IX. A PERTUMBUHAN PADA TUMBUHAN

 Materi Bab 2 Sistem Perkembangbiakan Tumbuhan dan Hewan

( Perkembangbiakan pada Tumbuhan )

Nama Guru.                     : Anita Wulandari, S.Pd.

Mata Pelajaran.              : Ilmu Pengetahuan Alam

Kelas                               : IX

Pertemuan                    : 8

• Kompetensi Inti (KI)

3. Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik 

sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.


4. Mengolah, menalar, menyaji, dan mencipta dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya disekolah secara mandiri serta bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.


Kompetensi Dasar

1. Menganalisis sistem perkembangbiakan pada tumbuhan dan hewan serta penerapan teknologi pada sistem reproduksi tumbuhan dan hewan.

2. Menyajikan karya hasil perkembangbiakan pada tumbuhan..


Indikator Pencapaian Kompetensi 

• Menyebutkan macam perkembangbiakan vegetatif pada tumbuhan

• Mengidentifikasi bagian tumbuhan yang berperan dalam proses perkembangbiakan vegetatif

• Mengidentifikasi alat perkembangbiakan generatif pada tumbuhan

• Menjelaskan proses penyerbukan

• Mengidentifikasi macam-macam perantara penyerbukan


Tujuan Pembelajaran 

Setelah mengikuti proses pembelajaran, peserta didik diharapkan dapat:

1. Menyebutkan macam-macam reproduksi

2. Menjelaskan perbedaan reproduksi vegetatif dan generatif

3. Menjelaskan reproduksi generatif pada tumbuhan

4. Menjelaskan reproduktif Vegetatif pada tumbuhan.


Media : Power point, gambar, video pertumbuhan dan perkembangan,

Alat : LCD, laptop, webcam, Wifi, HP androidSumber : - literatur internet dan Campbell,N.A.dkk. 2008. Biologi Edisi ke-8,

Penerbit : Erlangga

Materi : Bab 2 Sistem Perkembangbiakan Tumbuhan dan Hewan ( Perkembangbiakan pada Tumbuhan )

Model :Discovery Learning

Pendekatan : Scientific Approach (Pendekatan Ilmiah)

Metode : Ujian Tertulis Essay

Strategi : Diskusi/Tanya Jawab

Langkah-langkah Pembelajaran :

 Peserta didik memberi salam, berdoa, (menyanyikan lagu Mars Al-Azhar dan Lagu Indonesia Raya pada jam ke 1)

Guru mengecek kehadiran peserta didik dan memberi motivasi

Guru menyempaikan tujuan dan manfaat pembelajaran tentang topik yang akan diajarkan

Guru menanyakan materi yang telah dipelajari siswa sebelumnya pada pertemuan sebelumnya

Guru membagi peserta menjadi 2 kelompok ganjil dan genap

Guru memberikan pembahasan peraturan ujian blok

 


Materi Yang Harus Dipelajari

 


A. KEGIATAN PEMBELAJARAN 1


A. Tujuan Pembelajaran


Setelah kegiatan pembelajaran ini diharapkan kalian dapat:



A. Uraian Materi

Tahukah kamu bahwa ribuan ikan di laut ditangkap dan ratusan ton sayuran dipanen tiap hari untuk dikonsumsi? Pernahkah kamu berpikir bahwa apabila sumber daya alam hayati terus menerus digunakan dapat mengalami kepunahan? Bagaimana agar sumber daya alam berupa hewan dan tumbuhan tidak 

punah? Hewan dan tumbuhan merupakan sumber daya alam terbarukan yang dapat terus dilestarikan melalui upaya perkembangbiakan. Perkembangbiakan hewan dan tumbuhan dapat dilakukan melalui dua cara yaitu perkembangbiakan seksual dan aseksual. Supaya kamu dapat memahami lebih lanjut tentang perkembangbiakan hewan dan tumbuhan, ayo 

semangat mempelajari bab ini!


Perkembangbiakan pada Tumbuhan Gymnospermae, Pteridophyta, dan Bryophyta


Perkembangbiakan pada Tumbuhan

1. Perkembangbiakan Tumbuhan Angiospermae

Tumbuhan Angiospermae atau tumbuhan biji tertutup adalah tumbuhan yang memiliki ciri bakal biji berada dalam bakal buah (ovarium). Bakal buah adalah bagian putik yang membesar yang tersusun oleh daun buah (karpel). Bakal buah selanjutnya akan berkembang menjadi buah dan bakal biji berkembang menjadi biji. 


