Pertemuan tanggal 30 Oktober 2023 Materi kelas VIII (Semester I) Bab 5 SISTEM PENCERNAAN PADA MANUSIA
(KELAS VIII) Bab 5 SISTEM PENCERNAAN PADA MANUSIA
Judul :
Sistem
Pencernaan pada manusia
MATA PELAJARAN : Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
KELAS :
VIII
GURU MATA PELAJARAN : Anita
Wulandari, S.Pd
WAKTU PEMBELAJARAN : 30 Oktober 2023
Subbab :
Penyakit yang
berhubungan dengan sistem pencernaan
Kompetensi Inti (KI) Memahami dan
menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa
ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait
fenomena dan kejadian tampak mata
Kompetensi Dasar (KD)
Menganalisis sistem pencernaan pada manusia dan memahami gangguan yang
berhubungan dengan sistem pencernaan, serta upaya menjaga kesehatan sistem
pencernaan
Tujuan :
• Peserta didik
dapat memahami berbagai penyakit
yang berhubungan dengan sistem pencernaan
Materi
Fungsi sistem pencernaan adalah menerima dan mencerna
makanan. Setelah dicerna, nutrisi tersebut diserap dan disalurkan ke seluruh
tubuh melalui aliran darah. Sistem pencernaan juga berfungsi untuk memisahkan
dan membuang sisa makanan yang tidak bisa dicerna oleh tubuh.
Materi sistem
pencernaan manusia merupakan materi yang nyata terjadi dalam kehidupan.
Berdasarkan silabus, sub-sub materi dalam sistem pencernaan manusia yang
diajarkan pada siswa SMP mencakup
tentang zat makanan, organ[1]organ
pada sistem pencernaan manusia, enzim-enzim pencernaan, serta kelainan dan
penyakit yang terjadi pada sistem pencernaan manusia. Pada sub materi
organ-organ pada sistem pencernaan manusia mempelajari tentang: struktur, nama,
serta fungsi dari organ-organ pada sistem pencernaan manusia. Sedangkan pada
sub materi kelainan dan penyakit pada sistem pencernaan manusia, mempelajari
tentang: masalah-masalah nyata yang terjadi dan memerlukan penyelesaian,
sehingga anak sudah dibiasakan dengan situasi yang biasa terjadi dalam
kehidupan sehari-hari. Contohnya ketika mempelajari kelainan dan penyakit pada
sistem pencernaan, masalah yang terjadi misalnya di suatu tempat ada seseorang
yang tengah mengidap diare, maka penyelesaian yang dapat dilakukan adalah
dengan mencari informasi tentang cara penularan penyakit diare dan upaya agar
kita tidak terserang penyakit diare yaitu salah satunya dengan menjaga
kesehatan organ pencernaan kita.
Allah Swt. telah
menjelaskan tentang makanan manusia. Di ayat ini Allah Swt. Artinya: “Maka
hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya”. (Q.S.Abasa: 24) Dalam ayat ini
Allah Swt. memaparkan agar manusia memperhatikan apa yang dikonsumsinya. maka
berapa kali kah kamu telah memperhatikan makanan yang kamu konsumsi ? cobalah
untuk melakukan hal itu dan kamu akan merasakan sesuatu yang lebih dalam
hatimu.
Makanan yang
kita konsumsi umumnya terdiri dari karbohidrat, protein, dan lemak,
senyawa-senyawa ini tidak dapat menembus membran plasma untuk diserap dari
lumen saluran pencernaan ke dalam darah atau limfe, karena itu pencernaan tubuh
menguraikan molekul-molekul makanan besar ini menjadi molekul nutrien yang
lebih kecil yang dapat diserap atau disebut dengan chimus.
Nabi shallallahu
'alaihi wa sallam bersabda
yang
Artinya: “ Tidaklah seorang anak Adam (manusia) mengisi bejana (kantong) yang
lebih buruk daripada perutnya. Cukuplah baginya beberapa suap yang bisa
menegakkan tulang sulbinya. Jikalau memang harus berbuat, maka sepertiga untuk
makanannya, sepertiga untuk minumannya dan sepertiga untuk nafasnya." (HR.
