Pertemuan tanggal 17 Januari 2024 Materi kelas IX (Semester 2) Bab 6 Kemagnetan dan Pemanfaatannya

 (KELAS IX) Bab 6 Kemagnetan dan Pemanfaatannya

Judul                                                  : Kemagnetan dan Pemanfaatannya

MATA PELAJARAN                      : Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)

KELAS                                              : IX

GURU MATA PELAJARAN         : Anita Wulandari, S.Pd.

WAKTU PEMBELAJARAN         : 17 Januari 2024

Subbab                                               : Teori Dasar Kemagnetan

Kompetensi Inti (KI) Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata

Kompetensi Dasar (KD) Menganalisis sistem pencernaan pada manusia dan memahami gangguan yang berhubungan dengan sistem pencernaan, serta upaya menjaga kesehatan sistem pencernaan

Kompetesi Dasar                                           : 3.6 Menerapkan konsep kemagnetan, induksi elektromagnetik, dan pemanfaatan medan magnet dalam kehidupan sehari-hari termasuk pergerakan/navigasi hewan untuk mencari makanan dan migrasi

Indikator                                                        :

1        Memahami sifat-sifat magnet

2        Menjelaskan cara membuat magnet

3        Menjelaskan kutub-kutub kemagnetan bumi

4        Menjelaskan konsep induksi elektromagnetik

5        Menjelaskan konsep transformator

6        Menyebutkan produk teknologi yang memanfaatkan kemagnetan

7        Menjelaskan pergerakan navigasi hewan yang memanfaatkan medan magnet

Tujuan                                                           :

1. Peserta didik dapat membedakan feromagnetik, paramagnetik dan diamagnetik dengan benar

dan tepat.

2. Peserta didik dapat memberikan contoh feromagnetik, paramagnetik dan diamagnetik

dengan benar.

3. Peserta didik dapat menjelaskan tiga cara membuat magnet dengan benar dan tepat.

4. Peserta didik dapat menjelaskan tiga cara menghilangkan sifat magnet suatu bahan

dengan benar dan tepat

 

Materi

Ayo, Kita Pelajari

• Gaya magnet

• Cara membuat magnet

• Gaya Lorentz

• Induksi elektromagnetik

Istilah Penting


• Gaya magnet

• Cara membuat magnet

• Gaya Lorentz

• Induksi elektromagnetik

• Gaya magnet

• Magnet elementer

• Kutub magnet

• Feromagnetik

• Diamagnetik

• Paramagnetik

• Elektromagnetik


 

 

Magnet adalah benda yang memiliki kemampuan untuk menarik benda-benda lain di sekitarnya. Magnet memiliki banyak sekali fungsi yang membantu kerja manusia, di antaranya untuk menarik benda yang berasal dari logam dengan ukuran kecil, menghasilkan listrik, sebagai penunjuk arah dan sebagainya. Magnet memiliki dua kutub yaitu kutub utara dan kutub selatan. Kutub magnet merupakan daerah di sekitar magnet yang memiliki daya tarik paling kuat.

Sifat-sifat kutub magnet yaitu jika kutub-kutub yang sejenis didekatkan maka akan tolak menolak, sedangkan jika kutub magnet berlawanan jenis didekatkan maka akan saling tarik menarik. Magnet memiliki berbagai jenisnya sesuai dengan kategorinya, yaitu:

Jenis magnet berdasarkan asalnya Berdasarkan asalnya, magnet dapat dibedakan menjadi magnet alam dan buatan. Magnet alam yaitu magnet yang ditemukan di alam dan sudah terbentuk tanpa ada campur tangan manusia. Sedangkan magnet buatan adalah magnet yang dibuat oleh manusia dengan tujuan untuk memudahkan pekerjaan. Jenis magnet berdasarkan sifat Berdasarkan sifatnya, magnet terbagi menjadi dua yaitu magnet tetap atau permanen adalah magnet yang memiliki sifat kemagnetan dalam jangka waktu yang lama. Sedangkan, magnet sementara adalah magnet yang sifat kemagnetannya akan muncul ketika dibuat dan akan dengan mudah kembali hilang ketika proses pembuatan dihentikan.