Tumbuhan biji tertutup sangat penting bagi kehidupan manusia 

maupun hewan, karena tumbuhan inilah yang menyediakan hampir semua bahan makanan yang berasal dari tumbuhan. Tumbuhan Angiospermae mengalami perkembangbiakan vegetatif dan perkembangbiakan generatif. 


a. Perkembangbiakan Vegetatif pada Tumbuhan Angiospermae

Tahukah kamu apa saja organ tumbuhan yang terlibat dalam proses perkembangbiakan vegetatif? Coba kamu ingat lagi, organ tumbuhan apa yang terlibat dalam perkembangbiakan tanaman singkong, stroberi, dan bawang merah? Jika kesulitan, kamu dapat mengamati langsung tanaman tersebut di lingkungan sekitarmu. 



Cara perkembangbiakan tumbuhan dengan menggunakan 

bagian tumbuhan disebut perkembangbiakan secara vegetatif. 

Perkembangbiakan tumbuhan secara vegetatif dapat menghasilkan individu baru tanpa melibatkan proses fertilisasi (proses peleburan inti sel sperma dengan inti sel telur sehingga membentuk zigot). Tumbuhan dapat melakukan perkembangbiakan vegetatif karena tumbuhan memiliki sel-sel yang memiliki kemampuan untuk berkembang menjadi berbagai jenis sel penyusun jaringan dan organ tumbuhan yang disebut sel meristem. Keturunan yang dihasilkan dari perkembangbiakan vegetatif memiliki sifat atau karakter yang sama dengan sifat induk.


1) Perkembangbiakan Vegetatif Alami

Berdasarkan hasil aktivitas ”Ayo, Kita Diskusikan” tentang 

perkembangbiakan vegetatif tumbuhan, kamu telah mengenal dan mengetahui perkembangbiakan vegetatif pada tumbuhan bukan? Kamu juga menemukan bahwa tumbuhan dapat berkembang biak dengan bantuan manusia dan ada pula tumbuhan yang dapat berkembang biak tanpa bantuan manusia (secara alami). Cermati lagi tumbuhan apa saja yang dapat berkembang biak tanpa bantuan manusia atau berkembang biak secara alami! Tumbuhan yang dapat berkembang 

biak dengan bagian tubuhnya tanpa bantuan manusia inilah yang disebut dengan perkembangbiakan vegetatif alami. 


Berikut ini adalah berbagai macam cara 

perkembangbiakan vegetatif alami.

a) Rhizoma

Perhatikan Gambar 2.2! Masih ingatkah kamu dengan ciri-ciri batang? Pada batang terdapat ruas dan buku. Pada 

buku inilah tempat tumbuhnya tunas yang akan berkembang menjadi tumbuhan baru. Beberapa tumbuhan berkembang biak dengan tunas pada batang yang ada di dalam tanah. Batang yang ada di dalam tanah disebut rhizoma. Beberapa contoh tumbuhan yang perkembangbiakannya dengan rhizoma adalah jahe, kunyit, lengkuas, dan temu lawak.


b) Stolon

Pernahkah kamu mengamati rumput di lapangan? Pada rumput dan beberapa tanaman lain, misalnya stroberi dan pegagan 

terdapat batang yang menjalar di atas tanah. Batang tumbuhan yang menjalar di atas tanah disebut stolon (geragih). Tunas 

dapat tumbuh pada buku dari stolon. Saat tunas terpisah dari tanaman induk, tunas sudah mampu tumbuh menjadi individu baru. 


c) Umbi Lapis

Tahukah kamu apa yang dimaksud dengan umbi lapis? Umbi lapis terdapat pada bawang merah (Gambar 2.4). Coba 

perhatikan lapisan-lapisan yang terdapat pada bawang merah. Dinamakan umbi lapis karena memperlihatkan susunan 

berlapis-lapis yang terdiri atas daun yang menebal, lunak, dan berdaging serta batang yang berupa bagian kecil pada bagian bawah umbi lapis yang disebut dengan cakram. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa umbi lapis (bulbus) merupakan modifikasi batang dan daun. Pada tumbuhan yang berkembang biak dengan umbi lapis, terdapat kuncup samping. Kuncup samping yang tumbuh biasanya merupakan umbi lapis kecil-kecil, berkelompok di sekitar umbi induknya. Bagian ini 

dinamakan siung atau anak umbi lapis. Jika siung tersebut dipisahkan dari induknya, maka akan menghasilkan tumbuhan baru.