Imam Ahmad, at-Tirmidzi dan rahimahumullah selainnya)
Hadist ini
mengandung makna supaya motilitas (kemampuan untuk bergerak) dan pengosongan
lambung tidak terganggu, kemudian jumlah makanan yang masuk jangan sampai
melebihi jumlah sekresi pencernaan yang ada. Karena motilitas dan refleks
pengosongan lambung serta gangguan sekresi saluran pencernaan sangat dihambat
oleh:
• Isi lambung
yang penuh, hal ini biasanya disebabkan oleh makan yang terlalu banyak.
• Kadar lemak
yang tinggi, hal ini biasanya disebabkan komposisi makanan yang terlalu banyak
mengandung lemak atau protein berkolesterol tinggi.
• Reaksi asam
pada awal usus halus, hal ini biasanya disebabkan oleh fikiran yang psikis atau
stres. Hal ini menyebabkan hormon saluran cerna terutama sekretin dan
kholesistokinin-pangkreozimin yang dibentuk dalam mukosa usus halus akan dibawa
oleh aliran darah ke lambung. Dengan demikian proses
pengosongan lambung merupakan proses umpan balik humoral akan mempengaruhi
pengosongan lambung.
Proses
pencernaan makanan dalam saluran pencernaan selain dipengaruhi oleh kualitas
dan kuantitas makanan, asupan makanan juga sangat dipangaruhi oleh suasana
fikiran. Kondisi stres akan menimbulkan reaksi asam pada awal usus yang dapat
menimbulkan dampak terhadap berbagai organ tubuh, termasuk pencetus penyakit
mag. Karena pada kondisi stress jumlah energi yang dihasilkan oleh tubuh akan
kesedot ke otak melebihi 95% sehingga organ-organ lain akan terganggu karena
kekurangan energi untuk melakukan aktivitasnya. Pada kondisi stress, otak bisa
menghabiskan energi sampai lebih besar dari 95 % dari energi tubuh, sehingga
jaringan atau organ-organ lain akan kekurangan energi dan oksigen dalam
melakukan metabolismenya, sehingga proses gliklosis an-aerob meningkat. Hal ini
bisa meningkatkan jumlah asam laktat sebagai produk hasil glikolisis an-aerob
semakin banyak dalam tubuh dan asam laktat menimbulkan perasaan tidak nyaman,
syaraf tegang, dan dapat menimbulkan otot menjadi keram.
Zat
Makanan yang Diperlukan Tubuh Manusia Berbagai jenis bahan
makanan yang dikonsumsi sehari-hari dapat menghasilkan energi yang
berbeda-beda. Dengan demikian, kita perlu mengetahui fungsi zat-zat makanan
yang kita makan seperti karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral.
Selain itu, tubuh kita juga memerlukan air.
1)
Karbohidrat sebagai Sumber Energi Makanan yang
mengandung karbohidrat berasal dari tumbuhan, yaitu: padi, jagung, kentang,
singkong, sagu, pisang, dan buah-buahan. Perlu Anda ketahui bahwa karbohidrat
itu mencakup golongan monosakarida, disakarida, dan polisakarida. Contoh
monosakarida adalah glukosa (zat gula); contoh disakarida adalah gula putih dan
gula merah; serta contoh polisakarida adalah amilum (zat pati) dan selulosa
(serat) dari buah[1]buahan
dan sayuran. Karbohidrat berfungsi sebagai sumber energi. Satu gram karbohidrat
menghasilkan 4,0-4,1 kilokalori (k.kal). Satu kilokalori = 4,2 kilojoule. (kJ).
Jadi, 1 gr karbohidrat menghasilkan sekitar 16,8-17,2 kJ. Energi ini digunakan
untuk bergerak, tumbuh, mempertahankan suhu tubuh, dan bereproduksi. Energi
yang diperlukan setiap orang berbeda-beda, tergantung pada usia, jenis kelamin,
kegiatan, dan berat badan. Orang yang bekrja keras dan banyak bergerak
memerlukan sangat banyak karbohidrat. Kelebihan karbohidrat dalam tubuh akan
disimpan dalam bentuk lemak di daerah perut, di sekeliling ginjal, jantung, dan
di bawah kulit. Hal inilah yang menyebabkan tubuh menjadi gemuk.