Membuat sifat magnet Untuk membuat magnet sementara, dapat dilakukan dengan tiga cara, yaitu: Menggosok Untuk memperoleh magnet sementara, kita dapat membuatnya dengan cara menggosok besi atau baja dengan magnet permanen secara berulang-ulang.

a. Cara menggosok dilakukan searah atau tidak bolak balik. Untuk menentukan kutub magnet yakni ujung batang besi atau baja yang pertama kali digosok, memiliki kutub yang sama dengan kutub magnet yang menggosoknya.

b. Induksi Yang dimaksud induksi yaitu mendekatkan besi atau baja yang akan dibuat menjadi magnet ke magnet permanen. Untuk menentukan kutub magnet sementara yakni ujung besi atau baja yang didekatkan ke magnet permanen akan memiliki sifat yang berlawanan dengan kutub magnet permanen.

c. Dialiri arus listrik searah (DC) Magnet yang dibuat dengan aliran listrik disebut juga elektromagnet. Cara sederhana membuat elektromagnet adalah dengan membuat lilitan kawat/kumparan yang sebagai lilitan besi atau baja yang akan dijadikan sebagai magnet. Selanjutnya lilitan kawat tadi dihubungkan dengan baterai sebagai sumber arus listrik. Ketika lilitan kawat dialiri arus listrik ini besi atau baja yang ada di dalam kumparan menjadi bersifat magnet. Menghilangkan sifat magnet Selain dapat dibuat, sifat kemagnetan juga dapat dihilangkan dengan tiga cara sebagai berikut:

a. Dipukul

Sifat kemagnetan suatu benda dapat hilang jika dipukul dengan benda keras seperti palu. Benda magnet juga dapat dipukulkan secara terus menerus terhadap benda lain yang keras, seperti lantai atau dinding untuk menghilangkan sifat kemagnetannya.

b. Dipanaskan

Magnet dapat berubah menjadi benda non magnet dengan cara dipanaskan atau dibakar sehingga menyebabkan benda tersebut mendapatkan energi panas berlebihan sehingga sifat kemagnetannya hilang.

c. Dialiri arus bolak balik (AC)

Jika pembuatan magnet sementara dapat dilakukan dengan dialiri arus searah (DC) maka untuk menghilangkan sifat kemagnetan dapat dilakukan dengan cara mengaliri benda magnet dengan arus bolak balik (AC) sehingga sifat kemagnetan benda aka

Teori dasar kemagnetan dalam bahan ini meliputi: 

- pengertian kemagnetan,

- sifat magnet bahan 

- medan magnet.

- teori magnet elementer

 

A. Pengertian kemagnetan

Kemagnetan berasal dari kata magnet. Magnet adalah benda yang dapat menarik benda lain di sekitarnya dari bahan-bahan tertentu. Terbuat dari logam seperti besi, baja dan nikel atau campuran ketiganya.

Bentuk magnet bermacam-macam sehingga penamaan magnet sesuai dengan bentuknya. Misalnya, magnet batang (berbentuk batang), magnet U (berbentuk huruf u atau ladam) dan magnet silinder (berbentuk silinder atau tabung).

Magnet memiliki dua kutub, kutub Utara dan Selatan. Jika didekatkan dua magnet maka kutub yang senama akan tolak-menolak, tidak senama akan tarik-menarik.

Kekuatan gaya magnet terletak pada kedua kutubnya yang berasal dari interaksi antara kutub-kutub magnet yang ditimbulkan dari gerakan muatan listrik negatif (elektron) pada benda.

Magnet digunakan untuk keperluan manusia. Misalnya kompas, untuk mengetahui arah utara dan selatan bumi. Atau mengetahui keberadaan kutub utara dan selatan magnet bumi.

Selain itu magnet banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya: speaker, telepon, televisi, bel dan lain sebagainya.

B. Sifat magnet bahan

Ada 3 sifat magnet bahan berdasarkan interaksi bahan tersebut terhadap magnet, yaitu:

1. Faromagnetik

Feromagnetik adalah bahan atau benda-benda yang dapat ditarik kuat oleh magnet. Contohnya : besi, baja, kobalt, dan nikel atau campurannya.

