Halusinogen adalah kelas obat-obatan yang dapat menyebabkan halusinasi, sensasi dan gambaran yang tampak nyata meskipun sebenarnya tidak. Halusinogen telah digunakan selama berabad-abad, sebagian besar untuk ritual keagamaan. Halusinogen juga dapat ditemukan di beberapa tanaman dan jamur atau dapat dibuat oleh manusia.
b. Stimulan
Stimulan adalah zat yang terkandung dalam obat resep seperti Ritalin atau Adderall, zat illegal seperti metamfetamin. Obat-obatan ini sangat adiktif, sehingga menimbulkan ketergantungan dan kecanduan yang sulit dikontrol.
c. Depresan
Depresan merupakan zat atau obat yang berfungsi menekan susunan saraf pusat. Jika depresan dikonsumsi dalam jumlah kecil akan mengatasi cemas, sedangkan dalam dosis besar dapat menjadi obat tidur bahkan menyebabkan amnesia.
D. Penugasan
Siswa
mengerjakan bagian “Percobaan Aktivitas 1.4" Subbab A. Hal:45
E. Latihan Soal
Ayo Diskusi Aktivitas 2.3Ayo kita analisis menu makan siang yang tepat!
Diskusikanlah dengan teman sebangkumu kira-kira makanan apa yang cocok dikonsumsi oleh seorang remaja laki-laki sebelum dirinya melakukan aktivitas di bawah ini. Carilah berapa banyak kalori yang akan dikeluarkan oleh remaja laki-laki ini beserta makan siang yang menunjangnya untuk melakukan kegiatan di bawah tersebut. Tiap kasus bisa dengan menu yang berbeda sesuai kebutuhan. Ingat contoh contoh kalori makanan yang ada di atas dihitung per 100 gr
1. Mengikuti les tambahan matematika di sekolah.
2. Pertandingan sepak bola di sore hari.
3. Berjalan kaki sejauh 5 km untuk pulang ke rumah.
Tulislah di buku catatanmu dan berikan analisis atas pilihan makanan
yang kalian buat.

Komentar
Posting Komentar