2) Lemak sebagai Sumber
Energi Lemak adalah sumber energi paling tinggi. Satu gram lemak menghasilkan
9,3 k. kal. Makanan yang mengandung lemak dari tumbuhan (lemak nabati) seperti:
kelapa, kacang tanah, alpukat, mentega, gandum, dan lain-lainnya; sedangkan makanan yang mengadung lemak
dari hewan (lemak hewani) seperti: susu, daging sapi, ikan, ayam dan
lain-lainnya. Fungsi lemak bagi tubuh adalah sebagai sumber energi; pelarut
vitamin A, D, E, dan K; pelindung organ tubuh yang penting seperti: mata,
ginjal, dan jantung; serta pelindung tubuh terhadap suhu rendah, yaitu sebagai
penahan (isolator) di bawah kulit untuk menghindari hilangnya panas tubuh.
Lemak hewani banyak mengandung kolesterol. Kolesterol diperlukan tubuh antara
lain untuk menyusun membran sel dan hormon. Tetapi, kelebihan kolesterol dapat
mengendap di dinding pembuluh darah. Endapan kolesterol menyebabkan pembuluh
darah menyempit. Hal ini dapat mengakibatkan tekanan darah tinggi. Kolesterol
banyak terdapat pada organ dalam hewan (usus dan babat), sedangkan tumbuhan
merupakan lemak yang bebas kolesterol.
3)
Protein untuk Pengganti dan Pertumbuhan Sel Makanan yang
merupakan sumber protein hewani adalah daging, susu, telur, dan ikan, sedangkan
sumber protein nabati antara lain: kacang hijau, kacang tanah, kedelai, dan
berbagai kacang-kacangan. Kandungan asam amino protein nabati kurang lengkap
dibandingkan dengan kandungan asam amino protein hewani. Bahan dasar yang
menyusun protein terdiri atas unsur-unsur C, H, O, N, S, dan P. Perlu Anda
ketahui bahwa protein itu terdiri atas berbagai macam asam amino. Protein itu
merupakan kombinasi dari kedua puluh macam asam amino yang menyusunnya. Protein
yang kita makan, dicerna menjadi asam amino. Di dalam tubuh, asam amino diubah
kembali menjadi protein yang sesuai dengan keperluan tubuh. Misalnya, berbagai
macam enzim dan hormon. Protein berfungsi untuk pertumbuhan sel, mengganti
sel-sel yang rusak atau mati, dan mengatur berbagai proses di dalam tubuh.
Dengan kata lain, protein merupakan zat makanan sebagai bahan pembangun tubuh. Kekurangan protein menyebabkan pertumbuhan
terhambat dan mudah terkena infeksi. Di dalam sel tubuh, protein juga dapat
diubah menjadi energi. Satu gram protein menghasilkan 4,1 k. kal.
4)
Vitamin Berbagai macam vitamin dan mineral selalu
terkandung dalam bahan makanan yang kita makan. Meskipun vitamin dan mineral
bukan merupakan sumber energi, tetapi sangat dibutuhkan oleh tubuh kita dalam
jumlah tertentu. Vitamin merupakan zat organik yang dibutuhkan oleh tubuh dalam
jumlah kecil, tetapi vitamin penting digunakan untuk mempertahankan kesehatan
tubuh. Pada umumnya vitamin tidak dapat dibuat oleh tubuh, kecuali vitamin D.
Vitamin dibagi dalam dua kelompok besar, yakni vitamin yang larut dalam lemak,
yaitu vitamin A, D, E, K dan vitamin yang larut dalam air, yaitu vitamin B dan
C. Pada prinsipnya vitamin berfungsi untuk: Mengatur dan memperbaiki
berfungsinya organ tubuh; Pertumbuhan sel; dan Mengatur penggunaan makanan
serta penggunaan energi.
5)
Mineral Mineral yang dibutuhkan tubuh bermacam-macam.