2. Paramagnetik

Paramagnetik adalah benda-benda yang ditarik lemah oleh magnet. Contohnya aluminium, platina, kayu, magnesium, molibdenum dan lithium.

3. Diamagnetik

Diamagnetik adalah benda-benda yang tidak dapat ditarik (ditolak) oleh magnet. Misalnya: perak, emas, tembaga, seng, garam dapur dan bismut.

C. Medan magnet 

Jika paku besi ditaruh dekat magnet akan ditarik oleh magnet tersebut. Begitu pula magnet jarum atau kompas didekatkan dengan magnet, kutub magnet jarum atau kompas akan berubah kedudukannya.

Fakta ini menunjukkan bahwa kutub-kutub magnet memiliki gaya. Ruangan atau area disekitar gaya magnet disebut medan magnet.

Sebenarnya kita tidak dapat melihat secara langsung bagaimana medan magnet. Oleh sebab itu perlu cara untuk menunjukkan adanya medan magnet. 

Ada 3 cara untuk menunjukkan adanya medan magnet:

1.Percobaan garis-garis medan magnet

Percobaan ini memerlukan serbuk besi, kertas karton dan magnet batang. Serbuk besi ditaburkan di atas karton, kemudian dekatkan magnet di bawah kertas karton. Serbuk besi akan membentuk pola berupa garis melengkung. Garis itu disebut garis gaya magnet.

2. Kompas di sekitar magnet

Selain itu juga dengan cara meletakkan beberapa kompas kecil di sekitar magnet. Jarum kompas selalu menunjukkan arah garis-garis gaya magnet pada titik-titik tertentu di sekitar magnet.

3. Menggambarkan garis gaya magnet

Cara berikutnya adalah menggambarkan medan magnet dengan membuat garis-garis gaya magnet. Yaitu garis khayal berupa lintasan kutub utara magnet kecil yang dapat bergerak bebas.

Garis gaya magnet akan selalu mengarah dari kutub utara ke kutub selatan. Selain itu garis gaya magnet tidak pernah berpotongan. 

D. Teori magnet elementer

Setiap bahan atau benda magnetik terdiri dari bagian-bagian kecil yang berupa atom yang disebut magnet elementer

Suatu benda akan bersifat magnet jika magnet-magnet elementer nya searah dan beraturan atau tersusun rapi. Dan akan menimbulkan kutub-kutub magnet. 

Sebaliknya sifat kemagnetannya akan hilang jika susunan magnet elementer nya tidak teratur.

Magnet elementer memiliki gaya tolak-menolak dan gaya tarik-menarik. Namun bagian ujung magnet hanya terdapat gaya tolak-menolak. Hal ini menyebabkan pada ujung-ujung magnet terdapat gaya magnet paling kuat sedangkan bagian tengahnya lemah.

 

Untuk lebih jelasnya, mari anak-anak sholeh dan sholeha menyimak video dibawah ini:

 

Tugas

Jawablah pertanyaan dibawah ini:

1)    Apa dampak dari konsumsi makanan yang mengandung terlalu banyak gula dan lemak jenuh pada sistem pencernaan?

2)    Bagaimana hubungan antara gaya hidup sehat dan kesehatan sistem pencernaan?

3)    Mengapa penting untuk memahami proses pencernaan makanan dan sistem pencernaan secara umum?

 

Untuk evaluasi hari ini:

1.      Silahkan kalian pahami materi dan video di atas

2.      Kerjakan 3 pertanyaan diatas

3.      Silahkan komen diBlogger sebagai daftar hadir, dan jangan lupa dikumpulkan tugasnya

 

Terimakasih, tetap semangat nak dan jangan lupa sholat 5 waktu

Wassalamualaikum, Wr. Wb

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas IPA Kelas 7 Tahun Pelajaran 2024/2025

Tugas IPA Kelas 8 Tahun Pelajaran 2024/2025

VIII. Sistem Ekskresi / Pembuangan Tanggal 1 September 2025