d) Umbi Batang

Pernahkah kamu mengamati sebuah kentang? Perhatikan Gambar 2.5! Jika kamu amati dengan saksama, pada permukaan kentang, mungkin kamu akan dapat melihat mata tunas (kuncup). Pada kondisi yang sesuai untuk pertumbuhannya dari mata tunas ini akan terbentuk tunas dan menghasilkan tumbuhan baru. Kentang merupakan salah satu contoh tumbuhan yang mengalami penggembungan pada batang di dalam tanah dan berisi cadangan makanan. Batang yang demikian disebut dengan umbi batang. Umbi batang selain berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan juga berfungsi untuk perkembangbiakan. Tanaman ubi jalar juga dapat berkembang biak dengan menggunakan umbi batang.


e) Kuncup Adventif Daun

Bagaimana daun dapat menghasilkan individu baru? Tahukah kamu bahwa pada bagian tepi daun terdapat sel yang selalu membelah (sel meristem)? Pada bagian daun yang demikian dapat membentuk kuncup. Kuncup merupakan calon tunas 

yang terdiri atas calon batang beserta calon daun. Kuncup yang terdapat pada tepi daun disebut kuncup adventif daun atau tunas liar pada tepi daun. Contoh tumbuhan yang berkembang biak dengan kuncup adventif daun adalah cocor bebek. Perhatikan Gambar 2.6!


2) Perkembangbiakan Vegetatif Buatan

Pernahkah kamu mendengar tentang pohon jeruk yang masih muda, tetapi mampu menghasilkan buah dalam jumlah banyak dan rasa yang manis? Apakah jeruk jenis demikian ada secara alami di alam? Tahukah kamu bagaimana singkong atau ketela pohon ditanam di kebun yang luas? Perkembangbiakan vegetatif dapat terjadi secara alami di alam seperti yang telah dibahas sebelumnya. Perkembangbiakan vegetatif 


a) Cangkok

Cangkok dapat dilakukan dengan mengelupas kulit suatu batang tanaman berkayu, kemudian dibalut dengan tanah dan dibungkus dengan sabut kelapa atau plastik, sehingga tumbuh akar. Apabila bagian kulit yang terkelupas telah tumbuh 

akar, maka batang dapat dipotong dan ditanam di tanah. Tanaman yang dihasilkan dari cangkok memiliki sifat seperti induk dan cepat berbuah. Namun demikian, perakaran tanaman ini kurang kuat. Cangkok dapat dilakukan pada tanaman 

berkayu seperti mangga, rambutan, dan jeruk. 


b) Merunduk

Merunduk dapat dilakukan dengan membenamkan tangkai tanaman ke tanah, sehingga bagian yang tertanam dalam 

tanah tumbuh akar. Jika akar telah tumbuh, tanaman dapat dipisahkan dari induk. Merunduk dapat dilakukan pada tanaman yang memiliki cabang batang yang panjang dan lentur, misalnya bunga Alamanda. 


c) Setek

Setek adalah cara perkembangbiakan vegetatif dengan memotong (memisahkan dari induk) suatu bagian tanaman dan kemudian ditanam untuk menghasilkan individu baru, 

misalnya untuk menanam ketela pohon dapat menggunakan batangnya atau disebut setek batang. Perhatikan Gambar 2.11! Tanaman cocor bebek dapat diperbanyak dengan menggunakan setek daun. Tanaman sukun dapat diperbanyak 

dengan menggunakan setek akar. Petani juga menggunakan teknik setek untuk menanam tebu, rumput gajah untuk pakan ternak, dan pohon seruni.


B. Rangkuman

a. Tumbuhan dan hewan dapat melakukan perkembangbiakan secara generatif (seksual) dan vegetatif (aseksual).


b. Perkembangbiakan generatif adalah perkembangbiakan yang 

melibatkan sel kelamin (sel sperma dan sel telur) serta melalui proses fertilisasi (peleburan inti sel sperma dan inti sel telur) untuk membentuk zigot. Zigot akan tumbuh dan berkembang menjadi individu baru. 

Perkembangbiakan vegetatif adalah perkembangbiakan tanpa melalui proses fertilisasi. Perkembangbiakan berlangsung dengan menggunakan potongan bagian tubuh hewan atau tumbuhan yang selanjutnya dapat tumbuh menjadi individu baru.


c. Perkembangbiakan vegetatif pada tumbuhan adalah perbanyakan tumbuhan tanpa melewati proses fertilisasi dan menggunakan bagian tubuh tumbuhan untuk menghasilkan tumbuhan baru. 


d. Tumbuhan Angiospermae berkembang biak secara vegetatif alami dengan menggunakan rhizoma, stolon, umbi lapis, umbi batang, tunas adventif daun, dan tunas. Perkembangbiakan vegetatif buatan dapat dilakukan melalui cangkok, merunduk, dan setek.


e. Perkembangbiakan generatif pada tumbuhan adalah perkembangbiakan yang melibatkan sel kelamin berupa sel sperma yang dihasilkan dari perkembangan benang sari dan sel telur yang dihasilkan pada putik. 