Fungsi masing-masing mineral seperti berikut ini.
a) Kalsium atau zat kapur (Ca), berfungsi
untuk pembekuan darah pada waktu terjadi luka. Selain itu, kalsium bersama
fosfor dan magnesium berperan dalam pembentukan tulang.
b) Yodium (I),
berfungsi untuk pembentukan hormon pertumbuhan yang mengatur pertumbuhan badan.
c) Natrium (Na),
kalium (K), dan khlor (CI), berfungsi mengatur tekanan osmosis. Selain itu,
juga berfungsi menjaga keseimbangan asam dan basa.
d) Belerang atau
sulfur (S), berfungsi untuk membentuk asam amino cystine, serta untuk
pertumbuhan rambut dan kuku.
e) Besi (Fe),
berfungsi untuk membentuk hemoglobin.
f) Fluor (F),
berfungsi mencegah kerusakan gigi.
g) Zeng (Zn),
berfungsi dalam pembentukan insulin serta berperan penting untuk sintesis
protein dan glukosa.
h) Kobalt (Co),
merupakan bagian dari vitamin B12 yang penting dalam pembentukan sel darah
merah.
i) Unsur lainnya
(Mn, Mo, dan Mg) merupakan bagian dari enzim-enzim.
Gangguan
Pada Sistem Pencernaan Manusia Gangguan pada sistem
pencernaan makanan dapat disebabkan oleh pola makan yang salah, infeksi
bakteri, dan kelainan alat pencernaan.Di antara gangguan-gangguan ini adalah
diare, sembelit, tukak lambung, peritonitis, kolik, sampai pada infeksi usus
buntu (apendisitis).
1)
Diare
Diare merupakan
gangguan yang disebabkan infeksi pada kolon. Infeksi ini terjadi karena bakteri
tertentu (misalnya E.coli, V.cholerae, dan Aeromonas sp.) atau sebab-sebab lain
misalnya stes, makanan tertentu. Hal tersebut mengganggu proses penyerapan air
sehingga feses keluar dalam bentuk cair. Mekanisme diare apabila kim dari
lambung mengalir ke usus halus terlalu cepat maka feses banyak mengandung air.
Diare dalam waktu lama menyebabkan hilangnya air dan garam-garam mineral,
sehingga terjadi dehidrasi.
2)
Konstipasi (Sembelit)
Sembelit terjadi
jika kim masuk ke usus halus bergerak sangat lambat. Akibatnya, air terlalu
banyak diserap usus, maka feses menjadi keras dan kering. Sembelit disebabkan
karena kurang mengkonsumsi makanan yang berupa tumbuhan berserat dan banyak
mengkonsumsi daging.
3)
Tukak Lambung / Maag (Ulkus)
Mag adalah
peradangan yang terjadi pada dinding lambung. Hal tersebut disebabkan asam
(HCl) yang dihasilkan lambung terlalu banyak sehingga mengikis dinding lambung.
Tukak lambung menyebabkan berlubangnya dinding lambung sehingga isi lambung
jatuh di rongga perut. Tukak lambung dapat pula disebabkan oleh infeksi bakteri
jenis tertentu
Untuk lebih jelasnya, mari anak-anak sholeh dan sholeha menyimak video dibawah ini:
Tugas
Jawablah pertanyaan dibawah ini:
1)
Apa dampak dari konsumsi makanan yang mengandung terlalu banyak gula dan
lemak jenuh pada sistem pencernaan?
2)
Bagaimana hubungan antara
gaya hidup sehat dan kesehatan sistem pencernaan?
3)
Mengapa penting untuk
memahami proses pencernaan makanan dan sistem pencernaan secara umum?
Untuk evaluasi hari ini:
1.
Silahkan kalian pahami materi dan video di atas
2.
Kerjakan 3 pertanyaan diatas
3.
Silahkan komen diBlogger sebagai daftar hadir,
dan jangan lupa dikumpulkan tugasnya
Terimakasih, tetap semangat nak
dan jangan lupa sholat 5 waktu
Wassalamualaikum, Wr. Wb


Komentar
Posting Komentar