Perkembangbiakan generatif pada tumbuhan diawali dengan peristiwa penyerbukan. Setelah proses penyerbukan, dilanjutkan dengan pembuahan atau fertilisasi membentuk zigot.


f. Penyerbukan adalah peristiwa menempelnya serbuk sari atau polen ke kepala putik. Setelah peristiwa penyerbukan, akan terjadi proses fertilisasi atau pembuahan yang membentuk zigot. Zigot akan berkembang menjadi embrio. Embrio akan berkembang menjadi biji.


g. Jenis penyerbukan berdasarkan perantaranya antara lain: anemogami, entomogami, ornitogami, kiropterogami, dan antropogami.


h. Jenis penyebaran biji berdasarkan perantaranya antara lain: anemokori, hidrokori, zookori, dan antropokori.



C. Percobaan Aktivitas 

Aktivitas 2.3 Menginvestigasi Cara Penyerbukan Bunga Halaman 67

Apa yang kamu perlukan?

1. Alat tulis

2. Kertas manila

3. Kamera (jika ada)

Apa yang harus kamu lakukan?

1. Buatlah kelompok yang terdiri dari 4–5 orang.

2. Berkelilinglah di lingkungan sekolah atau di lingkungan 

rumahmu, tulislah beberapa bunga yang kamu temui dan 

catatlah hasil pengamatanmu pada Tabel 2.4 di halaman: 67

Jawablah pertanyaan berikut!

1. Carilah informasi pada buku, majalah, artikel, atau bertanyalah 

pada orang yang kamu anggap tahu, berdasarkan karakteristik 

bunga yang kamu amati, apa sajakah perantara yang membantu 

penyerbukan bunga?

2. Apakah kamu menemukan tumbuhan yang dapat melakukan 

penyerbukan tanpa bantuan apapun?

3. Kesimpulan apa yang dapat disus

un berdasarkan kegiatan yang telah kamu lakukan?


D. Pertanyaan:

Komentar

  1. Anggota kelompok :
    1. Nidya Rahma Pertiwi
    2. Saskia aura putri
    3. M lucky rasya pratama
    4. M Arya mandala

    MENGAMATI PERTUMBUHAN PADA TUMBUHAN

    Objek pengamatan: pohon jambu (posidium gua Java)
    Hari dan tanggal : selasa, 6 Agustus 2024
    Tempat : SMP Al Azhar 1 bandar lampung

    Pertumbuhan yang terjadi pada pohon jambu secara fisik adalah semakin membesarnya batang pohon, melebar nya akar akar pohon, cabang dari batang semakin banyak, daun daun melebar, mulai keluar kuncup bunga, beberapa kuncup bunga sudah mekar, ada yang mulai keluar bakal buah dan buah yang matang

    BalasHapus
  2. Kelompok 4
    - Saffa Adinda
    - Azka Nailah
    - Salsabila Kayla
    - Dzaky Darmawan
    - Rayka Maulana

    Mengomentari lidah buaya
    -pelepah berwarna hijau muda
    -pelepah bagian atas agak cekung dan mempunyai total putih di pelepahnya.
    -memiliki daun yang berdaging)
    -isi dari lidah buaya berupa gel

    BalasHapus
  3. Hari Selasa
    Tanggal 6 Agustus 2024
    - Tiyas Ica
    - Alicia novariesa
    - Andani azkiya
    - Rakha Fadhli
    - m ikhtiar pratama

    Mengomentari pohon jambu
    -Batang nya tidak lebar
    -Tinggi nya kurang lebih 5 meter
    -Helaian daun nya banyak
    -Banyak bakal buah
    -Banyak benang sari
    -Jenis kelaminnya betina karna ada benang sari
    -Daunnya lebar dan lebat
    -Tumbuh nya 2 tahun sekali

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas IPA Kelas 7 Tahun Pelajaran 2024/2025

Tugas IPA Kelas 8 Tahun Pelajaran 2024/2025

VIII. Sistem Ekskresi / Pembuangan Tanggal 1 September 2025